Duren Sawit_Kawasan_Pemkot Jakarta Timur Adakan Sosialisasi dan Vaksi Rabies Gratis_Kiki_2.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Jakarta Timur Adakan Sosialisasi dan Vaksin Rabies Gratis

Belakangan ini viral sebuah postingan di salah satu platform media sosial mengenai razia anjing dan kucing liar. Razia ini terjadi di beberapa titik yang ada di Jakarta. Namun sungguh disayangkan, razia hewan liar ini dinilai tidak pantas oleh para pecinta dan aktivis pencinta hewan, Bahkan, sikap yang dilakukan oleh Dinas Peternakan DKI Jakarta ini dinilai sebagai penyiksaan terhadap hewan.

Hewan yang terjaring razia dimasukkan ke kandang yang kecil dan diisi padat, kemudian dimasukkan ke mobil tertutup. Hewan yang tertangkap pun terlihat ketakutan. Padahal seharusnya kegiatan ini merupakan sosialisasi penanganan hewan penular rabies (HPR). Di mana, musang, kera, anjing, dan kucing yang terkena razia dibawa untuk diberikan vaksin rabies. Melihat perlakuan Dinas Peternakan DKI Jakarta yang dianggap kurang pantas, beberapa kalangan masyarakat mengkhawatirkan nasib hewan tersebut.

[Baca Juga: Berlibur di Jakarta Selatan? Yuk ke Kebun Binatang Ragunan]

Menanggapi hal ini Gurbernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat mengintruksikan pemberhentian razia hewan (8/1/2019). Ia meminta instansi terkait bekerja sama dengan aktivis hewan untuk kegiatan razia yang diselenggarakan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Sosialisasi Rabies

Walaupun kegiatan razia hewan liar di protes, sosialisasi mengenai rabies tetap berlangsung. Salah satu contoh area yang sukses melakukan sosialisasi ini adalah Kota Administrasi Jakarta Timur. Bukan hanya menyelenggarakan sosialisasi untuk penyakit rabies, Pemkot juga memberikan pelayanan vaksin gratis untuk anjing dan kucing peliharaan.

Sosialisasi ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan Kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK, Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kelurahan hingga Ketua RT dan RW.

Sosialisasi dan Vaksi Rabies Gratis di Jakarta Timur

Kegiatan ini diadakan di Jalan Persatuan RT 08/RW08, Kelapa Dua Wetan, Ciracas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Syofian Tahir. Selain itu hadir juga Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Yuli Absari, Camat Ciracas Musa Safrudin dan Lurah Kepala Dua Wetan Budi Hartati.

Sosialisasi ini dilaksanakan guna mengedukasi masyarakat dalam mempertahankan kota yang bebas rabies. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat dari penyakit rabies. Melansir dari timur.jakarta.go.id (9/1/2019), kegiatan ini sudah dilakukan sejak tahun 2004 secara kontinu.

[Baca Juga: Rumah Terraria, Pusat Rekreasi dan Layanan Anjing Kesayangan]

“Kegiatan ini diadakan untuk mengetahui, HPR merupakan sumber penyakit rabies. Sosialisasi ini tentunya akan terus dilakukan karena yang memiliki hewan ini jumlahnya cukup banyak,” ujar Yuli Absari Kepala Suku Dinas Ketahan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) (8/1/2019).

Yuli menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan Perda 11 Tahun 1995 tentang Hewan Penularan Rabies. Dalam peraturan tersebut, disebutkan tata cara memelihara hewan penular rabies.


Read More

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.