Pemkab Bogor Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak.jpg

Pendidikan

Pemkab Bogor Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak

Workshop dibuka Wakil Bupati Bogor Hj. Nurhayanti di Hotel Mars, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dihadiri perwakilan pelajar SMU dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Ia berpesan kepada para peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut agar serius memerhatikan setiap materi yang disampaikan. Selain itu, dia juga berharap kepada rekan lainnya yang belum berkesempatan mengikuti workshop ini agar dapat tertular. “Yang mengikuti kegiatan ini wajib menularkan kepada teman-teman sekolah, dan tentunya harus dilakukan secara terus menerus,” ucap Nurhayanti, seperti dilansir laman bogorkab.go.id (05/05/2014).

[Baca Juga: Catcalling, Permasalahan yang Kerap Dialami Perempuan Jakarta]

Menurutnya, mengenali ancaman yang ada di lingkungannya serta mengetahui dengan tepat bagaimana cara mencegah dan mengatasinya, setiap anak akan terlindungi dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi, sehingga berpotensi tumbuh optimal sebagai generasi harapan yang berkualitas.

Ia menekankan agar anak yang terlindungi dari tindak kekerasan akan memiliki kepecayaan diri yang besar untuk mengembangkan potensi dan prestasi guna membangun kualitas generasi harapan bangsa dan investasi masa depan yang cemerlang.

[Baca Juga: Pemerintah Tangerang Selatan Adakan Layanan Kartu Identitas Anak]

Kasus kekerasan di Kabupaten Bogor masih sangat tinggi. Hal ini sangat memprihatinkan, terlebih para pelaku dalam berbagai kasus tersebut tidak hanya orang dewasa, melainkan banyak pelaku masih anak-anak. Untuk itulah peran Pemkab Bogor wajib untuk melindungi setiap anak dari kekerasan.

“Yang menjadi perhatian bukan dari pelaku saja tapi korban juga wajib kita pulihkan trauma yang dihadapinya”, ujar Nurhayanti.

Ia menambahkan, peran teknologi informasi juga sangat berpengaruh terhadap sikap seseorang. Dan di sini peran Diskominfo Kabupaten Bogor dibutuhkan dalam menyosialisasikan bagaimana cara menggunakan internet secara sehat di lingkungan pelajar dan anak-anak.

[Baca Juga: Bupati Bogor Beri Perhatian Khusus Pada Pemberdayaan Perempuan]

“Inilah sisi negatif teknologi informasi, Oleh karena itu, Diskominfo harus terus menerus lakukan giat internet sehat serta kepada setiap pelajar yang hadir agar jangan bosan bosan mengajak teman-temannya untuk menggunakan teknologi secara positif,” ucap Nurhayanti.

Nurhayanti berharap workshop ini dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk mengurai persoalan yang terjadi berkaitan dengan maraknya kekerasan terhadap anak sehingga masa mendatang kasus kekerasan dapat diminimalisasi.

Read More

Artikel Lainnya

6 Jenis Sampah yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mendaur Ulang

Berita Kawasan

6 Jenis Sampah yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mendaur Ulang

17 July 2019, 07:00  |  7 Views

Kebiasaan memilah dan mendaur ulang sampah perlu ditanamkan pada anak agar di kemudian hari, mereka terbiasa menjaga kelestarian lingkungan.

Pelayanan Keliling Malam Hari untuk Wajib Pajak di Taman Jajan Bintaro

Berita Kawasan

Pelayanan Pajak Keliling Malam Hari di Taman Jajan Bintaro

16 July 2019, 21:00  |  4 Views

Pelayanan pajak keliling di malam hari di Taman Jajan Bintaro, menargetkan semua tenant yang ada di taman jajan menjadi wajib pajak baru restoran.

Keseruan Kegiatan Mengenal Sampah di Pinggir Ciliwung

Pendidikan

Keseruan Anak-anak Mengenal Sampah di Pinggir Ciliwung

16 July 2019, 20:00  |  8 Views

Orangtua dan anak diedukasi sekaligus terjun langsung mengambil dan memilah sampah. Simak kegiatan lengkapnya di sini.

Inilah Putra Putri Bahari Kepulauan Seribu 2019

Berita Kawasan

Inilah Putra Putri Bahari Kepulauan Seribu 2019

16 July 2019, 19:00  |  7 Views

Ajang pemilihan Putra Putri (PAPI) Bahari Kepulauan Seribu 2019 digelar pada 13 Juli 2019 di Pulau Untung Jawa. Ajang ini memperebutkan beberapa gelar dalam kategori yang berbeda. Berikut para pemenangnya.


Comments


Please Login to leave a comment.