Pemkot Jakarta Pusat Sebut Lurah Berhak Terapkan Mikro Lockdown di Wilayahnya.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Jakarta Pusat Sebut Lurah Berhak Terapkan Mikro Lockdown di Wilayahnya

Perlahan tapi pasti saat ini di berbagai wilayah DKI Jakarta mulai terlihat peningkatan kasus COVID-19 di wilayah permukiman pasca-libur lebaran. Kondisi peningkatan ini juga terpantau terjadi di kawasan Jakarta Pusat yang membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat angkat suara. Menurut pemkot, para lurah di wilayahnya telah diberikan kewenangan untuk bisa menerapkan kebijakan mikro lockdown jika terdapat indikasi penyebaran COVID-19 dengan kasus di atas tiga orang. Di mana salah satunya yang baru-baru ini menerapkan kebijakan ini adalah di wilayah KecamatanKemayoran.

“Pengambilan keputusan kebijakan mikro lockdown ada di tangan lurah jika ada yang terpapar COVID-19 di atas tiga orang langsung menindaklanjuti ke Puskes dan segera bawa ke Wisma Atlet atau bawa ke rumah sakit kelas B seperti, RSUD Johar Baru, Sawah Besar dan lain sebagainya di wilayah Jakarta Pusat,” ujar Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, sebagaimana dikutip dari Pusat.Jakarta.go.id (9/6/2021).

Pemkot Jakarta Pusat Sebut Lurah Berhak T erapkan Mikro Lockdown di Wilayahnya.jpg

Irwandi menyampaikan hal ini usai menghadiri Evaluasi Pelaksanaan PPKM Mikro di wilayah lima kota dan Kepulauan Seribu yang digelar secara virtual. Menurutnya, lurah di Jakarta Pusat harus berperan aktif dalam melihat situasi penyebaran COVID-19 di wilayahnya. Misalnya memutuskan apakah warganya bisa menjalani isolasi mandiri di rumah atau memang harus dibawa ke lokasi yang telah diputuskan oleh pemerintah.

Terkait contoh mikro lockdown yang baru-baru ini dilakukan di wilayah Jakarta Pusat, disebut bukan hanya dari lurahnya saja yang memutuskan kebijakan tersebut. Pasalnya, mikro lockdown yang diterapkan di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran diambil usai diketahui bahwa ada 34 warga di kelurahan tersebut yang terinfeksi COVID-19.

[Baca Juga: Vaksinasi COVID-19 Tahap 3 Dimulai, DKI Jakarta Jadi Kota Pertama]

“Kami sudah kategorikan sebagai zona merah dan untuk mencegah supaya virus Corona tersebut tidak menular, kami dengan Pak Camat dan Pak Danramil sepakat untuk melakukan lockdown wilayah ini,” jelas Kompol Ewo Samono, sebagaimana dikutip dari antaranews.com (8/6/2021).

Dalam mikro lockdown ini terdapat tiga Rukun Tetangga (RT) yang masuk dalam cakupannya, yaitu RT 1, RT 2, dan RT 8 dengan jumlah total lima rumah yang diketahui keluarganya terinfeksi COVID-19. Dengan kebijakan tersebut maka warga dari ketiga RT itu dilarang keluar-masuk dari gang serta menutup akses dari orang luar. Kemudian dari sisi logistik, para warga akan diberikan bantuan masker dan sembako.


Read More

Artikel Lainnya

Picu Tsunami COVID-19 Akibat Varian Virus Baru Corona B1617

Kesehatan

COVID-19 Varian Delta Sudah Masuk, Pemda Belum Bisa Bedakan Antar Varian Baru

17 June 2021, 21:09

Salah satu varian Delta yang memberi andil besar terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Kudus Jawa Tengah.

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Bandung 4.jpg

Kuliner

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Bandung

17 June 2021, 19:07

Restoran steak di Bandung tersebar di mana-mana, mulai dari yang harganya terjangkau hingga tempat yang unik.

Wisma Makara UI Resmi Jadi Lokasi Isolasii OTG di Depok .jpg

Berita Kawasan

Kasus COVID-19 di Depok Mengalami lonjakan, Wisma Makara UI Penuh

17 June 2021, 18:30

Kasus COVID-19 mengalami peningkatan signifikan yang terjadi selama kurang lebih tiga pekan terakhir.

D'Lumpang

Kuliner

Menikmati Suasana Asri dan Hawa Dingin Kota Batu di Café D’Lumpang

17 June 2021, 18:06

Berlokasi di Jalan Anjasmoro, Bumiaji, Kota Batu, Café D’Lumpang menjadi salah satu pilihan café di Kota Batu yang menawarkan pemandangan yang indah.


Comments


Please Login to leave a comment.