Wali Kota Bogor Berikan Pembinaan Anti Korupsi Kepada Kepala Sekolah SMP.jpg

Pendidikan

Pembinaan Anti Korupsi Kepada Kepala Sekolah SMP di Bogor

Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Sekti Anggraini memberikan pengarahan dan pembinaan anti korupsi kepada para kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Swasta di SMP Negeri 19 Kota Bogor, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jum’at (19/11/2021).

Sebanyak 40 kepala sekolah menjadi peserta dalam kegiatan tersebut. Pengarahan dan pembinaan tersebut dilakukan dalam rangka penguatan implementasi pendidikan anti korupsi di sekolah berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 28 Tahun 2019.

Wali Kota Bogor Berikan Pembinaan Anti Korupsi Kepada Kepala Sekolah SMP 1.jpg

Dalam kegiatan tersebut, Bima menegaskan salah satu pagar pencegahan korupsi adalah keluarga, utamanya anak-anak. Bima juga menyampaikan salah satu program KPK dalam rangka pencegahan korupsi dengan melibatkan para ibu dengan memberikan materi dari KPK, kemudian para ibu bisa menyampaikannya kepada anak-anak.

Disisi lain, Bima mengaku tidak mudah untuk mendidik anak-anak agar paham dan mampu membedakan mana yang halal dan mana yang haram, mana yang boleh dan mana yang tidak. Dibutuhkan juga pendekatan atau cara khusus agar anak-anak mampu memahaminya.

Bima menyebutkan, ada dua cara yang bisa dilakukan dalam memberikan pendidikan dan pemahaman anti korupsi kepada para siswa, yaitu melalui tulisan dan yang paling efektif melalui keteladanan.

[Baca Juga: Isi Libur Idulfitri, KPK & Kemendikbud Suguhkan Film Pendek Antikorupsi]

“Diperlukan cara-cara yang dekat dengan anak, harus dengan contoh-contoh yang sederhana. Ilmu yang diwariskan tidak hanya melalui tulisan, tetapi bisa juga dengan keteladanan,” kata Bima dikutip kotabogor.go.id.

Bima menjelaskan, melalui keteladanan mengajarkan dan memberikan contoh kepada para siswa harus selaras antara kata dan perbuatan dalam keseharian. Orang nomor satu di Kota Bogor ini juga memberikan apresiasinya kepada Kejari Bogor dan jajarannya atas upayanya yang lebih memilih untuk masuk ke wilayah preventif tidak hanya represif dalam pencegahan korupsi.

Pada kesempatan yang sama, Kajari Kota Bogor, Sekri Anggraini menjelaskan, dalam rangka pencegahan korupsi dan penegakan hukum, ada tiga sifat penegakan hukum yang dilakukan, yaitu edukatif, preventif, dan represif.

[Baca Juga: Mulai 2019, Pendidikan Antikorupsi Ada di Sekolah]

“Edukatif dilaksanakan dengan berkunjung ke sekolah, memberikan penyuluhan hukum kepada para siswa dan warga sekolah secara umum. Preventif atau pencegahan dilaksanakan dalam bentuk pendampingan hukum, kepala sekolah bisa menjadi salah satu subjek yang mengajukan bantuan dalam konteks pencegahan,” jelas Sekti.

Sementara itu khusus untuk represif menjadi hal terakhir yang dilakukan jika tindakan pertama dan kedua tidak memberikan hasil. Sekti menegaskan kepada para kepala sekolah maupun para warga pendidikan agar mengelola anggaran yang diamanatkan dengan baik dan sesuai dengan peruntukannya.

“Stigma ketakutan akan korupsi yang ada lebih diakibatkan karena pengetahuan yang kurang mendasar. Kami ada hanya untuk orang yang bermasalah. Kami dengan senang hati dalam mendampingi jika ada pihak yang membutuhkan. Ke depannya, nanti saya akan adakan kegiatan agar para warga pendidikan paham dan mengetahui tentang tupoksi kejaksaan,” ungkap Sekti.


Read More

SMPN 19 Bogor

Sekolah Menengah Pertama Negeri

+62251866395
None

Artikel Lainnya

Kenali PCOS, Pakar UNABPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicuny a.jpg

Kesehatan

Kenali PCOS, Pakar UNAIR: BPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicunya

31 January 2023, 16:40

Berdasarkan keterangan Pakar UNAIR, terdapat sejumlah pemicu kaum hawa terkena PCOS dengan di antaranya adalah paparan bahan kimia BPA sampai obesitas.

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng


Comments


Please Login to leave a comment.