Pemkot Semarang Uji Coba Pendingin Udara di Lampu Lalu Lintas

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Uji Coba Pendingin Udara di Lampu Lalu Lintas

Bagaimana jika ada alat yang berfungsi mendinginkan suhu udara panas terutama pada saat pointers sedang berhenti menunggu lampu merah? Tentu pointers yang sedang menunggu giliran di belakang lampu lalu lintas bisa merasa adem.

Untuk itu saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menguji coba alat penyemprot air/ sprayer otomatis. Alat ini akan di pasang di sisi sekitar lampu lintas. Fungsinya untuk mendinginkan suhu udara panas saat pengguna jalan berhenti di jalan belakang lampu lalu lintas.

“Alat ini akan menyala di sekitar lampu lalu lintas. Kemudian menyemprotkan rintik air. Harapannya bisa membuat pengendara yang menunggu giliran di belakang tanda lampu lalu lintas bisa merasa adem,” jelas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, saat melihat alat itu di Kompleks Balai Kota Semarang berdasarkan keterangan tertulis yang diterima oleh tim redaksi PingPoint.co.id (3/8/2021).

Pihak Pemkot Semarang akan menguji satu alat terlebih dahulu sembari menunggu teknis di lapangan dan respon dari masyarakat. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menambahkan alat tersebut akan ditempatkan di lampu lalu lintas sekitar Mal Paragon, Jalan Pemuda. “Satu titik di pasang dekat Paragon, satunya lagi akan ditempatkan di Kawasan Kota Lama. Tapi ini satu dahulu yang akan dipasang,” jelas Kepala Disperkim.

Pemkot Semarang Ganti Ikon Tulisan Simpang Lima, Kenapa Ya.jpg

Untuk pemasangan berikutnya, pihak Disperkim akan melihat perkembangan dan respon masyarakat. “Bila inovasi ini berfungsi baik maka akan ditambah lagi. Agar masyarakat bisa menikmatinya. Untuk nilainya mungkin satu unit berkisar Rp35 juta. Nilai anggarannya Rp200 juta. Nah, itu bisa dapat berapa alat dan bagaimana nanti teknis pembeliannya,” kata Kepala Disperkim.

Kepala Disperkim juga menjelaskan, alat itu akan menyala bila suhu di atas 28 derajat celcius. Jika suhunya rendah saat sedang hujan maka mesin itu tidak menyala.

Di sisi lain, menurut penelusuran kami di laman bappeda.semarangkota.go.id sesuai dengan letak geografis jika Kota Semarang dipengaruhi iklim daerah tropis oleh angin muson dengan dua musim yaitu musim kemarau pada bulan April- September dan musim penghujan pada bulan Oktober- Maret sehingga suhu udara berkisar antara 23 derajat sampai dengan 34 derajat celcius.

Apalagi menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) jika suhu udara di Kota Semarang pernah mencapai 39,4 derajat celcius dan suhu tersebut merupakan rekor suhu tertinggi. Sehingga alat penyemprot air/ sprayer otomatis yang di pasang di sisi sekitar lampu lintas akan sangat membantu masyarakat terutama saat menghadapi cuaca ekstrem yang melanda Kota Semarang.


Read More

Artikel Lainnya

Launching TV Desa, Kota Batu Adakan Lomba Film Pendek

Berita Kawasan

Launching TV Desa, Kota Batu Adakan Lomba Film Pendek

27 September 2021, 22:08

Lomba film pendek yang tak bisa dilewatkan begitu saja.

BNS 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Potret Pasar Malam yang Dimodernisasi Batu Night Spectacular

27 September 2021, 21:09

Desain-desain modern yang ditemukan di Jatim Park Grup kini bisa ditemukan di berbagai tempat wisata di Kota Batu.

Henju-2

Kecantikan dan Fashion

Henju By Gracy, Aksesori Jogja Sukses Taklukkan Pasar Dunia

27 September 2021, 20:08

Sampai saat ini Henju sudah tersebar di pasar-pasar aksesoris di berbagai negara. Konsumen terbesarnya berasal dari Amerika, Perancis , Inggris dan beberapa negara Eropa.

Penduduk Lansia Pada Masa Pandemi, Antara Meningkatnya Harapan Hidup dan Masuk Dalam Kelompok Rentan

Kesehatan

Lansia Kala Pandemi, Harapan Meningkat tapi Masih Kelompok Rentan

27 September 2021, 19:07

Lansia di Kota Semarang terus bertambah dengan semakin meningkatnya harapan hidup, di sisi lain mereka masuk kelompok rentan. Pelayanan kesehatan pada kelompok lansia pun terus ditingkatkan.


Comments


Please Login to leave a comment.