Peluncuran Dongeng Aku dan Kau untuk Anak Unggul Indonesia

Pendidikan

Peluncuran Dongeng Aku dan Kau untuk Anak Unggul Indonesia

Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional, Dancow Advance Excelnutri+ meluncurkan Dongeng Aku dan Kau. Peluncuran ini sebagai bentuk kontribusi dalam melestarikan kekayaan budaya dan nilai-nilai asli masyarakat Indonesia.

Inisiatif peluncuran Dongeng Aku dan Kau didukung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), dan merupakan wujud komitmen Dancow Advanced Excelnutri+ untuk menyiapkan Si Buah Hati menjadi Anak Unggul Indonesia.

Brand Manager Dancow Advanced Excelnutri+ Lydia Sahertian mengatakan, sebagai mitra terpercaya orangtua Indonesia serta sejalan dengan program KPPPA, Dancow mengajak para orangtua untuk berperan aktif dalam proses tumbuh kembang optimal buah hati.

[Baca Juga: Pancing Minat Baca dengan Mendongeng]

Peran aktif tersebut dilakukan dengan memberikan gizi seimbang yang akan melindungi buah hati dalam eksplorasi, memberikan stimulasi yang tepat sesuai usia pertumbuhan, dan mendukung buah hati dengan berkata Iya Boleh sebagai bentuk cinta orangtua.

“Ketiga hal ini membantu Si Buah Hati untuk tumbuh menjadi Anak Unggul Indonesia yang memiliki lima karakter penting yaitu berani, cerdas, kreatif, peduli, dan pemimpin,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id (19/7/2019).

[Baca Juga: Gerakan ‘Iya Boleh’ untuk Kembangkan Anak Unggul Indonesia]

Salah satu bentuk stimulasi yang dapat dilakukan orangtua adalah memperkenalkan buah hati kepada Dongeng Aku dan Kau, yaitu 15 dongeng asli Indonesia yang dikemas dalam bentuk menarik dan interaktif sesuai usia pertumbuhan buah hati.

Dongeng tersebut antaranya seperti dongeng Burung Cendrawasih untuk usia satu tahun ke atas, dongeng Raja Parakeet untuk usia tiga tahun ke atas, serta dongeng Timun Mas untuk usia lima tahun ke atas. Dongeng ini juga tersedia dalam bentuk video melalui dancowparentingcenter.com.

Dancow Luncurkan Dongeng Aku dan Kau untuk Anak Unggul Indonesia

Sementara itu, Peneliti dan Pakar Sastra Anak Indonesia Murti Bunanta mengatakan, adanya semangat mendongeng dan memperkenalkan cerita Nusantara dengan melibatkan peran orangtua adalah hal positif yang patut diapresiasi.

Sepatutnya, cerita rakyat Nusantara tidak digantikan dengan kehadiran film dan cerita terjemahan yang tidak berkualitas, karena cerita Nusantara menyangkut masalah kehidupan umat manusia yang relevan sampai sekarang. “Hal tersebut mengandung nilai-nilai budaya dan moral, jauh dari isu ras dan agama serta bersifat universal,” tambah Murti.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.