Cegah Penyebaran COVID-19, Pedagang Pasar di Solo Diminta Pakai Masker

Berita Kawasan

Pemkot Solo Beri Sanksi Pedagang Tak Kenakan Masker

Sejak ditetapkannya status Kejadian Luar Biasa di Solo, terhitung jumlah pasien positif COVID-19 sudah mencapai 29 kasus , 167 kasus pasien dalam pengawasan (PDP) dan 560 kasus orang dalam pemantauan (ODP) (17/5/2020). Berbagai kebijakan pemerintah Kota Solo pun telah dibuat untuk menekan penyebaran COVID-19 di wilayah tersebut, diantaranya yakni dengan mewajibkan pedagang untuk mengenakan masker.

Kendati telah dilakukan sosialisasi sebelumnya, masih saja ada pedagang yang tak mengenakan masker. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi mengatakan ada 10 pedagang di Pasar Legi yang tidak mengenakanan masker saat berjualan pada hari Minggu (17/5/2020).

Cegah Penyebaran COVID-19, Pedagang Pasar di Solo Diminta Pakai Masker

Pihaknya pun memanggil para pedagang yang berjualan di zona oprokan (tanpa kios) ke kantor Dinas Perdagangan Kota Surakarta dengan barang bukti foto. Para pedagang tersebut diberi sanksi dilarang berjualan selama tiga hari. Heru berharap, sanksi tegas tersebut dapat memberi efek jera bagi para pedagang agar menerapkan protokol kesehatan. Dia mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait kebijakan tersebut.

Tak hanya itu, pada kegiatan sosialisasi sebelumnya Pemkot Surakarta membagikan sebanyak 44.000 masker gratis kepada para pedagang di pasar tradisional Solo. Bagi pedagang yang tidak mengenakan masker dengan benar atau tidak menggunakannya akan difoto petugas.

[Baca Juga: Cegah Penyebaran COVID-19, Pedagang Pasar di Solo Diminta Pakai Masker]

"Sanksi tidak boleh berjualan selama tiga hari ini bisa berlaku kelipatannya jika di lain hari ditemukan masih tidak menggunakan masker," katanya, dilansir dari antaranews.com (18/5/2020).

Heru mengatakan sanksi ini juga diberikan kepada para pedagang yang memiliki Surat Hak Penempatan (SHP). Bahkan, sanksi yang diberikan bisa berupa pencabutan izin penempatannya.

"Malah kalau maunya Pak Wali, untuk pedagang yang menempati kios los sanksi terberatnya dicabut izin penempatannya," katanya.


Read More

Artikel Lainnya

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival BBM untuk Pembangunan Masjid

Berita Kawasan

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival untuk Pembangunan Masjid

01 February 2023, 16:19

Festival BBM tersebut telah digelar oleh Katar RW 04 Ratujaya pada Sabtu, 28 Januari 2023 lalu.

Bogor Street Festival CGM 2023 Lebih Meriah, Jangan Sampai Ketinggalan

Berita Kawasan

Bogor Street Festival CGM 2023 Lebih Meriah, Jangan Sampai Ketinggalan!

01 February 2023, 13:56

Bogor Street Festival Cap Go Meh yang akan digelar pada 5 Februari mendatang, selain memberikan keberkahan dalam hal ekonomi, juga menjadi simbol kebersamaan dan persatuan.

Kenali PCOS, Pakar UNABPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicuny a.jpg

Kesehatan

Kenali PCOS, Pakar UNAIR: BPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicunya

31 January 2023, 16:40

Berdasarkan keterangan Pakar UNAIR, terdapat sejumlah pemicu kaum hawa terkena PCOS dengan di antaranya adalah paparan bahan kimia BPA sampai obesitas.

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Anisa 2 years, 8 months lalu
    anisa

    Bahaya untuk keluar rumah,agar mencegah #covid19 lebih baik #DIRUMAHAJA dengan bermain slots online aja. Bisa cari atau search di google QQHARIAN. Yang dimana menyediakan Berbagai Hadiah yg Wow guys. Yang jauh mendekat,Yang dekat merapat. tunggu apa lagi ? segera rapatkan barisan di QQHARIAN serta ambil bonusnya sekarang juga.