Pemkot Bogor Gelar Rapat di Proyek Terlantar, Ada Apa Ya

Berita Kawasan

Pemkot Bogor Gelar Rapat di Proyek Terlantar, Ada Apa Ya?

Pada umumnya, jajaran pemerintahan bila mengadakan rapat pasti di lokasi seperti balai-balai yang tersedia di kantor mereka atau bahkan di hotel tertentu. Menariknya, hal yang lumrah dilakukan ini tampaknya ditepis Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada 7 Januari 2020. Alih-alih rapat di Balai Kota Bogor yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No 19, Kecamatan Bogor Tengah, Pemkot Bogor memutuskan untuk menggelar rapat di lokasi bekas proyek yang terlantar.

Rapat yang masuk ke dalam kategori briefing staff ini langsung dipimpin Wali Kota Bogor Bima Arya di hadapan jajaran Pemkot Bogor. Rapat ini disebut sebagai rapat mingguan pertama di tahun 2020 dengan Bima Arya yang terlihat turut ditemani Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, kepala-kepala organisasi perangkat daerah (OPD), sampai para camat dan lurah di Kota Bogor.

Pemkot Bogor Gelar Rapat di Proyek Terlantar, Ada Apa Ya

Rapat di lokasi yang tak lumrah ini diadakan di bangunan terbengkalai pada proyek Masjid Agung Bogor yang sudah dihentikan proyek konstruksinya sejak Agustus 2019. Di mana jajaran Pemkot Bogor duduk di kursi merah di area yang tidak beratap dengan kondisi sedang dalam keadaan hujan rintik-rintik kecil. Bahkan terlihat genangan air di sejumlah titik dekat tempat mereka mengadakan rapat. Bima Arya ternyata memiliki alasannya tersendiri mengapa ia memilih lokasi proyek terlantar itu sebagai tempat rapat Pemkot Bogor.

“Mengapa saya pilih briefing staff? Pertama, untuk mengingatkan kepada kita semua bahwa bekerja adalah ibadah. Ini masjid, ini tempat ibadah yang belum selesai pembangunannya. Makanya saya ingatkan semua, tahun ini harus lebih benar lagi bekerjanya, jangan sampai gagal lelang, jangan sampai terbengkalai, jangan sampai salah perencanaan. Masjid Agung ini adalah salah satu contoh titik kelemahan dalam perencanaan,” tegas orang nomor satu di Kota Bogor itu, sebagaimana dikutip dari kotabogor.go.id (7/1/2020).

[Baca Juga: Wali Kota Bima Arya Tinjau Proyek Gedung Baru RSUD Bogor]

Dalam rapat di proyek terlantar ini, Bima Arya membahas berbagai topik dengan salah satu yang paling disorot adalah terkait tender. Di mana ia menggambarkan lokasi tempat mereka rapat saat ini merupakan cerminan bagaimana jika tidak bekerja secara sungguh-sungguh maka hasilnya tidak akan maksimal dan bisa berakhir dengan gagalnya lelang dalam proyek.

Oleh karena itulah, dia meminta semua urusan tender harus segera diselesaikan dengan deadline-nya pada bulan Agustus 2020. Berdasarkan rencana setidaknya untuk tahun 2020, Pemkot Bogor sudah memiliki agenda lelang untuk 187 proyek dengan total nilai Rp166,6 miliar. Proyeknya pun beragam, ada yang bernilai besar seperti revitalisasi gedung perpustakaan, pembangunan Masjid Agung, pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) gang, pembangunan unit Sekolah Baru Satu Atap SD dan SMP Kencana, hingga pengadaan buldozer.

[Baca Juga: Siap-Siap, LRT Akan Melintas Hingga Ke Bogor!]

Selain membahas mengenai lelang, pada rapat yang digelar di proyek Masjid Agung yang terlantar itu, Wali Kota Bogor juga mengumumkan mengenai pelantikan para anggota pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana atau PRB periode 2020-2023. Dengan Forum PRB yang disebut akan dikoordinasikan untuk bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Baru saja kita melantik jajaran pengurus Forum PRB. Nantinya, Forum PRB ini akan berkolaborasi dengan Diskominfo dan BPBD untuk membangun sebuah sistem jaringan berbasis aplikasi terkait pemetaan di sejumlah titik wilayah rawan bencana,” tambah Bima Arya.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.