Pemkot Bandung Siapkan Bantuan Tunai Bagi Warga Terdampak COVID-19

Berita Kawasan

Pemkot Bandung Siapkan Bantuan Tunai Bagi Warga Terdampak COVID-19

Pemerintah Kota Bandung terus mematangkan persiapan pemberian bantuan jaringan pengaman sosial bagi warga terdampak COVID-19. Saat ini, pendataan masyarakat miskin yang terdampak COVID-19 masih terus dilakukan agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran, terutama bagi para warga miskin baru di luar dari yang telah tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang berjumlah 137.000 KK.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan lewat data yang dihimpun melalui kewilayahan hingga ke tingkat RT dan RW diketahui bahwa ada sekitar 156.125 KK yang namanya belum tercatat di DTKS alias warga miskin baru. Jumlah tersebut melonjak tajam dari prediksi sebelumnya yang hanya berjumlah 98.000 KK.

[Baca Juga: Pemkot Bandung Sediakan Kamar bagi Tenaga Medis Saat Mudik]

Berbeda dengan bantuan yang diterima warga yang namanya tercatat dalam DTKS berupa paket sembako dan uang tunai, untuk warga non-DTKS, Pemkot Bandung hanya akan memberikan bantuan uang tunai. Meski begitu, sampai saat ini besaran bantuan yang akan diberikan masih terus dibahas.

"Ini memang ada yang berbeda dengan pola yang dilakukan oleh pemerintah provinsi dengan Kota Bandung. Konon katanya 1/3 bentuknya uang Rp150.000, yang Rp350.000 bentuknya barang," ujar Ema di Balai Kota Bandung.

Nantinya dalam penyaluran bantuan, Pemkot Bandung akan bekerjasama dengan PT Pos Indonesia. Sebelum memberikan bantuan, nantinya PT Pos akan terlebih dulu menghubungi warga untuk memberikan jadwal pengambilan dana bantuan. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan warga.

Pemkot Bandung Siapkan Bantuan Tunai Bagi Warga Terdampak COVID-19

Sebelumnya, Pemkot Bandung berencana akan memberikan bantuan senilai Rp500.000 per KK yang akan disalurkan selama tiga bulan. Anggaran yang disiapkan pun mencapai Rp298 miliar dengan rincian Rp75 miliar untuk penanganan kesehatan, Rp5 miliar operasional gugus tugas. Sedangkan sisanya sebesar Rp218 miliar untuk jaring pengamanan sosial

Namun karena jumlah warga non-DTKS melebihi jumlah yang telah diprediksi sebelumnya, maka jumlah bantun yang akan diberikan pun masih akan dibahas lebih lanjut.

[Baca Juga: Pemkab Bandung Manfaatkan Anggaran Dana Desa Untuk Cegah COVID-19]

Ema mengungkapkan kondisi anggaran saat ini justru berbanding terbalik dengan data non-DTKS yang membengkak. Sedangkan sumber pendapatan Pemkot Bandung dari berbagai sektor pajak justru mengalami penurunan drastis.

“Yang mungkin bisa diharapkan oleh kita itu pun mungkin Pajak Penerangan Jalan. Tapi itu pun pasti ada penurunan, karena banyak mal yang tidak beroperasi kemudian banyak pabrik yang WFH itu berpengaruh," tandas Ema.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.