Pemkot Jakpus Lakukan Pengamanan Makanan dari Bahan Berbahaya

Berita Kawasan

Pemkot Jakarta Pusat Amankan Jajanan Takjil dari Bahan Berbahaya

Inspeksi mendadak (Sidak) telah dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat yang bekerjasama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi DKI Jakarta di pasar Benhil yang menjadi salah satu favorit warga berburu takjil. Sidak ini dilakukan untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dari makanan yang mengandung bahan berbahaya selama mejalankan ibadah Puasa. Selain itu, sidak juga dilakukan pada 8 Mei 2019 dalam upaya pembinaan kepada para pedagang takjil di Pasar Benhil.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi yang ikut dalam sidak di Pasar Benhil mengatakan, inspeksi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pemerintah kota. Dan selain Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, sidak pedagang takjil di Pasar Benhil juga diikuti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bakwan Ferizan Ginting, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan, dan Pertanian (Kasudin KPKP) Bayu Sari Hastuti, serta Camat Tanah Abang Muhammad Yassin.

[Baca Juga: Catat Lokasi dan Tanggal Pasar Murah di Bulan Ramadan]

Saat di lokasi, petugas BPOM menemukan bahan berbahaya dalam kandungan makanan yang dijajakan pedagang takjil. Penemuan tersebut dijelaskan Irwandi yang mengatakan, dari 52 sampel yang sudah diperiksa ditemukan dua sampel yang positif mengandung bahan berbahaya. Kedua sampel tersebut yaitu dari dua kerupuk merah yang mengandung pewarna rhodamin yang ada di asinan.

Hasil temuan dari sidak di Pasar Benhil juga dijelaskan Kepala Bidang Pemeriksaan BBPOM Provinsi DKI Jakarta Asri Rini. Dia mengatakan, dua kerupuk merah yang ditemukan mengandung pewarna berbahaya berasal dari dua pedagang yang berbeda. Selain itu, dia juga menemukan satu bahan makanan lagi yang mengandung bahan berbahaya, yaitu pada jenis makanan pacar Cina.  

[Baca Juga: Inilah Makanan Khas Berbuka Puasa di Pulau Panggang]

Setelah petugas BBPOM menyatakan adanya bahan makanan yang positif mengandung bahan berbahaya, selanjutnya pihak BBPOM dan KPKP Kota Administrasi Jakarta Pusat melakukan penyitaan, memberi peringatan dan teguran kepada penjual.

Selain tiga temuan tersebut, Irwandi bersyukur karena yang lainnya steril dan bagus. “Alhamdulilah yang lainnya steril, semua bagus," ucapnya.

Read More

Artikel Lainnya

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

Bisnis

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

29 October 2020, 18:06

Ideafest yang diselenggarakan secara virtual pada 5-15 November 2020 ini dapat memantik ide, kreativitas, dan inovasi pelaku usaha pada masa pandemi.

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

Hobi dan Hiburan

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

29 October 2020, 15:05

Dari ketiga film tersebut, Viu mendapatkan 14 gelar Juara Nasional dari 40 kategori, sehingga berhak mengikuti babak internasional pada bulan Desember .

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Pendidikan

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

29 October 2020, 10:55

Universitas Multimedia Nusantara mengembangkan prototipe aplikasi koreksi penulisan dalam bahasa Indonesia bernama U-Tapis.

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

Hobi dan Hiburan

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

28 October 2020, 16:31

Melalui pameran itu, tidak hanya ketokohannya karya-karya Affandi yang luar biasa juga dapat menjadi inspirasi bagi banyak seniman.


Comments


Please Login to leave a comment.