Pemanfaatan Teknologi Audio Visual untuk Mendongeng.jpg

Pendidikan

Pemanfaatan Teknologi Audio Visual untuk Mendongeng

Sebagian dari Anda mungkin masih mempertahankan kebiasaan mendongeng kepada anak-anak karena percaya melalui dongeng, budi pekerti anak dapat terbangun. Selain itu dongeng menjadi kegiatan yang dapat mendekatkan diri kepada anak.

Perlu diingat bahwa kegiatan mendongeng adalah salah satu cara pemenuhan hak anak, khususnya hak memperoleh pengetahuan dan kasih sayang dari orangtua atau anggota keluarga lain.

Memahami manfaat mendongeng, sederet program pemberdayaan masyarakat digelar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sindang Raya, Koja, Jakarta Utara. Dongeng audio visual menjadi program unggulannya.

Pengelola RPTRA Sindang Raya Dewi mengatakan, dongeng audio visual digemari anak usia dini. Pengelola mendongeng cerita rakyat dengan tambahan media audio visual laptop yang disambungkan ke televisi.

[Baca Juga: Tumbuhkan Minat Baca Anak dengan Metode Read Aloud]

"Awalnya sebatas kebiasaan pengelola saja mendongeng. Tapi lama-kelamaan diminati anak-anak. Jadi sekarang kita gilir setiap Rabu untuk anak-anak yang sekolah Paud (baca: Pendidikan anak usia dini)," kata Dewi di RPTRA Sindang Raya, Kelurahan Koja, Koja, Jakarta Utara seperti dilansir dari utara.jakarta.go.id (26/2/2019).

Selain itu, ada pula program seni tari tradisional dan melukis bagi anak usia Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Para pengajar berasal dari petugas Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Utara.

Untuk program tari tradisional digelar setiap hari Selasa dan Jumat Pukul 19.00 WIB sedangkan program melukis setiap Senin pukul 19.00 WIB dan Jumat pukul 16.30 WIB. "Ada sekitar 15 anak untuk tari dan 20 anak untuk melukis," jelasnya.

[Baca Juga: Tips Untuk Menarik Minat Baca Anak Versi Taman Baca Inovator]

Begitu pun program jam belajar malam yang sudah diterapkan sejak lama. Anak usia sekolah belajar dan mengaji di selasar dengan bimbingan pengelola RPTRA. "Dalam sehari kita kedatangan pengunjung rata-rata mencapai 200-300 orang. Itu belum termasuk sekolah yang belajar outdoor mengenal alam di lingkungan RPTRA," tutupnya.


Read More

Artikel Lainnya

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Ell y.jpg

Kuliner

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Elly

07 December 2022, 16:31

Fore Coffee baru-baru ini mengumumkan menu pendamping baru yang tepat untuk jadi teman minum kopi dan menu ini merupakan hasil kreasi kolaborasi dengan Oma Elly.

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kot a.jpg

Bisnis

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kota

07 December 2022, 14:29

Pada akhir pekan lalu, Kawan lama Group kembali menggelar aksi donor darah secara serentak di puluhan gerai ACE serta Informa yang tersebar di 27 kota.

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital.jpg

Bisnis

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital

07 December 2022, 12:26

Perusahaan Amartha mengumumkan berhasil menggandeng hingga lebih dari 50.000 UMKM di Sumatera Barat untuk proses adopsi digitalisasi via Amartha+.

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rist a.jpg

Bisnis

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rista

06 December 2022, 16:16

Hadapi perwakilan Chatime dari enam negara lainnya, tea-rista Chatime Indonesia berhasil menyabet juara kedua di kompetisi brewed tea tingkat dunia di Taiwan.


Comments


Please Login to leave a comment.