Pemprov DKI Siapkan Denda Hingga Sanksi Sosial Bagi Pelanggar PSBB

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Denda Hingga Sanksi Sosial Bagi Pelanggar PSBB

Mulai Rabu, 13 Mei 2020 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan sanksi kepada para pelanggar Pembatasasn Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota. Tidak hanya sanksi berupa denda, namun juga sanksi sosial.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta.

Meski Pergub tersebut telah ditetapkan Anies sejak 30 April lalu, Namun baru pada tanggal 11 Mei kemarin aturan ini diunggah di situs Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) milik Pemprov DKI.

[Baca Juga: Nekat Buka Saat PSBB, 9 Tempat Usaha Ditutup Pemprov DKI Jakarta]

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin mengatakan, kini pihaknya tidak akan lagi memberikan hukuman dalam bentuk teguran melainkan berupa sanksi yang telah tercantum di dalam Pergub tersebut. Ia pun menjelaskan bahwa diterapkannya sanksi ini agar warga jera dan tidak melanggar aturan PSBB yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Kami ingin warga semakin patuh dan semakin disiplin, kalau yang namanya sanksi hukum itu kan hanya memberikan kepastian bagi pelanggar saja. Sekali lagi, kebijakan ini dikeluarkan untuk mempercepat penanganan COVID-19, agar jangan ada lagi penyebaran virus yang semakin luas,” ujar Arifin.

Pemprov DKI Siapkan Denda Hingga Sanksi Sosial Bagi Pelanggar PSBB

Adapun bagi para warga yang melanggar PSBB akan dikenakan denda sebesar Rp 100.000 sampai dengan Rp1.000.000. Kalaupun tidak sanggup membayar denda, warga akan diwajibkan untuk membersihkan fasilitas umum (fasum) memakai alat kebersihan yang telah disediakan.

Untuk sanksi sosial kata Arifin, pihaknya akan memberikan alat bersih-bersih dan rompi bagi para pelanggar PSBB. Fasum yang harus dibersihkan para pelanggar pun mulai dari jalanan umum hingga Taman Pemakaman Umum (TPU) atau kuburan.

[Baca Juga: Pemberlakuan PSBB, Petugas Tertibkan PKL di Sejumlah Titik Jakarta]

“Rompi kami siapkan warna oranye seperti orang korupsi, tapi tertulis ‘Pelanggar PSBB’ di bagian belakangnya. Kadang ada orang yang tidak mau disuruh kerja sosial, semisal direktur, karena merasa punya uang lalu dia bayar denda, daripada menyapu jalanan,” terangnya.

Setelah selesai menjalankan sanksi kerja sosial, para pelanggar wajib mengembalikan alat kebersihan, dan rompi yang dikenakan kepada petugas. Arifin berharap, dengan adanya sanksi seperti itu, masyarakat bisa jera dan tidak mengulangi melakukan pelanggaran PSBB.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.