perumahanmiskinOK.jpg

Properti dan Solusi

Pemprov Jawa Tengah Validasi Data Digital Backlog Kepemilikan Rumah

Belum adanya data yang valid dalam hal kebutuhan perumahan masyarakat Jawa Tengah membuat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah memvalidasikan pendataan backlog kepemilikan rumah secara digital. Validasi ini menyangkut data kekurangan kepemilikan rumah/ selisih jumlah kepala keluarga dengan jumlah rumah. Validasi data backlog ini bertujuan untuk mengukur jumlah kebutuhan rumah, khususnya dalam hal kepemilikan rumah masyarakat di Jawa Tengah.

Dengan pemvalidasian data backlog tersebut diharapkan akan menjadi indikator untuk mengukur jumlah kebutuhan rumah, khususnya kepemilikan rumah masyarakat. Kepala Bidang Perumahan Disperakim Jateng Sri Wiharnanto mengatakan, validasi data backlog kepemilikan rumah ini merupakan langkah pemeriksaan ulang, untuk memastikan data yang terdapat dalam dalam basis data, telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dan telah terbukti kebenarannya dengan kondisi di lapangan.

simperumOK.jpg

“Oleh karenanya dalam Rapko (Rencana Aksi Perubahan Kinerja Organisasi) ini akan dilakukan pendataan dan validasi database backlog secara digital, melalui pengembangan menu pada Sistem Informasi Perumahan (Simperum) yang dimiliki oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah,” ujar Wiharnanto seperti dilansir dari jatengprov.go.id (27/5/2021).

Melalui pengembangan menu pada Sistem Informasi Perumahan (Simperum), nantinya validasi data backlog tersebut dapat menjadi acuan dan diperguanakan langsung hingga tingkat pemerintah desa/ kelurahan. Dengan adanya pengembangan ini, diharapkan akan memperoleh hasil data backlog perumahan yang akurat, akuntabel, serta tepat sasaran.

[Baca Juga: Membuat Rumah di Semarang dengan Iklim Tropik Basah, Terasa Sejuk]

Perlu diketahui, backlog perumahan merupakan indikator untuk mengukur jumlah kebutuhan rumah, khususnya kepemilikan rumah secara nasional. Mulai tahun ini, penanganan Backlog Perumahan akan dapat dilakukan melalui Simperum. Simperum merupakan aplikasi berbasis WEB yang dimiliki Disperakim Prov Jateng yang memuat data-data perumahan dan dapat diakses hingga tingkat desa/kelurahan.

Beralamat URL https://simperum.disperakim.jatengprov.go.id/, Simperum merupakan aplikasi berbasis web yang terintegrasi dengan data pada aplikasi Basis Data Terpadu (BDT)/Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos yang memuat data-data perumahan. Pada awalnya aplikasi ini masih sebatas mendata permasalahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun saat ini akan dikembangkan untuk mendata keluarga yang belum memiliki rumah (backlog kepemilikan rumah).

perumahanmiskinOK2.jpg

Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 05 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, data yang digunakan dalam pelaksanaan program penyelenggaraan kesejahteraan sosial adalah DTKS yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial. Menurut data DTKS tahun 2020, terdapat 419 ribu masyarakat miskin di Jawa Tengah yang belum memiliki rumah (backlog kepemilikan rumah untuk masyarakat miskin).

Data DTKS tahun 2020 tersebut memperlihatkan bahwa banyaknya masyarakat miskin yang tak memiliki rumah berbanding lurus dengan belum tersedianya data yang lebih akurat seperti data by name by address yang dapat menunjukkan jumlah backlog rumah di Jawa Tengah secara lebih detail. Wiharnanto berharap dengan adanya Simperum akan didapatkan database backlog yang lebih valid dan tepat sasaran di Provinsi Jawa Tengah hingga data by name by address tersebut.

Pada tahap awal pendataan, terdapat tujuh desa di kabupaten Kendal yang menjadi pilot projectnya. Nantinya aplikasi Simperum akan ditambahkan menu pendataan validasi database backlog perumahan juga data dan informasi database backlog perumahan yang lebih valid di Provinsi Jawa Tengah.


Read More

Artikel Lainnya

Picu Tsunami COVID-19 Akibat Varian Virus Baru Corona B1617

Kesehatan

COVID-19 Varian Delta Sudah Masuk, Pemda Belum Bisa Bedakan Antar Varian Baru

17 June 2021, 21:09

Salah satu varian Delta yang memberi andil besar terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Kudus Jawa Tengah.

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Bandung 4.jpg

Kuliner

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Bandung

17 June 2021, 19:07

Restoran steak di Bandung tersebar di mana-mana, mulai dari yang harganya terjangkau hingga tempat yang unik.

Wisma Makara UI Resmi Jadi Lokasi Isolasii OTG di Depok .jpg

Berita Kawasan

Kasus COVID-19 di Depok Mengalami lonjakan, Wisma Makara UI Penuh

17 June 2021, 18:30

Kasus COVID-19 mengalami peningkatan signifikan yang terjadi selama kurang lebih tiga pekan terakhir.

D'Lumpang

Kuliner

Menikmati Suasana Asri dan Hawa Dingin Kota Batu di Café D’Lumpang

17 June 2021, 18:06

Berlokasi di Jalan Anjasmoro, Bumiaji, Kota Batu, Café D’Lumpang menjadi salah satu pilihan café di Kota Batu yang menawarkan pemandangan yang indah.


Comments


Please Login to leave a comment.