Pelantikan Kepsek Langgar Protokol4.jpg

Berita Kawasan

Pelantikan Kepsek Surabaya Diduga Turut Dihadiri Orang dengan COVID-19

Situs lawancovid-19.surabaya.go.id melansir pada Rabu (3/5/2020), sebanyak 2.803 arek Surabaya positif COVID-19. Total terdapat 540 orang dinyatakan sembuh dan 256 lainnya meninggal dunia. Kota Surabaya masih menjadi penyumbang kasus terbanyak sekaligus berkontribusi mengantarkan Jawa Timur bertengger di urutan kedua setelah DKI Jakarta sebagai provinsi dengan angka kasus positif COVID-19 terparah. Dengan jumlah kasus sebanyak 5.318 kasus, rinciannya 799 pasien sembuh dan 429 meninggal dunia

Di saat tren terus melonjaknya angka kasus penyebaran virus SARS-CoV-2, para tenaga pendidik di sejumlah wilayah di Jatim termasuk Kota Surabaya dibuat harap-harap cemas. Sebab, beredar kabar adanya klaster baru persebaran Virus Corona di kalangan tenaga pendidik.

Isu itu mencuat setelah seorang pengawas sekolah yang sebelumnya mengikuti pelantikan kepala sekolah (Kepsek) dan pengawas SMA se-Jatim meninggal beberapa waktu lalu. Rumornya, meninggal karena terjangkit COVID-19.

Pelantikan Kepsek Langgar Protokol3.jpg

Diberitakan surabaya.go.id, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto mengungkapkan, Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya telah mengambil langkah antisipasi dan menelusuri kebenaran kabar tersebut. Dia melanjutkan, pihak Pemkot pun menanyakan data kepada Kepala BKD Jatim dan Kadindik Jatim tentang siapa saja yang terlibat dalam acara tersebut. Termasuk para petugas kebersihan yang bertugas pada saat acara tersebut.

[Baca Juga: Meski Menghitam, Penanganan Pandemi di Surabaya Tetap Dipuji]

Penelusuran itu dilakukan lewat surat benomor 420/4479/436.8.4/2020, seraya melayangkan surat turut juga ditembuskan ke Wali Kota Tri Rismaharini dan Kepala Dinas Kesehatan Surabaya. “Jadi, Ibu Wali Kota itu kan gencar melakukan tracing. Nah, ketika ada pemberitaan dan video viral di media sosial, ditambah ada pemberitaan di media yang mana di situ diduga ada pelanggaran protokol kesehatan, maka kita mau tanyakan siapa saja yang terlibat. Apa lagi, lokasi acaranya di Kota Surabaya. Makanya, dalam surat itu tembusannya kepada Ibu Wali Kota selaku Ketua Gugus Tugas,” tegasnya.

Pelantikan Kepsek Langgar Protokol1.jpg

Ada pun isi suratnya sebagai berikut; Sehubungan adanya pemberitaan di media cetak maupun di media online serta viral di media sosial tentang pelantikan kepala sekolah dan pengawas se Provinsi Jawa Timur pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2020 yang patut diduga adanya pelanggaran protokol kesehatan.

Maka kami mohon dapatnya diberikan data per-nama dan alamat setiap orang yang terlibat pada acara tersebut, termasuk OB (office boy) guna kita lakukan tracing dan penanganan lebih lanjut secara bersama-sama. Demikian atas bantuan dan kerjasamanya disampaikan terima kasih.

Kompak Berdalih

Fakta sebaliknya diungkap Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi. Sebab, dari informasi yang diterimanya, pengawas sekolah yang meninggal itu didiagnosis menderita asam lambung. Karenanya dia belum berani memastikan kebenaran kabar tersebut.

Pelantikan Kepsek Langgar Protokol2.jpg

Meski begitu Wahid menjamin prosesi pelantikan yang berlangsung di kantor BKD Jatim itu sudah mematuhi standar protokol pencegahan COVID-19. Karena itu, pihaknya berharap kekhawatiran itu tak terbukti.”Jadi, informasi yang beredar itu masih dugaan. Kami sedang menelusuri,” katanya, seperti dilansir Jawapos.

[Baca Juga: 20 RS Rujukan COVID-19 di Surabaya Tak Bisa Lagi Tampung Tambahan Pasien]

Sementara, Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Nurkholis menyatakan acara pelantikan Kepsek itu adalah tanggung jawab Dinas Pendidikan (Disdik). Dia mengaku hanya sebagai pihak yang meminjami fasilitas atau tempat untuk melantik sebanyak 240 peserta yang akan dilantik. Dalam proses pelantikan juga dipastikan sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang ada.

Di samping itu, dia meyakini tidak ada pelanggaran terhadap protokol kesehatan, karena karena tempat parkirnya yang cukup luas, dan ruangan pelantikan yang bisa menampung sebanyak 500 orang lebih dalam kondisi normal.

Mengenai foto yang viral para peserta yang berswafoto, Nurkholis menyatakan hal tersebut di luar tanggung jawab pihak BKD. Acara pelantikan memang dilakukan di BKD, tapi untuk prosesnya berlangsung acara yang bertanggung jawab adalah Dinas Pendidikan.

Read More

Artikel Lainnya

Nike Air Force 1s, Sepatu Favorit Para Supermodel

Kecantikan dan Fashion

Nike Air Force 1s, Sepatu Favorit Para Supermodel

09 July 2020, 10:00

Muncul pada tahun 1982, sneaker ini bergaya klasik dan dapat diandalkan sehingga terkenal sebagai salah satu sepatu terlaris di Amerika Serikat hingga hari ini.

nasi cumi waspada_3.jpg

Kuliner

Nasi Cumi Waspada Siap Goda Selera Anda Selama 24 Jam

08 July 2020, 20:32

Sensasi menyantap nasi cumi yang dijajakan di pinggir jalan memang tidak ada duanya, terlebih lagi selalu tersedia selama 24 jam.

transformasi digital adira insurance_1.jpg

Bisnis

Adira Insurance Sukses Rebut Perhatian Generasi Milenial Berkat Transformasi Digital

08 July 2020, 18:00

Adira Insurance melihat era new normal sebagai tantangan dan peluang untuk terus maju menjadi yang terdepan di industri Asuransi Umum.

94171381_l.jpg

Hobi dan Hiburan

Tayangan Netflix Dapat Diakses Oleh Pelanggan Jaringan TelkomGroup

08 July 2020, 17:01

Pembukaan akses ini akan memungkinkan pelanggan IndiHome, Telkomsel, dan wifi.id mengakses konten-konten Netflix.


Comments


Please Login to leave a comment.