Pemkot Bekasi Salurkan Bantuan Sosial untuk Terdampak Covid-19

Berita Kawasan

Pemkot Bekasi Salurkan Bantuan Sosial untuk Terdampak COVID-19

Saat hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pemerintah Kota Bekasi mulai membagikan paket bantuan sosial untuk 130.000 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak COVID-19. Jumlah bantuan tersebut merupakan mereka yang tercatat di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Bekasi atau disebut Non-DTKS, yang diantaranya ojek online, buruh yang kena PHK atau terancam "dirumahkan" (diliburkan tanpa digaji), dan pedagang lainnya yang tak bisa berjualan.

Pemkot Bekasi Salurkan Bantuan Sosial untuk Terdampak Covid-19

Berdasarkan lansiran dari kompas.com (16/4/2020), Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, pada hari pertama PSBB, pemkot akan mendistirbusikan paket bantuan ke 20.000 KK. Bantuan yang diberikan menggunakan Dana Anggaran Alokasi Umum (DAU) APBD 2020.

Bantuan yang dibagikan oleh Pemkot Bekasi nilainya sekitar Rp200.000, dengan isi berupa beras, kecap, gula, dan beberapa bahan pokok lainnya per keluarga. Rahmat Effendi yang lebih akrab dipanggil Pepen ini menyebutkan bantuan tahap pertama totalnya mencapai Rp21 milliar.

[Baca Juga: Pemkot Bekasi Hentikan Layanan Publik Tatap Muka Selama PSBB]

Pepen juga menjelaskan, warga yang berhak mendapatkan bantuan akan diberikan label sebagai penanda sudah menerima bantuan. Sehingga tak akan ada lagi penerima bantuan ganda. Bantuan rencananya akan disampaikan door to door oleh petugas yang mengenakan seragam COVID-19 agar menghindari terjadinya kerumunan seperti dikutip dari bekasi.pojoksatu.id.

Pemkot Bekasi juga menyediakan dapur umum yang akan tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Dapur umum ini memastikan tak akan ada warga yang kelaparan saat PSBB dilaksanakan.

Berdasarkan data per tanggal 16 April, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Bekasi sebanyak 1,019 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdapat 333 orang, sedangkan pasien yang terkonfirmasi positif ada 175 orang dengan 32 orang dinyatakan sudah sembuh. Kecamatan Bekasi Barat dan Utara tercatat paling banyak, Bekasi Barat memiliki 144 orang yang masuk dalam kategori ODP kemudian Bekasi Utara mencatat ada 135 orang ODP.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.