Pemerintah Berencana Gelar Tes COVID-19 di Sekolah

Pendidikan

Pemerintah Berencana Gelar Tes COVID-19 di Sekolah

Pusat keramaian menjadi target pemerintah dalam mencegah penularan COVID-19. Setelah sebelumnya pemerintah daerah menjadikan pasar serta transportasi publik sebagai tempat untuk menggelar rapid test dan PCR, kini rencananya hal tersebut akan digelar di sekolah-sekolah.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan, hal tersebut dilakukan seiring dengan rencana kebijakan pembukaan kembali sekolah-sekolah yang berada di zona hijau.

[Baca Juga: Sekolah Zona Hijau Diizinkan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Panduannya]

Doni mengaku pihaknya bersama Kementerian Kesehatan siap memberikan bantuan peralatan rapid atau PCR test kepada sekolah-sekolah untuk menggelar tes COVID-19. Hanya saja, tes COVID-19 tersebut tidak mungkin dilakukan oleh seluruh warga sekolah.

Hal tersebut dikarenakan mahalnya biaya untuk menggelar rapid test. Apalagi jika pemeriksaan rapid test dilakukan terhadap seluruh warga sekolah, maka akan membutuhkan anggaran yang sangat besar. Jadi, hanya sampel beberapa siswa saja yang nantinya akan diambil.

Pemerintah Berencana Gelar Tes COVID-19 di Sekolah

"Kalau untuk sampel beberapa siswa sangat mungkin dan kami bersama dengan Menkes tentu dengan senang hati akan menyiapkan perlengkapan rapid test atau PCR test. Tetapi kalau semua warga dilakukan rapid test rasanya tidak mungkin " kata Doni.

Untuk itu, Doni pun hanya bisa mengimbau kepada semua pihak untuk terus meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan. Itu dilakukan agar daerah yang telah masuk ke dalam zona hijau tidak kembali menjadi zona kuning setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan.

Menkes Tak Segan Tutup Sekolah

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto akan langsung menutup sekolah bila didapati ada siswa yang dinyatakan positif COVID-19. Terawan mengimbau agar sekolah segera berkoordinasi dengan puskesmas dan juga dinas kesehatan agar tidak terjadi penyebaran lebih lanjut.

"Aktivitas sekolah akan dihentikan sementara jika ditemukan kasus positif. Penelusuran kemudian segera dilakukan," terangnya.

[Baca Juga: Tips Atasi Rasa Malas Anak Pergi ke Sekolah]

Sebelumnya diketahui bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim telah memberikan izin kepada sekolah yang masuk dalam wilayah zona hijau COVID-19 untuk menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka. Setidaknya ada 90 kabupaten/kota yang masuk dalam zona hijau. Itu artinya hanya enam persen yang diizinkan menggelar tatap muka di sekolah, sisanya tidak diperkenankan karena masih ada penularan COVID-19.

Read More

Artikel Lainnya

2 Sutradara Perempuan Indonesia Digandeng Netflix dalam Produksi 2 Film Original

Hobi dan Hiburan

2 Sutradara Perempuan Digandeng Netflix dalam Produksi 2 Film Original

13 August 2020, 18:00

Kerjasama Netflix dengan Starvision dan Kalyana Shira dengan menggandeng dua sutradara perempuan ini menandakan investasi jangka panjang Netflix terhadap perfilman Indonesia.

Lebih Dekat dengan Jutaan Penggemarnya, realme Fans Fest Tahun Kedua Digelar.jpg

Hobi dan Hiburan

Lebih Dekat dengan Jutaan Penggemarnya, realme Fans Fest Tahun Kedua Digelar

13 August 2020, 17:00

Dalam waktu dekat, realme akan menggelar acara realme Fan Fest untuk menunjukkan apresiasinya kepada jutaan penggemarnya sekaligus untuk meluncurkan ponsel terbarunya.

UMKM Solo Ramai-Ramai Daftar Bansos Berdampak Antrean Buka Rekening Ikut Membeludak

Bisnis

UMKM Solo Ramai-Ramai Daftar Bantuan Modal, Antrean Buka Rekening Ikut Membeludak

13 August 2020, 16:00

Ini tak terlepas dari salah satu syarat yang mesti dipenuhi pelaku UMKM untuk bisa mengajukan bantuan, yakni memiliki rekening di bank BUMN.

Gedung Pemerintahan Kota Tangerang Bisa Digunakan untuk PJJ

Pendidikan

Gedung Pemerintahan Kota Tangerang Bisa Digunakan Siswa untuk PJJ

13 August 2020, 15:00

Selain di lingkungan masyarakat, para siswa yang membutuhkan akses internet juga dapat menggunakan fasilitas internet gratis di gedung milik pemerintah.


Comments


Please Login to leave a comment.