Pemprov DKI Jakarta Resmikan Bank Sampah Hijau Selaras Mandiri.jpg

Berita Kawasan

Pemprov DKI Jakarta Resmikan Bank Sampah Hijau Selaras Mandiri

Bicara soal sampah memang tidak akan ada habisnya. Beragam upaya dilakukan berbagai pihak untuk meminimalisir persoalan sampah, mulai dari sosialisati untuk tidak membuang sampah sembarangan hingga membuat program bank sampah.

Bank sampah sendiri adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Bank Sampah juga dapat berperan sebagai dropping point bagi produsen untuk produk dan kemasan produk yang masa pakainya telah usai. Sehingga sebagian tanggung jawab pemerintah dalam pengelolaan sampah juga menjadi tanggungjawab pelaku usaha.

Dengan menerapkan pola itu diharapkan volume sampah yang dibuang ke TPA berkurang. Penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) sedekat mungkin dengan sumber sampah juga diharapkan dapat menyelesaikan masalah sampah secara terintegrasi dan menyeluruh sehinga tujuan akhir kebijakan Pengelolaan Sampah Indonesia dapat dilaksanakan dengan baik.

Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankan yang dilakukan petugas sukrelawan. Penyetor sampah ini adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi bank sampah, dan mereka mendapat buku tabungan layaknya menabung di bank.

[Baca Juga: Cegah Pencemaran Sampah Plastik dengan Lakukan Hal Ini]

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun mengharapkan di setiap kecamatan maupun keluarahan bahkan tingkat RT dan RW untuk mendirikan bank sampah. Seperti halnya Bank Sampah Hijau Selaras Mandiri yang berlokasi di RT 14 RW 06, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat yang belum lama ini diresmikan.

Mengutip dari Berita Jakarta (3/3/2019), peresmian yang dilakukan Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara itu berharap keberadaan Bank Sampah Hijau Selaras Mandiri ini menjadi percontohan bagi bank sampah di wilayah lain.

“Selain membuat wilayah menjadi bersih, bank sampah juga ada nilai ekonomisnya bagi warga,” ujar Bayu.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi menghimbau warga agar memanfaatkan bank sampah ini dengan mengolahnya menjadi sesuatu yang berharga. Diharapkan, bank sampah yang dibangun di atas lahan mencapai 476 meter persegi ini bisa menyadarkan masyarakat untuk menjadi tabungan.

[Baca Juga: Tabung Sampah Agar Punya Nilai Ekonomis]

“Mudah-mudahan masyarakat menyadari bahwa sampah bisa diolah menjadi tabungan,” lanjut Irwandi.

Salah satu contoh bank sampah yang sudah berjalan adalah Bank Sampah Kirai Mandiri berlokasi di RW 01, Cipete Utara, Jakarta Selatan. Mengolah sampah menjadi warga merupakan salah satu motivasi agar warga menjadi mandiri dalam pengelolaan sampah.

Sampah yang dikumpulkan di Bank Sampah Kirai Mandiri ini rata-rata mencapai 1.180 kilogram per bulan. Angka ini didapat dari sekitar 200 nasabah yang aktif dan berasal dari warga sekitar RW 01.


Read More

Artikel Lainnya

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampu ng Pancasila.jpg

Berita Kawasan

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampung Pancasila

20 April 2021, 15:05

Kampung Sawah baru-baru ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Bekasi karena berhasil menjadi percontohan konsep Kampung Pancasila.

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamvu Ini.jpg

Pendidikan

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamu Ini

20 April 2021, 14:08

Para pelajar SMP Negeri 1 Surabaya baru-baru ini kedatangan Kapolrestabes Surabaya yang menjadi guru tamu dalam simulasi sekolah tatap muka.

Slide2.JPG

Berita Kawasan

Kondisi Masyarakat Dusun Sumbermanggis Pasca Gempa di Malang

20 April 2021, 13:08

Pasca terjadinya gempa di wilayah Malang Selatan dengan skala M 6.1, banyak sekali dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat yang hidup di wilayah Malang dan sekitarnya

20210417_123323.jpg

Berita Kawasan

Pantauan Harga Kebutuhan Pangan di Pasar Tangerang selama Ramadan

20 April 2021, 12:09

Setiap Bulan harga jual di pasar mengalami kenaikan. Seperti saat ini, di Bulan Ramadan harga pasar pun kerap mengalami kenaikan. Kenaikan harga cukup membuat beberapa pedagang mengalami keluhan.


Comments


Please Login to leave a comment.