Pemkot Bandung Gelar Sidak di 34 Pasar Terkait Peredaran Daging Babi

Berita Kawasan

Pemkot Bandung Gelar Sidak di 34 Pasar Terkait Peredaran Daging Babi

Maraknya peredaran daging babi yang diberi label daging sapi di sejumlah pasar di Kota Bandung membuat resah masyarakat. Terlebih jelang Hari Raya Idul Fitri, di mana permintaan daging sapi di pasaran sedang tinggi.

Untuk menjawab keresahan masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar yang ada di Bandung. Total ada sebanyak 34 pasar tradisional yang diduga menjual daging babi.

Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan pasar-pasar di Kota Bandung bebas dari pengoplosan daging sapi dengan daging babi.

Pemkot Bandung Gelar Sidak di 34 Pasar Terkait Peredaran Daging Babi

Dalam melakukan sidak tersebut, Dispangtan Kota Bandung bekerjasama dengan petugas gabungan dari BPOM, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan uji pada sampel dengan menggunakan test kit dan mini lab. Hasilnya, tidak ada satu pun pedagang yang menjual daging babi di 34 pasar di Bandung.

"Hasilnya hingga pukul 13.00 WIB tidak ditemukan daging celeng," ujar Gin Gin.

Dengan begitu, Gin Gin memastikan bahwa sejumlah pasar di Kota Bandung bebas dari daging babi dan hanya menjual daging sapi segar. Hal itu diperkuat dengan banyaknya rumah potong sapi yang dimiliki pemerintah Kota Bandung.

[Baca Juga: Polisi Ungkap Peredaran Daging Babi Bertuliskan Daging Sapi di Bandung]

"Kami punya rumah potong Arjuna dan Cirangrang, jadi datang ke sini hidup, kemudian dipotong di sini. Fresh," ucapnya.

Meski begitu, Gin Gin pun meminta masyarakat tetap berhati-hati dan teliti saat berbelanja kebutuhan pokok di pasar. Ia pun menjelaskan bahwa dalam kondisi normal secara kasat mata perbedaan daging sapi, babi dan celeng akan sangat terlihat jelas dan mudah dibedakan.

Namun yang terjadi di Bandung, kebanyakan para pedagang menggunakan daging babi yang kemudian dicampur dengan boraks dan dibekukan sehingga warnanya menyerupai daging sapi.

[Baca Juga: Jangan Salah Beli, Ini Cara Bedakan Daging Sapi dan Daging Babi]

Untuk membantu masyarakat membedakan ketiga daging tersebut, Gin Gin merinci perbedaannya. Pertama dari warna dimana daging sapi memiliki warna merah tua dengan serat daging kasar dan rapat. Sementara daging babi memiliki warna fisik berwarna merah pucat dengan serat daging halus dan renggang.

"Jadi kalau ditekan oleh jari, nanti daging sapi itu akan kembali lagi. Lalu, lemak daging sapi tebal dan keras dengan bau khas sapi," tambah Gin Gin.

Ke depannya kata Gin Gin, pihaknya akan melakukan sidak di sejumlah pasar modern Setidaknya ada sekitar enam pasar modern besar yang berada di Kota Bandung yang akan diperiksa.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.