Pemprov DKI Jakarta Adakan Festival Warisan Budaya Tak Benda 2019

Berita Kawasan

Pemprov DKI Jakarta Adakan Festival Warisan Budaya Tak Benda 2019

Untuk melestarikan budaya Betawi, segala cara dilakukan oleh pemerintah agar para masyarakatnya mengenal dan ikut serta melestarikan budaya yang diwariskan. Walau DKI Jakarta merupakan kota metropolitan, bukan berarti tak memiliki budaya tradisional. Justru, budaya Jakarta sangat banyak jenisnya. Ibu kota Indonesia ini identik dengan suku Betawi, karena kebanyakan orang asli dan yang menetap di Jakarta datang dari suku ini.

Betawi memiliki ciri khas dan kebudayaan tersendiri. Bukan hanya budaya yang bisa dilihat dan berbentuk fisik, budaya Betawi juga ada yang tak berbentuk atau bukan termasuk benda. Maka dari itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi, mengadakan kegiatan yang bertajuk Festival Warisan Budaya Tak Benda 2019.

[Baca Juga: Makna Ornamen Gigi Balang dalam Arsitektur Betawi]

Acara ini diselenggarakan di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Situ Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa (26/4/2019). Dalam kegiatan budaya tersebut, Edy berpesan agar Budaya Betawi bukan hanya dilestarikan saja tapi juga harus dikembangkan.

"Hari ini kita coba membuat acara festival ini untuk menampilkan dan mengenalkan warisan budaya tak benda yang dimiliki Betawi, hal ini dilakukan sehingga masyarakat paham dan mengerti serta dapat membantu mensosialisasikan warisan budaya ini di lingkungannya masing-masing. Jadi namanya budaya, itu bukan sekedar dilestarikan tapi juga dikembangkan," ujarnya.

[Baca Juga: Baju Sadariah Khas Betawi, Hasil Akulturasi Beragam Budaya]

Sesuai nama acaranya, dalam festival ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta khusus menampilkan warisan budaya tak benda. "Kalau warisan budaya tak benda, ada 41 yang sudah dimiliki DKI Jakarta. Ada warisan yang berupa makanan, permainan, cerita dan lain sebagainya," katanya.

Dengan banyaknya budaya yang dimiliki DKI Jakarta, maka Ia berharap ibu kota bisa jadi daya tarik bagi wisata. "Kita punya tugas untuk bisa menjadikan budaya Jakarta ini sebagai daya tarik dan tuan rumah yang baik untuk wisatawan lokal dan mancanegara." kata Edy.

41 Jenis Karya

Melansir dari selatan.jakarta.go.id (30/4/2019), Kepala Seksi Nilai Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Puji Surono menambahkan, di Festival Warisan Budaya Tak Benda 2019 ini pemprov menampilkan 41 jenis karya warisan budaya tak benda DKI Jakarta, yang sudah mendapatkan penetapan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari 2013 sampai 2018.

"Di acara ini akan ditampilkan pula permainan tradisional adat Betawi, ada penyajian kuliner khas Betawi, ada juga pertunjukan seni tari, pantun, dan lainnya," ujarnya. Puji berharap, kegiatan ini tetap dilakukan secara rutin. Karena, warisan budaya tak benda itu ditetapkan dari pemerintah pusat setiap tahun, melalui usulan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

[Baca Juga: Dodol Nyak Mai Dibuat Selama 10 Jam]

"Peserta festival ini, kita ambil dari pelaku-pelaku komunitas yang memang ditetapkan sebagai warisan budayanya. Misalnya Silat Beksi yang kemarin kita verifikasi, dan ditetapkan sebagai warisan budaya, sehingga kita tampilkan di acara ini, agar tidak hilang dan makin berkembang," katanya.

Festival Warisan Budaya Tak Benda DKI Jakarta yang digelar di Situ Babakan ini merupakan yang kali kedua. Sebelumnya festival ini digelar di Taman Benyamin Sueb pada Oktober 2018. Kegiatan Festival Warisan Budaya Tak benda digelar selama tiga hari pada 26 – 28 April 2019.

Read More

Artikel Lainnya

Penelitian Menemukan Kaitan Imunitas DBD dapat Membantu Melawan COVID-19

Kesehatan

Penelitian Menemukan Kaitan Imunitas DBD dalam Melawan COVID-19

22 September 2020, 17:03

Penelitian ini membandingkan distribusi geografis kasus virus corona dengan penyebaran demam berdarah pada 2019 dan 2020.

DKI Jakarta Perlu Penambahan Lahan Pemakaman Khusus COVID-19

Berita Kawasan

DKI Jakarta Perlu Penambahan Lahan Pemakaman Khusus COVID-19

22 September 2020, 16:20

Saat ini, terdapat dua TPU khusus COVID-19: Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur. Jika tak ada penambahan lahan, dikhawatirkan lahan itu akan habis.

Pemkot Bogor Luncurkan Pedoman PJJ dan WiFi Publik Gratis di 797 RW

Pendidikan

Pemkot Bogor Luncurkan Pedoman PJJ dan WiFi Publik Gratis di 797 RW

22 September 2020, 14:15

Ada sejumlah persoalan dalam penerapan PJJ, seperti persoalan akses wifi yang tidak merata, kemampuan untuk membeli kuota internet dan materi pembelajaran.

Dengan 620 Pompa, DKI Jakarta Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

Berita Kawasan

Dengan 620 Pompa, DKI Jakarta Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

22 September 2020, 13:17

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan mayoritas pompa mobile dan pompa stasioner di Jakarta dalam kondisi prima menghadapi musim hujan.


Comments


Please Login to leave a comment.