Pemkot Jaksel Siap Sosialisasikan Pergub Terkait Larangan Kantong Plastik

Berita Kawasan

Pemkot Jaksel Siap Sosialisasikan Pergub Terkait Larangan Kantong Plastik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak tahun lalu sudah terus menggalakkan mengenai pengurangan penggunaan kantong plastik warganya. Bahkan untuk semakin mempertegasnya, pihak Pemprov DKI sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 yang diharapkan dapat menekan sampah plastik yang dihasilkan Ibu Kota hingga 50 persen. Untuk semakin menguatkan realisasinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan juga akan mulai melakukan sosialisasi Pergub tersebut.

Melalui Pergub Nomor 142 Tahun 2019 maka pusat perbelanjaan, toko swalayan, hingga pedagang di pasar diwajibkan menyediakan kantong belanja yang ramah lingkungan untuk menggantikan kantong plastik. Target sosialisasi dari Pemkot Jaksel sendiri adalah para pelaku usaha di wilayah yang masuk ke dalam kategori tersebut. Apalagi pada pertengahan tahun 2020, Pergub itu disebut sudah sepenuhnya wajib diljalankan.

Pemkot Jaksel Siap Sosialisasikan Pergub Terkait Larangan Kantong Plastik

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji menjelaskan, pada tahap saat ini, target sosialisasi dari pihaknya adalah pasar rakyat di wilayahnya. Hal ini dibahasnya pada sesi Focus Group Discussion atau FGD di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Ia mengatakan, pihaknya masih memiliki waktu sekitar enam bulan untuk mensosialisasikan sekaligus mendorong penggunaan kantong ramah lingkungan.

[Baca Juga: DKI Jakarta Akhirnya Melarang Penggunaan Kantong Plastik Belanja]

“Menurut saya ini warming up sebelum bulan Juli. Lebih bagus kalau di bulan Februari, habit-nya sudah terbiasa,” ujar Isnawa Adji di Kantor Wali Kota Jakarta, Jalan Prapanca Raya No.9, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebagaimana dikutip dari selatan.jakarta.go.id (20/1/2020).

Menurutnya, realisasi Pergub ini bisa dilakukan bila semua pihak ikut mendukungnya dengan menekan penggunaan kantong plastik. Dari Pemkot Jakarta Selatan sendiri, menurut Isnawa, pihaknya memiliki tugas yang sudah sejalan dengan Pergub Nomor 142 Tahun.

{#R]

“Jakarta Selatan 1.200 ton per hari, kalau 22 persen itu di kisaran 300-400 ton. Nah bagaimana upaya pemerintah kota untuk mengurangi sampah itu. Salah satunya membuat bank sampah, mengajak (warga) memilah sampah, dan sosialisasi Pergub 142 itu tadi,” jelas Wakil Wali Kota Jakarta Selatan itu.

Jika Pergub ini sudah dijalankan sepenuhnya dan sosialisasi telah dijalankan, maka Pemkot Jakarta Selatan bisa memberikan sanksi untuk pelaku usaha yang tak menaatinya. Di mana sanksi itu disebut terdiri dari sanksi tertulis satu, dua, tiga, dan denda. Tapi bila sanksi tertulis tersebut tidak diindahkan maka Pemkot Jakarta Selatan disebut dapat mencabut izin usahanya.

[Baca Juga: Kampanye Kantong Belanja Ramah Lingkungan di Pasar Mayestik]


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.