Penghapusan Sementara Biaya Sewa Rusunawa DKI Jakarta Dapat Apresiasi Positif

Properti dan Solusi

Penghapusan Sementara Biaya Sewa Rusunawa DKI Dapat Apresiasi Positif

Jakarta Public Service (JPS) mengapresiasi keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait kebijakan penghapusan sementara biaya sewa unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) selama masa pandemi COVID-19.

Sekadar diketahui tarif sewa rusunawa digratiskan diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 61 Tahun 2020 tentang Pemberian Keringanan Retribusi Daerah dan/atau Penghapusan Sanksi Administratif kepada Wajib Retribusi yang Terdampak Bencana Nasional COVID-19.

Penghapusan Sementara Biaya Sewa Rusunawa DKI Jakarta Dapat Apresiasi Positif

"Kami mengapresiasi dan mendukung terbitnya Pergub Nomor 61 tahun 2020 sebagai salah satu bentuk keberpihakan kepada publik atau warga," ujar Direktur Eksekutif JPS Mohammad Syaiful Jihad seperti diberitakan beritajakarta.id (14/7/2020).

Pendapat senada diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesia for Tansparency and Accountability (Infra) Agus Achmad Chairudin. Ia menegaskan, kebijakan Anies sangat mulia karena bertujuan membantu kehidupan penghuni rusunawa yang terdampak COVID-19.

[Baca Juga: Kampung Kerukunan Rusunawa Pulogebang Ciptakan Kedamaian]

"Sejatinya, rusunawa yang dikelola Pemprov DKI Jakarta dari kalangan ekonomi lemah yang paling merasakan dampak wabah COVID-19," Agus menjelaskan.

Namun untuk implementasi Pergub tersebut, Agus meminta agar dibentuk tim independen. Nantinya tim ini bertugas untuk melakukan pendataan ulang penghuni rusunawa. "Tim independen bertugas mengecek data penghuni rusun terkini dengan kondisi perekonomian. Sehingga target membantu warga atau penghuni rusun yang terkena dampak COVID-19 tercapai," ujar Agus.

Penghuni Senang

Penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) merasa senang karena mendapatkan keringanan untuk tidak membayar uang sewa selama pandemi COVID-19.

Salah seorang penghuni Rusunawa Pesakih di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Tuginem mengaku bersyukur dan merasa senang atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menggratiskan biaya sewa unit rusun.

"Senang sekali kami tidak dikenakan biaya sewa. Sejak ada Corona dua anak saya berhenti kerja. Kondisi ini berdampak saya menunggak pembayaran sewa rusun sejak bulan Maret 2020," ujar Tuginem dalam kesempatan berbeda.

Penghapusan Sementara Biaya Sewa Rusunawa DKI Jakarta Dapat Apresiasi Positif

Tuginem, menyampaikan terima kasih dengan adanya kebijakan yang sangat membatu dirinya dan keluarga di tengah situasi sulit saat ini.

"Saya lega karena kondisi keprihatinan warga Rusunawa yang mengalami kesulitan ekonomi juga menjadi perhatian Pak Anies. Terima kasih Pak Gubernur atas keputusan menghentikan sementara waktu pembayaran sewa untuk meringankan beban warga," terangnya.

[Baca Juga: Imbas Pandemi, Pemkot Surakarta Gratiskan Uang Sewa Rumah Susun]

Pendapat senada disampaikan penghuni Rusun Pesakih lainnya, Kusnadi (50) yang tinggal di Blok B, Lantai 3. Ia mengaku informasi seputar kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggratiskan biaya sewa unit Rusunawa dari pemberitaan media.

"Kami sangat berterima kasih karena paket bantuan sosial beberapa kali telah disalurkan kepada kami. Terlebih, ada penghapusan sementara pembayaran sewa unit. Ini sangat membantu meringankan beban ekonomi penghuni rusun," Kusnadi menyampaikan.


Read More

Artikel Lainnya

Universitas Brawijaya Tetap Terapkan Perkuliahan Daring di Semester Depan.jpg

Pendidikan

Gramedia Academy Tawarkan Ilmu dan Pengalaman Baru di Bulan Mei

08 May 2021, 23:32

Sudah rutin di gelar, Gramedia Academy menawarkan kelas akhir pekan edisi bulan mei untuk para pointers yang masih ingin mencari pengalaman dan hal-hal baru saat di rumah aja.

20210414_200911.jpg

Kuliner

Pilihan Jajanan Ramah Kantong di Pasar Malam Poris

08 May 2021, 23:03

Sehabis terawih masih terasa lapar? Nah buat Anda yang kalau malam tiba-tiba masih lapar padahal sudah makan, bisa banget nih jajan di pasar malam Poris. Karena disana tersedia berbagai jenis jajanan yang pastinya tidak menguras kantong dan bisa meng

Slide1.JPG

Berita Kawasan

Ramai dan Tanpa Penumpukan Pengunjung di Pasar Takjil Sawojajar, Kota Malang

08 May 2021, 22:02

Sama seperti saat mengunjungi tempat keramaian lain, sebelum memasuki pasar takjil sawojajar, pengunjung diwajibkan mencuci tangan mereka dulu. Selain itu masker juga menjadi benda yang wajib digunakan selama berada di dalam lokasi.

seminar2.jpg

Pendidikan

Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta Adakan Seminar Nasional Tentang HAM

08 May 2021, 20:28

persoalan HAM perlu disuarakan bersama-sama


Comments


Please Login to leave a comment.