Pembangunan Depo Sampah Ramah Lingkungan di Kawasan Waduk Cincin.jpg

Berita Kawasan

Pembangunan Depo Sampah Ramah Lingkungan di Waduk Cincin

Pembangunan depo sampah ramah lingkungan di kawasan Waduk Cincin, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, saat ini prosesnya sudah memasuki tahap konsultasi perencanaan.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara Slamet Riyadi mengatakan, pembangunan depo ramah lingkungan Waduk Cincin di atas lahan seluas 1.600 meter persegi ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp3 miliar.

"Sekarang sudah masuk konsultasi perencanaan sebelum proses lelang. Mudah-mudahan akhir tahun ini sudah terbangun," ujarnya seperti dikutip dari beritajakarta.id (27/2/2019).

[Baca Juga: TPA Cipayung Bakal Menerapkan Metode Sanitary Landfill]

Dijelaskan Slamet, sesuai dengan konsepnya ramah lingkungan, depo akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengolahan sampah organik dan anorganik dan komposter.

"Konsepnya 3R (reuse, reduce, dan recycle). Jadi nanti, tidak semua sampah dibuang ke Bantar Gebang karena sudah dilakukan pemilahan," tandasnya.

Depo Sampah Ramah Lingkungan di Kali Sunter Koja

Sudah Beroperasi

Sementara itu, Depo sampah ramah lingkungan di Jalan Inspeksi Kali Sunter, RW 09, Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara yang dibangun dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina rampung dikerjakan dan resmi dioperasikan pada akhir tahun 2018.

Camat Koja Yusuf Madjid dalam kesempatan itu mengatakan, depo ini mampu menampung sampah dari 903 RT di enam kelurahan se-Kecamatan Koja sebelum dikirim ke Bantargebang. Setiap RT/RW nantinya diberikan jadwal waktu buang sampah untuk mencegah penumpukan.

"Dari warga, kita tentukan waktu buang sore hari sampai malam. Kemudian malam dan pagi diangkut ke Bantargebang," ujarnya di lokasi pada saat peresmian seperti dikutip dari sumber yang sama.

[Baca Juga: Kerajinan Koran Bekas Bisa Capai Omzet 15 Juta per Bulan]

Yusuf menuturkan, sebelum depo sampah di lokasi selesai dibangun, pihaknya telah menggencarkan sosialisasi mengenai jadwal buang sampah kepada warga. "Area lama nanti dijadikan lahan parkir. Depo yang baru ini sudah diserahterimakan oleh Pertamina. Sehingga mulai sore hari ini kita operasikan," tegasnya.

Di tempat yang sama, Operational Head Terminal BBM Jakarta PT Pertamina, Budi Prasojo menjelaskan, dari total lahan seluas 510 meter persegi di lokasi, sebagian di antaranya dibenahi menjadi depo sampah ramah lingkungan permanen seluas 17x15 meter.

"Kita sekaligus sediakan juga pipa pengolahan limbah agar tidak bau. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya.

Read More

Artikel Lainnya

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

Kecantikan dan Fashion

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

25 September 2020, 16:06

Ternyata algoritma matematika bisa menghasilkan corak batik. Begini cara membuat batik frctal dengan apliksi yang diciptakan anak bangsa.


Comments


Please Login to leave a comment.