tabung gratisOK.jpg

Kesehatan

Pemkot Semarang Bagikan Tabung Oksigen, Antisipasi Gelombang 3 COVID-19

Dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional yang dirayakan setiap tanggal 12 November, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengundang 32 pimpinan rumah sakit dan 37 puskesmas yang berada di bawah Dinas Kesehatan Kota Semarang ke kantor Wali Kota Semarang. Dalam acara tersebut, Pemerintah Kota Semarang membagikan lebih dari seribu tabung oksigen dan regulator gratis yang merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian dalam upaya penanganan COVID-19.

Walaupun kota Semarang telah berstatus PPKM level 1, Pemerintah kota Semarang tetap berupaya untuk mengantisipasi bila nantinya terjadi lonjakan kasus COVID-19 baru dengan meningkatkan pelayanan rumah sakit. “Jadi kita ingin kawan-kawan tetap mengantisipasi terkait dengan pandemi Covid ini. Saya ingin mereka tetap memiliki sarana prasarana yang komplit,” ujar Hendi sapaan akrab wali Kota Semarang dalam keterangan tertulis yang diterima Pingpoint.co.id (14/11/2021).

tabung gratisOK2.jpg

Dalam serah terima tabung oksigen dan regulator yang dilakukan di Lobby kantor Wali Kota Semarang tersebut, Pemkot Semarang menyerahkan 1.127 tabung oksigen yang terdiri dari dua ukuran yaitu tabung oksigen berukuran 1 m3 sebanyak 677 buah dan tabung oksigen berukuruan 6 m3 sebanyak 450 buah. “Jumlahnya mungkin tidak seberapa, tapi ini tanda cinta kami karena panjenengan selama ini bareng-bareng bantu keluarga Kota Semarang terutama pada saat penanganan Covid,” terangnya.

[Baca Juga: Siswa Positif COVID-19, PTM Terbatas Kota Semarang Dihentikan]

Pemkot Semarang juga memuji kerja keras yang telah dilakukan oleh rumah sakit, puskesmas dengan tenaga kesehatan di Kota Semarang yang telah berhasil membuat kota Semarang berada di level aman COVID-19. Hingga saat ini kasus COVID-19 di kota Semarang telah menurun sehingga membawa kota Semarang berada di level 1 PPKM. “Kerja keras panjenengan Alhamdulillah terukur dan membuat kita di wilayah aman,” pujinya.

tabung gratisOK3.jpg

Meskipun demikian, Pemkot Semarang selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan COVID-19 gelombang ketiga mengingat bulan Desember menjadi momen dimana masyarakat banyak melakukan perjalanan dalam rangka perayaan keagamaan hingga pergantian tahun. Untuk itu pihaknya berharap agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan. “Kita harus terus mengedukasi masyarakat terkait prokes, panjenengan juga siapkan rumah sakitnya bila ada ledakan siap menerima pasien,” tandasnya.

Dikutip dari siagacorona.semarangkota.go.id, per tanggal 15 November 2021, kasus COVID-19 di kota Semarang terkonfirmasi sebanyak 88.317, kasus suspek sebanyak 16, kasus probable sebanyak 1, kasus terkonfirmasi dan dirawat sebanyak 8, kasus sembuh sebanyak 81.816 dan kasus meninggal sebanyak 6.493.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.