Pemkot Jakarta Utara Segera Resmikan 6 Taman Baru

Berita Kawasan

Pemkot Jakarta Utara Segera Resmikan 6 Taman Baru

Dalam langkah penghijauan sekaligus pengendalian polusi udara di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan hingga Desember 2019 akan ada puluhan Taman Maju Bersama atau TMB baru yang berdiri di wilayah Ibu Kota. Enam di antaranya saat ini masih dalam tahap proyek pembangunan yang direncanakan akan diresmikan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara pada akhir Agustus 2019.

Pemerintah Provinsi DKI sudah memiliki rencana untuk membangun 50 TMB setiap tahunnya dan ini merupakan program yang sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 66/2019 terkait pengendalian kualitas udara di Jakarta. Di mana targetnya adalah pada tahun 2020 ada sekitar 200 taman yang terdiri dari jutaan tanaman untuk membantu menghijaukan Ibu Kota.

Pemkot Jakarta Utara Segera Resmikan 6 Taman Baru

Untuk Agustus ini, Pemkot Jakarta Utara sudah memiliki target sendiri terkait program tersebut. “Untuk tahun ini, Jakarta Utara akan memiliki enam TMB,” ucap Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Utara Putut Widya Martata, sebagaimana dikutip dari utara.jakarta.go.id (20/8/2019).

[Baca Juga: 6 Taman Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Cempaka Putih]

Berdasarkan penjelasan Putut, TMB yang baru itu akan berada di empat kecamatan Jakarta Utara. Untuk Kecamatan Tanjung Priok akan memiliki dua TMB, yakni Taman Gorontalo dan Taman Sunter Jaya. Satu TMB berada di Kecamatan Koja yang bernama Taman Palem. Kemudian ada Taman Bintaro di Kecamatan Cilincing dan terakhir ada dua di Kecamatan Kelapa Gading, yakni Taman Bahariwan serta Taman Maramba.

Putut menyebut, proses pembangunan dari TMB itu hingga saat ini masih berada di angka 80 persen. Namun bila sesuai target maka pada akhir Agustus 2019, keenamnya sudah siap diresmikan oleh Pemkot Jakarta Utara.

[Baca Juga: Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemprov DKI Tanam Bougenville]

Sekadar informasi, walau sama-sama untuk penghijauan serta tempat untuk kegiatan masyarakat, terdapat perbedaan besar antara ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) hijau atau aman pada umumnya dengan TMB. Sebagaimana dilansir dari megapolitan.kompas.com (20/8/2019), RPTRA memiliki konsep ada area untuk berbagai tanaman serta pepohonan tapi banyak bangunan di dalamnya dengan pengelolaannya ditangani oleh satuan kerja perangkat daerah atau SKPD, bukan oleh Dinas dan Sudin Kehutanan.

Sedangkan TMB dikelola oleh pihak Dinas dan Sudin Kehutanan yang didominasi oleh taman dan minim bangunan. “TMB memiliki tema tersendiri dengan luas tanah mencapai ribuan meter persegi. Diisi dengan beragam mainan anak-anak, sarana dan prasarana olahraga seperti bulu tangkis hingga jogging track,” ujar Putut.

Read More

Artikel Lainnya

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

Berita Kawasan

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

18 November 2019, 19:00

Euis Kurniawati adalah salah satu nominasi Ibu Ibukota Awards Bidang Pelestarian Lingkungan. Simak #AksiHidupBaik yang dilakukannya di sini.

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

Berita Kawasan

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

18 November 2019, 18:00

Kapal pembersih sungai yang diberikan oleh Waste4Change ini mampu menjaring sampah setidaknya 200-300 kilogram.

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari Untuk Pemula

Kesehatan

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari untuk Pemula

18 November 2019, 17:00

Pemilihan sepatu lari yang pas berpengaruh terhadap performa loh. Salah-salah malah bikin kaki kamu terkilir. Berikut tips bagi kalian yang ingin membeli sepatu lari.

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

Berita Kawasan

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

18 November 2019, 16:00

Gedung sekolah yang kini menjadi SMPN 1 Jakarta ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Inilah sejarah sekolah pribumi pertama di Batavia.


Comments


Please Login to leave a comment.