Pemkot Jakpus Minta Pasar Sediakan Tempat Pengelolaan Sampah

Berita Kawasan

Pemkot Jakpus Minta Pasar Sediakan Tempat Pengelolaan Sampah

Sampah merupakan masalah besar yang tak ada habisnya. Bagaimana tidak? Setiap hari, satu manusia yang hidup pasti menghasilkan setidaknya satu sampah setiap hari. Mungkin jika sampah yang dihasilkan organik bukan masalah yang perlu dikhawatirkan, masalah besar justu berada pada sampah plastik limbah.

Kedua jenis sampah ini perlu memakan waktu lama untuk terurai oleh mikroorganisme. Risikonya keadaan tanah dan bumi semakin memburuk karena menumpuknya sampah plastik. Belum lagi limbah rumah tangga dan industri yang juga menyumbang kerusakan lingkungan. Masalah yang makin hari makin besar ini, membuat banyak orang mulai peduli dan mengurangi sampah plastik dengan mengurangi penggunaannya dan gerakan-gerakan antiplastik dan zero waste di beberapa kalangan masyarakat.

[Baca Juga: Inspiratif! Warga Meruya Utara Olah Sampah Jadi Energi]

Namun banyak juga yang tidak peduli, hal tersebut terlihat dari beberapa tempat khususnya di ibukota yang masih ada penumpukan sampah. Apalagi jika Anda berkunjung ke pasar tradisional, biasanya di lokasi tersebut sampah berserakan di mana-mana. Entah karena memang tak ada pengelolaan sampah atau memang kurangnya kepedulian masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya.

Pemkot Jakpus Minta Pasar Sediakan Tempat Pengelolaan Sampah

Melihat hal tersebut Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi meminta pasar di Jakarta Pusat harus memiliki tempat pengolahan sampah mandiri. Hal ini dilakukan untuk mengurangi sampah dari sumbernya.

[Baca Juga: Cleanee Jakarta Project, Gerakan Anak Muda Peduli Masalah Sampah]

Melansir dari pusat.jakarta.go.id (16/4/2019) dia juga menegaskan, bagi pasar yang tak mengikuti aturan dan tidak kunjung menyediakan tempat pengolahan sampah, maka Ia tak segan melaporkan pasar tersebut kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dievaluasi.

“Kita ingin mengurangi sampah dari sumbernya, maka dari itu kita mulai dari pasar. Karena sampah di pasar dari kegiatan para pedagang setiap harinya menumpuk banyak. Maka dari itu pasar wajib memiliki tempat pengolahan sampah dan limbah sendiri.” ungkapnya usai Rapat pengolahan Sampah dari Sumbernya di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat pada 15 April 2019 lalu.

[Baca Juga: Kreativitas Warga Sunter Agung Merajut Limbah Plastik]

Ke depannya, pihak Pemkot akan mulai melakukan uji coba pengolahan sampah di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Lokasi ini dipilih karena aktivitas pasar beroperasi 24 jam dan salah satu pasar terbesar di Jakarta Pusat. “Harapan kita, para pedangan sudah memisahkan sampah sesuai jenisnya di lapak mereka sehingga, hanya tinggal memasukkan sampah sesuai jenisnya,” ujarnya.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.