Pengelola Kota Tua Berencana Beli Gedung Cagar Budaya

Berita Kawasan

Pengelola Kota Tua Berencana Beli Gedung Cagar Budaya

Koleksi cagar budaya bersejarah yang dapat dikunjungi publik di kawasan Kota Tua Jakarta tampaknya akan segera bertambah. Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua merencanakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2019 untuk membeli gedung cagar budaya yang berada di area Kota Tua Jakarta. Dana yang dialokasikan untuk pengembangan Kota Tua itu adalah sekitar Rp88 miliar.

Saat ini proses pembelian tersebut masih dalam proses perencanaan yang harus melalui tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku. Berdasarkan penjelasan dari Kepala UPK Kota Tua Norviadi Husudo, penilaian tersebut saat ini tengah ditangani Kantor Jasa Penilai Publik atau KJPP.

Pengelola Kota Tua Berencana Beli Gedung Cagar Budaya

Sebagaimana dilansir dari merdeka.com (5/7/2019), penilaian untuk pembelian gedung cagar budaya itu dilakukan guna menyesuaikan kesepakatan harga demi menghindari kemungkinan terjadinya kerugian negara. Norviadi menuturkan, terdapat dua pilihan cagar budaya yang akan dibeli oleh pihak pengelola Kota Tua Jakarta dengan salah satunya adalah Gedung Dasaad Musin Concern yang jaraknya tidak jauh dari Taman Fatahillah.

[Baca Juga: Disparbud Jakarta akan Restorasi Jembatan Kota Intan]

Mungkin bagi Anda, nama cagar budaya ini masih terasa asing tapi jika Anda pernah mengunjungi Taman Fatahillah dan melewati gedung tua yang keadaannya seperti tak terurus, inilah Gedung Dasaad Musin Concern. Menariknya, tidak banyak diketahui mengenai cagar budaya ini selain gedung tersebut dibangun pada tahun 1857. Namun satu hal yang pasti, cagar budaya di Kota Tua Jakarta ini adalah milik Agus Musin Dasad.

Sebagaimana dilansir dari situsbudaya.id, Agus Musin merupakan seorang konglomerat yang lahir pada 25 Agustus 1905 di Filipina. Ia berasal dari keluarga pengusaha sukses. Sebelum Agus Musin wafat pada tahun 1970, perusahaan Dasaad Musin Concern dikenal sebagai pemegang lisensi mobil dari Eropa dan Jepang di Indonesia. Selain itu perusahaan ini juga memiliki usaha di bidang tekstil dan importir alat-alat manufaktur.

[Baca Juga: Dinas Parbud akan Segera Merestorasi Museum Bahari]

Sayangnya, karena kurangnya perawatan, bangunan ini terlihat rusak bahkan seperti hendak roboh. Oleh karena itulah menurut pihak UPK Kota Tua Jakarta, pembelian ini penting untuk dilakukan renovasi tapi dengan aturan mempertahankan bentuk aslinya. Jika pembelian ini disetujui maka Gedung Dasaad Musin Concern akan dijadikan perkantoran yang digabung dengan ruang audiovisual untuk pengunjung.


Read More

Artikel Lainnya

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.

wuling_bakti_pendidikan_3.jpg

Pendidikan

Wuling Bakti Pendidikan Jalin Kerja Sama Bersama SMK Negeri 1 Singosari

29 June 2022, 15:00

Wuling terus membuktikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kejuruan.

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel.jpg

Pendidikan

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel

29 June 2022, 14:20

Sejak awal berdirinya, Percacita bergerak untuk menghilangkan stigma dari kaum difabel dan menunjukkan kepada publik bahwa mereka juga mampu berkarya.

Ford Foundation Jakarta Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan.jpg

Bisnis

Ford Foundation Jakarta: Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan

29 June 2022, 10:18

Organisasi filantropi mendorong lebih banyak investor di Tanah Air memilih ranah impact investing yang tak hanya menargetkan profit semata tapi juga turut mendukung mengatasi ketimpangan di Indonesia


Comments


Please Login to leave a comment.