Pemkot Jakbar Lakukan Pemeriksaan dan Pembinaan Pedagang Takjil di Cengkareng

Berita Kawasan

Pemkot Jakarta Barat Pemeriksa Pedagang Takjil di Cengkareng

Pemeriksaan pangan di kawasan Cengkareng, tepatnya di Jalan Baru Cengkareng Timur, samping RSUD Cengkareng, dilakukan pejabat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat beserta tim dari Suku Dinas Kesehatan. Pada 15 Mei 2019, Rabu sore, pemeriksaan tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Jakarta Barat M. tZen yang didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Amin Haji, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Dr Kristi Watini, dan sejumlah pejabat Pemkot Jakbar lainnya.

Dalam pemeriksaannya, ditemukan makanan takjil di Jalan Baru Cengkareng Timur yang mengandung zat berbahaya. Wakil Wali Kota Jakbar menjelaskan, temuan tersebut diperoleh dengan mengambil sekitar 20 sampel makanan berbuka puasa. Saat di uji laboratorium, petugas menemukan sejumlah makanan takjil yang mengandung zat berbahaya.

[Baca Juga: Kantor Wali Kota Jakarta Barat Gelar Bazar Ramadan Selama 2 Hari]

Berdasarkan lansiran barat.jakarta.go.id (16/5/2019), ada dua jenis temuan makanan yang mengandung zat berbahaya, yakni mi kuning dan pacar cina. Kedua jenis makanan ini masing-masing mengandung zat formalin dan zat perwarna tekstil rodhamine B.

M. Zen menerangkan, mi kuningnya mengandung zat pengawet berupa formalin yang didapatkan dari penjual soto mi. Sedangkan, minuman pacar cina mengandung zat pewarna yang biasa dipakai untuk pewarna tekstil ditemukan dari pedagang takjil.

Kedua jenis makanan yang ditemukan mengandung zat berbahaya ini kemudian segera ditindaklanjuti. Tindaklanjut yang dilakukan petugas gabungan Sudis Kesehatan Jakbar tidak hanya membeli dan memusnahkan, tetapi juga melakukan pembinaan kepada pedagang.

[Baca Juga: Sidak Pangan Ramadan di Jakarta Timur, Waspada Pewarna & Pengawet]

Selain itu, asal makanan itu diperoleh juga akan ditelusuri tim petugas gabungan hingga  lokasi pembuatannya. “Kita akan telusuri dari mana asal muasal makanan ini didapatkan. Sementara penjualnya mendapatkan pembinaan dari petugas,” ujarnya.

Dalam kegiatan pemeriksaan dan pengawasan pangan aman di kawasan Cengkareng ini, juga dilakukan sosialisasi kepada para pedagang. Sosialisasi dilakukan dengan cara membagikan brosur berisi ciri-ciri makanan yang mengandung zat berbahaya.

Kepala Sudis Kesehatan Jakbar Kristi Watini menjelaskan ciri-ciri makanan yang mengandung zat berbahaya. “Secara kasat mata, misalnya mi kuning, warnanya  terlihat lebih terang dan teksturnya kenyal.  Sama juga dengan pacar cina yang mengandung zat pewarna tekstil, warnanya terlihat lebih terang,” jelasnya.


Read More

Artikel Lainnya

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unai r.jpg

Kesehatan

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unair

27 June 2022, 16:46

Saat ini pemerintah mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 jenis Omicron varian BA.4 dan BA.5 telah menginfeksi ratusan orang di Tanah Air dan situasi ini mendorong epidemiolog dari Unair angkat suara.

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda.jpg

Berita Kawasan

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda

27 June 2022, 14:43

Demi terhindar dari potensi terjadinya kejahatan klitih, Yogyakarta secara resmi memberlakukan kebijakan aturan jam malam.

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang

27 June 2022, 10:44

Pada akhir pekan lalu, para anggota Banksasuci Foundation memutuskan turun ke lapangan demi mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga Alun-Alun Tangerang dari sampah.

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.


Comments


Please Login to leave a comment.