Penghapusan Sanksi Administrasi PBB P2 Diperpanjang BKD Depok

Bisnis

Penghapusan Sanksi Administrasi PBB P2 Diperpanjang BKD Depok

Badan Keuangan Daerah (BKD) memperpanjang program keringanan berupa penghapusan sanksi administrasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan dan Perdesaan (P2) sampai September 2020. Kebijakan ini dibuat dalam masa penanganan pandemi COVID-19.

"Kami perpanjang hingga 30 September 2020. Karena, masih dalam masa pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi COVID-19," ujar Kepala Bidang Pajak Daerah II BKD Kota Depok Muhammad Reza seperti diberitakan depok.go.id (02/07/20).

Sebelumnya, kata Reza, pihaknya memberlakukan keringanan penghapusan pajak sejak April hingga akhir Juni. Saat ini, kebijakan tersebut diperpanjang hingga September. “Ya, kami menerapkan keringanan bagi warga yang ingin membayar PBB P2 berupa penghapusan sanksi administrasi," kata Reza.

[Baca Juga: Karena Pandemi, Penunggak Pajak di Surabaya Bebas Denda PBB]

Dikatakannya, sanksi administrasi yang dimaksud yaitu keterlambatan pembayaran PBB P2 yang biasanya dikenakan denda sebesar 2 persen setiap bulan dengan maksimal 48 persen. Penghapusan sanksi untuk tunggakan sampai dengan tahun 2019.

“Kebijakan ini juga mengacu pada Peraturan Wali Kota Nomor 44 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Wali Kota Depok Nomor 21 Tahun 2020 tentang Fasilitas Pajak Daerah berupa penghapusan sanksi administrasi PBB P2 dalam masa penanganan pandemi COVID-19 di Kota Depok. Keringanan diberikan secara langsung saat pembayaran tanpa permohonan,” terangnya.

Terakhir, dirinya mengimbau, masyarakat untuk dapat melakukan pembayaran pajak di bank BJB, BTN, BSM, BNI, CIMB Niaga, OCBC NISP, Kantor Pos, Alfamart, Indomart, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak. “Ayo, manfaatkan fasilitas ini dengan segera melunasi pajak anda,” ajak Reza.

Penghapusan Sanksi Administrasi PBB P2 Diperpanjang BKD Depok

Sementara itu, Kepala BKD Kota Depok Nina Suzana mengatakan akan mengevaluasi target pajak tahun ini. Pasalnya, pandemi virus Corona atau COVID-19 turut memberikan dampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2020. "Ya, akan kita evaluasi lebih lanjut. Bisa saja ada perubahan untuk target. Kita lihat nanti saat perubahan anggaran," ujar Nina Suzana, masih dari sumber yang sama.

[Baca Juga: Keringanan Pajak Sektor Usaha dan PBB Selama Pandemi di Semarang]

Dikatakannya, untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan dan Perdesaan (P2) dan Bea Perolehan Hasil Tanah dan Bangunan (BPHTB) diprediksi tidak akan terlalu berpengaruh. Namun, imbuhnya, untuk pajak perhotelan, restoran dan parkir bisa berdampak signifikan.

"Belum lama ini kami sudah menghitung ulang dalam refocusing. Diperkirakan ada penurunan target 23 persen untuk pajak daerah," terangnya.

Dirinya berharap, perekonomian di Kota Depok cepat bangkit dan kembali pulih. Dengan begitu, PAD Kota Sejuta Maulid ini bisa meningkat. "Anggaran PAD nantinya juga untuk membangun infrastruktur di Kota Depok. Seperti, jalan, jembatan, gedung dan pembangunan ekonomi lainnya," tutupnya.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Hanya Sekadar Pendanaan Startup, IDPM MPTM Juga Hadirkan Lowongan Pekerjaa n.jpg

Bisnis

Tak Hanya Sekadar Pendanaan Startup, IDPM MPTM Juga Hadirkan Lowongan Pekerjaan

28 November 2022, 15:58

East Ventures melalui IDPM MPTM berupaya membuka kesempatan kepada para founder startup meraih pendanaan dan mereka yang terdampak badai PHK industri digital mendapatkan pekerjaan baru.

Fore Coffee Perpanjang Periode The Classic Treasure Series Sampai Tahun Depa n.jpg

Kuliner

Fore Coffee Perpanjang Periode The Classic Treasure Series Sampai Tahun Depan

28 November 2022, 14:56

Setelah ribuan konsumennya bersuara, Fore Coffee memutuskan untuk memperpanjang menu seasonal The Classic Treasure Series sampai tahun depan.

Konser di Edutorium UMS, Dewa 19 Sukses Hibur Penggemarnya di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser di Edutorium UMS, Dewa 19 Sukses Hibur Penggemarnya di Solo

28 November 2022, 10:55

Pada akhir pekan kemarin, band Dewa 19 bersama mantan anggotanya yang ikonik sukses manggung di Kota Solo melalui konser 30 Tahun Berkarya Dewa 19.

Respons Fashionista Luring dan Daring Tinggi, JFW 2023 Sukses Digelar.jpg

Kecantikan dan Fashion

Respons Fashionista Luring dan Daring Tinggi, JFW 2023 Sukses Digelar

25 November 2022, 16:36

Pihak penyelenggaran JFW 2023 mengungkapkan bahwa ini merupakan salah satu penyelenggaraan Jakarta Fashion Week dengan animo serta respons yang sangat positif dari fashionista di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.