Pemprov DKI Jakarta Perpanjang Masa Work From Home

Bisnis

Pemprov DKI Jakarta Perpanjang Masa Work From Home

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang imbauan kepada perusahaan agar melaksanakan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) hingga 19 April 2020. Hal ini sebagaimana Surat Edaran Nomor 20/SE/2020 tentang Perpanjangan Himbauan Bekerja Dari Rumah atau Work From Home.

WFH menjadi salah satu langkah untuk menekan penyebaran COVID-19. Kendati demikian, tak semua sektor perusahaan bisa menerapkan sistem ini. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan setidaknya ada tujuh bidang perusahaan yang tidak bisa menerapkan WFH karena menyangkut sektor pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Disnakertrans DKI Buat Surat Edaran Himbau Bekerja Dari Rumah

"Ada beberapa bidang menyangkut pemenuhan kebutuhan masyarakat, yang tidak bisa dilakukan pekerjaannya dari rumah, seperti bidang kesehatan, pangan/kebutuhan pokok, energi, jasa keuangan dan sistem pembayaran, transportasi, telekomunikasi, maupun bidang lainnya yang menyangkut kebutuhan dasar manusia dan masyarakat," jelasnya, dilansir dari beritajakarta.id (6/4/2020).

Kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 361 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta. Putusan tersebut terhitung sejak 3 April sampai 19 April 2020.

[Baca Juga: 1.512 Perusahaan di Jakarta Terapkan WFH. Perusahaan Lain Kapan?]

Andri mengimbau agar semua perusahaan di DKI Jakarta melaksanakan seluruh protokol langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19. Perusahaan yang belum melaporkan langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di kantornya dapat melapor melalui email di hikesja.nakertrans@jakarta.go.id. Selain itu juga dapat melalui tautan bit.ly/laporanpelaksanaanwfh.

Untuk diketahui, Disnakertrans DKI Jakarta melalui akun resmi media sosial instagramnya merilis per 6 April sudah ada 3.290 perusahaan yang ikut serta dalam melaksanakan langkah-langkah pencegahan Covid-19 dengan jumlah tenaga kerja 1.194.187 tenaga kerja. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan hari sebelumnya (5/4/2020), yang mana ada 2.993 perusahaan yang telah melaporkan dengan Jumlah Tenaga kerja 1.079.456 Tenaga kerja.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.