Pelayanan Keliling Malam Hari untuk Wajib Pajak di Taman Jajan Bintaro

Berita Kawasan

Pelayanan Pajak Keliling Malam Hari di Taman Jajan Bintaro

Dalam upaya untuk untuk meningkatkan pendapatan pajak dari sektor restoran di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari bidang pajak daerah 2 Kota Tangsel menarik wajib pajak baru di bidang restoran yang ada di Taman Jajan Bintaro, yaitu dengan cara pelayanan keliling di malam hari yang dilakukan selama tiga hari, dan berhasil mendapatkan 45 wajib pajak (WP) baru dari sektor restoran.

“Kami sudah melakukan pelayanan keliling selama tiga hari di Taman Jajan Bintaro, dari mulai Pukul 15.00 hingga 22.00 Wib, dengan targetan semua tenant yang ada di taman jajan menjadi wajib pajak baru restoran,” ucap Kepala Bidang Pajak Daerah 2 Pemkot Tangsel Rahayu Sayekti, .

[Baca Juga: Gubernur DKI Luncurkan Sistem Bayar Belanja & Pajak Online]

Melansir laman berita.tangerangselatankota.go.id (15/07/2019). Bapenda terlebih dulu melakukan pendataan sejumlah penyewa tempat dan pemilik restoran yang ada di Taman Jajan sebagai wajib pajak. Sosialisasi ini dilakukan kepada perwakilan tenant yang dihadiri ketua paguyuban, wakil ketua paguyuban, dan yang pertama kali mendaftar sebagai wajib pajak baru yakni ketua paguyuban yang sering dipanggil Pak Jhon.

“Dengan adanya pelayanan keliling malam hari ini diharapkan capaian bisa mencapai 50 persen dari tenant yang ada. Disini ada 69 tenant namun yang aktif ada 59 tenant dari 59 tenant ini berdasarkan data pelayanan keliling sudah 45 tenant yang mendaftar sebagai wajib pajak,”ungkap Rahayu. Ia juga mengatakan, pihaknya akan melakukan pelayanan keliling di BSD seperti yang dilakukannya di Taman Jajan Bintaro.

[Baca Juga: Tingkatkan Pertanian Tangsel, Disperindag Awasi Distributor Pupuk]

Rahayu mengimbau kepada para penjaga tenant yang belum mendaftar sebagai wajib pajak, bisa memberikan informasi kepada pemilik tenant untuk segera mendaftarkan diri sebagai wajib pajak. Sedangkan bagi yang sudah menjadi wajib pajak, mereka bisa melakukan sosialisasi kepada pelanggan bahwa pihak restoran sudah menerapkan pajak 10 persen, hasil dari penarikan pajak ini akan disetor ke Pemkot Tangsel.

Saat ditanya berapa besar hasil dari 45 tenant atau wajib pajak baru ini, dia menjelaskan, kalau dipukul rata-rata per bulannya menghasilkan Rp 15 juta dikali 45 tenant baru, pajak yang didapatkan dikisaran Rp 65 juta per bulan dari 45 tenant baru ini. “Kita rata-rata saja ya semua omzetnya Rp15 juta per bulan, yang masuk ke pemkot di kisaran Rp65 juta kalau omzetnya besar yang masuk pun besar,” katanya sambil mengungkapkan target pajak restoran mencapai Rp262 miliar, dengan adanya pelayanan ini bisa menambah realisasi target yang ada.

Ayu sapaan Rahayu Sayekti menjelaskan, setelah dari Taman Jajan Bintaro, pihaknya akan melakukan pelayanan keliling di BSD. “Kita sedang lakukan sosialisasi di BSD, setelah sudah kita akan buka pelayanan malam hari di BSD, ”singkatnya

Read More

Artikel Lainnya

Change.org Bocorkan Kampanye Digital yang Populer Sepanjang 2019

Berita Kawasan

Change.org Bocorkan Kampanye Digital yang Populer Sepanjang 2019

20 January 2020, 18:00

Change.org sebagai platform yang memfasilitasi masyarakat untuk berkampanye secara digital mengalami kenaikan pengguna lebih dari 100 persen pada 2019.

Siap-siap, Amazone Akan Gelar Kompetisi Ultraman Fusion Fight Jakarta

Berita Kawasan

Siap-siap, Amazone Akan Gelar Kompetisi Ultraman Fusion Fight Jakarta

20 January 2020, 17:00

Selama permainan, pemain akan memasukkan dua kartu Ultra Fusion untuk membuat kombinasi orb yang beragam.

Wow, Anak-Anak Ini Asah Kreativitas Membuat Lampion Imlek

Pendidikan

Wow, Anak-Anak Ini Asah Kreativitas Membuat Lampion Imlek

20 January 2020, 16:00

Anak-anak sekolah minggu di salah satu vihara Ibu Kota mengasah kreativitasnya dengan membuat lampion untuk menyambut Imlek 2020.

Ternyata 4 Kebiasaan ini Bikin Badan Bungkuk

Kesehatan

Ternyata 4 Kebiasaan ini Bikin Badan Bungkuk

20 January 2020, 15:00

Bungkuk dapat menyebabkan tekanan berlebih pada tulang belakang sehingga menyebabkan rasa sakit dan bahkan kesulitan bernafas akibat paru-paru yang tertekan ke bawah.


Comments


Please Login to leave a comment.