Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas Kesehatan untuk Vaksinasi COVID-19.jpg

Kesehatan

Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas Kesehatan untuk Vaksinasi COVID-19

Dalam upaya menangani pandemi COVID-19 yang terus membayangi Indonesia, khususnya di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan penyuntikan vaksin Sinovac tahap pertama. Dengan total puluhan ribu tenaga kesehatan (nakes) sebagai target dari vaksinasi COVID-19, Pemkot Surabaya berusaha mempercepat prosesnya agar sesuai jadwal dan ini dilakukan dengan menambah jumlah fasilitas pelayanan kesehatan atau fasyankes yang melayani penyuntikan vaksin Sinovac.

Sebelumnya, jumlah fasyankes yang melayani vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya terhitung berjumlah 109. Kemudian pada pekan ini, Rumah Sakit (RS) Katolik St. Vincentius a Paulo (RKZ Surabaya) yang berlokasi di Jalan Diponegoro No.51, Kecamatan Wonokromo dan RS Adi Husada Undaan yang berlokasi di Jalan Undaan Wetan No.40-44, Kecamatan Genteng turut terdaftar sebagai fasyankes yang memiliki pos vaksinasi COVID-19.

Pemkot Surabaya Terima 33.420 Dosis Vaksin COVID-19.jpg

Dengan penambahan dua RS ini maka sudah ada 111 lokasi penyuntikan vaksin Sinovac di Kota Pahlawan. “Jadi ada 63 puskesmas dan 48 RS,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita, sebagaimana dikutip dari surabaya.go.id (21/1/2021).

Berdasarkan keterangan Febria, penambahan ini guna mempercepat proses vaksinasi COVID-19 sekaligus lebih memasifkannya. Pasalnya, Pemkot Surabaya kembali menerima belasan ribu dosis vaksin Sinovac pada 20 Januari 2021 dan dengan ini maka Kota Pahlawan menerima 33.402 vial vaksin COVID-19. Melalui pengiriman tersebut maka jumlah total vaksin untuk proses vaksinasi COVID-19 tahap pertama sudah terpenuhi.

[Baca Juga: Pemkot Surabaya Terima 33.420 Dosis Vaksin COVID-19]

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Surabaya, total nakes yang menerima penyuntikan vaksin Sinovac ada 31.011 orang dengan 26.802 yang lolos verifikasi. “Sisanya ada yang belum registrasi, ada pula yang belum menerima SMS blast, ini bertahap ya,” sambung Febria.

Dengan jumlah puluhan ribu nakes tersebut, angka yang tercapai tampaknya belum mencapai setegahnya. Karena menurut Febria, hingga Rabu kemarin, baru 3.327 nakes yang menerima vaksinasi COVID-19 dengan 360 orang yang tak lolos skrining dan akan dijadwalkan kembali. Walau belum mencapai setengahnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya itu memandang proses penyuntikan vaksin di wilayahnya berjalan terkendali dan akan rampung sesuai target, yaitu sekitar dua pekan.

Read More

Artikel Lainnya

Pelepasan Perdana! UGM Gelar Peresmian Pengiriman Ribuan GeNose C19t.jpg

Pendidikan

Pelepasan Perdana! UGM Gelar Peresmian Pengiriman Ribuan GeNose C19

01 March 2021, 19:25

UGM secara resmi melepaskan ribuan GeNose C19 ke distributor untuk mulai dijual ke berbagai layanan kesehatan, institusi pendidikan hingga perusahaan.

Sebelum Terlalu Berharap, Ini 4 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Vaksin Mandiri

Kesehatan

Sebelum Terlalu Berharap, Ini 4 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Vaksin Mandiri

01 March 2021, 18:15

Pendanaan vaksinasi mandiri dibebankan kepada perusahaan sehingga semua penerima vaksinasi tidak dipungut biaya. Program ini diharapkan mempercepat terbentuknya kekebalan komunitas.

Wisata Kuliner Kota Malang Belum Lengkap Tanpa Sate Gebug 1920

Kuliner

Wisata Kuliner Kota Malang Belum Lengkap Tanpa Sate Gebug 1920

01 March 2021, 16:16

Saat memasuki warung sate legendaris ini, terdengar suara orang sedang menggebuk-gebuk sesuatu. Suara itu akan terdengar jelas saat Anda memasuki warung.

ASN, Pedagang Hingga Wartawan di Kota Bogor Siap Divaksin

Kesehatan

ASN, Pedagang Hingga Wartawan di Kota Bogor Siap Divaksin

01 March 2021, 15:17

Khusus untuk lansia kata Retno, masih diprioritaskan di ibu kota provinsi. Sementara, Kota Bogor belum mendapat alokasi vaksin.


Comments


Please Login to leave a comment.