Pemkab Bekasi Raih Penghargaan Berkat Larang Iklan Rokok

Berita Kawasan

Pemkab Bekasi Raih Penghargaan Berkat Larang Iklan Rokok

Berkat peraturan daerah mengenai Kawasan Tanpa Rokok dan upaya pelarangan iklan rokok di luar gedung, Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapatkan penghargaan di bidang kesehatan. Kementrian Kesehatan (Kemenkes) memberikan anugerah Gelar Awya Pariwara kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menerima penghargaan tersebut secara langsung. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek, bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia Tahun 2019 di Gedung Prof. Sujudi, Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan

[Baca Juga: Perda Kawasan Tanpa Rokok Wali Kota Bogor Dapat Penghargaan WHO]

Eka menyampaikan rasa syukurnya usai mendapatkan penghargaan, menurutnya Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendukung program dan kebijakan yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, khususnya dalam hal pengurangan dampak resiko rokok dan tembakau. "Pelarangan iklan rokok diluar gedung dilakukan untuk mencegah munculnya perokok pemula sehingga, anak terhindar dari bahaya rokok," kata Eka.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny, menyebutkan larangan iklan rokok di luar gedung itu sudah diterapkan di seluruh Wilayah Kabupaten Bekasi berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2018 tentang Implementasi Larangan Iklan Rokok di luar gedung.

[Baca Juga: Pemkot Depok Serius Tangani Masalah Rokok]

Walaupun begitu, dirinya tak memungkiri jika memang masih ada iklan rokok di beberapa wilayah. Iklah tersebut masih bertengger karena menunggu masa kontrak izin reklame habis. "Kami sudah berlakukan, peraturan di mana pengaujuan izin baru untuk rokok di luar gedung sudah tak diperbolehkan lagi," ujar Sri.

Melansir dari humas.bekasikota.go.id (12/7/2019) Nila menyebutkan, setiap orang bisa mencegah penyakit yang diakibatkan rokok sehingga saat tua masih sehat dan tidak sakit-sakitan. Menurutnya usia harapan hidup di Indonesia berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia meningkat di angka 71,4 tahun. Namun usia sehat hanya di angka 62 tahun, artinya kemungkinan besar lansia sakit untuk 8-9 tahun.

“Sayang betul kalau selama itu kita harus sakit-sakitan. Apakah kita bisa mencegah penyakit jantung? Tentu bisa, dengan mengurangi hipertensi dan lainnya,” kata Nila. Ia juga menambahkan, zat-zat yang terkandung di dalam rokok merupakan penyebab penyakit katastropik yang membebani BPJS Kesehatan sekitar 30 persen, sehingga jadi sumber defisit terbesar BPJS Kesehatan. 


Read More

Artikel Lainnya

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.


Comments


Please Login to leave a comment.