Program Gandes Luwes Penyelenggaraannya Ditunda Tahun Depan

Pendidikan

Pemkot Yogyakarta Tunda Program Gandes Luwes Hingga Tahun Depan

Di tengah pandemi COVID-19, pemerintah Kota Yogyakarta tetap menggodok program bernama Gandes Luwes. Porgram ini merupakan upaya untuk membentuk karakter masyarakat Kota Jogja di mulai dari jenjang TK hingga SMP. Program ini bukan hanya bertujuan membuat generasi muda lebih cerdas dalam bidang akademik, namun juga memahami nilai-nilai kearifan lokal.

Menurut Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, generasi milenial saat ini karakternya sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Katanya, banyak orang yang mengatakan jika generasi sekarang memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya karena generasi milenial cepat menangkap pelajaran, namun mentalnya rapuh jika dibanding dengan generasi sebelumnya.

[Baca Juga: Wakil Wali Kota Yogyakarta Pastikan Stok APD Cukup Hingga Akhir Mei]

Menurutnya generasi saat ini kurang memiliki daya juang jika dibanding dengan generasi sebelumnya karena karakternya tidak terbangun sejak awal. Ia menjelaskan, program ini sebenarnya sudah dirancang sejak tahun 2019 lalu dan dimulai tahun ini. Namun karena adanya wabah COVID-19, program ini ditunda untuk tahun depan.

Pihaknya saat ini telah menyiapkan kompetensi apa saja yang harus dimiliki oleh anak usia TK hingga SMP, misalnya anak TK saat lulus sudah bisa lagu tradisional dan menari, kemudian untuk siswa SD saat lulus diharapkan mampu dan mengetahui dolanan tradisional atau keterampilan apapun yang berkaitan dengan interaksi sosial.

Program Gandes Luwes Penyelenggaraannya Ditunda Tahun Depan

Melansir dari warta.jogjakota.go.id (4/5/2020) Heroe berharap dengan program ini, anak-anak Kota Yogyakarta dapa tetap membumi di lingkungannya dan tidak pernah lupa dengan akarnya atau lingkungannya.

"Kita buat program Gandes Luwes ini tidak hanya membangun intelektualnya saja tetapi juga dengan membangun karakternya," pungkas Heroe.

[Baca Juga: Laboratorium Pengetesan Covid-19 di Yogyakarta Bertambah Dua]

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Budi Asrori mengatakan, Pendidikan karakter dalam Gandes Luwes juga diharapkan mampu mencegah budaya kekerasan di kalangan pelajar. Ia mengungkapkan meski program Gandes Luwes belum resmi diterapkan, beberapa sekolah telah telah mempraktikkan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal ini.

“Seperti karawitan, dolanan anak, sastra jawa, dan lainnya. Sudah ada beberapa sekolah yang mempraktikkan tujuan dari program ini,” sebut Budi seperti dilansirdari harianjogja.com.


Read More

Artikel Lainnya

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YP K.jpg

Pendidikan

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YPK

24 June 2022, 16:06

Bertajuk Archipelago, puluhan karya seni dari mahasiswa ISBI dipamerkan di Galeri YPK Kota Bandung hingga 30 Juni 2022.

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif.jpg

Bisnis

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif

24 June 2022, 14:04

Dengan brand Newhun, warga di Kota Bandung berhasil mengolah limbah sampah plastik bisa menjadi produk jam tangan.

Terintegrasi dari MRT Hingga Ojol di Ibu Kota, Masyarakah Diajak Unduh Apps JakLingk o.jpg

Berita Kawasan

MRT Hingga Ojol Ibu Kota Terintegrasi, Warga Diajak Unduh Apps JakLingko

24 June 2022, 11:02

Pemprov DKI mengajak masyarakat Ibu Kota mengunduh apps JakLinko guna mempermudah serta menghemat waktu untuk memanfaatkan berbagai transportasi di Jakarta bahkan termasuk mendapatkan tiket malam puncak HUT Jakarta ke-495.

Nostalgia Lagu Hits Boyzone dan Westlife, Boyzlife Akan Tampil di Bengkel Space.jpg

Hobi dan Hiburan

Nostalgia Lagu Hits Boyzone dan Westlife, Boyzlife Akan Tampil di Bengkel Space

23 June 2022, 17:30

Duet Boyzlife disebut akan diboyong untuk tampil pada 7 Agustus 2022 nanti untuk menampilkan lagu-lagu hits kedua anggotanya ketika masih di grup boyband Boyzone serta Westlife.


Comments


Please Login to leave a comment.