Magrove.jpg

Berita Kawasan

Penghijauan, 1.000 Magrove Ditanam di Kawasan Urban Aqua Culture

Kabupaten Tangerang merupakan salah satu wilayah di pesisir utara yang mengalami dampak sangat signifikan dari perkembangan dan pembangunan yang tidak menempatkan kelestarian pantai sebagai pertimbangan penting. Tercatat, pesisir pantai di Kabupaten Tangerang terus mengalami abrasi secara drastis, yakni memakan sekitar 579 hektar.

Angka yang sangat besar dan mengkhawatirkan tersebut mendorong lapisan masyarakat dan Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Tangerang untuk terus mengupayakan aksi penyelamatan dan edukasi kepada generasi muda sekarang.

Memperingati HUT ke-76 RI belum lama ini, aksi positif berupa penghijauan dan perawatan pesisir pantai ditunjukkan oleh salah satu komunitas otomotif di Kabupaten Tangerang. Bertempat di Kawasan Urban Aqua Culture, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, kegiatan bakti sosial berupa penanaman 1.000 pohon mangrove dilakukan Komunitas Velozity Chapter Tangerang (D’Vecta) bersama Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang.

Penanaman jenis mangrove rhizophora dan avicennia marina dalam jumlah yang sangat besar tersebut mendapat respon positif dari pihak pengelola Kawasan Urban Aqua Culture. Pasalnya, penanaman dalam jumlah yang sangat besar dapat menciptakan ekosistem mangrove secara lebih cepat, serta bermanfaat dalam proses penyelamatan ekosistem laut atau pesisir pantai yang selama ini menjadi prioritas dari Pemkab Tangerang.

“Kita semua tentu tidak ingin suatu saat pantai kita rusak dan tergerus abrasi, di sinilah yang menjadi kekuatan karena adanya rasa yang sama terhadap kepedulian kita dalam menjaga dan melestarikan lingkungan keindahannya.” Ujar Agustin Hari Mahardika, Kepala Seksi Teknologi Hasil Perikanan pada Bidang Pengembangan dan Kelembagaan Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang yang hadir mendampingi aksi penaman 1.000 mangrove tersebut.

DVECTA 2.jpeg

Selain dalam bentuk penanaman mangrove, aksi yang digaungi D’Vecta dan Dinas Perikanan juga menyasar masyarakat yang ada di sekitar lingkungan konservasi tersebut. Beberapa vitamin dan alat tulis diberikan kepada masyarakat nelayan yang ada.

Lebih dari itu, aksi tersebut juga bertujuan sebagai kabar pemantik positif kepada seluruh komuitas yang terkini lagi berkembang pesat di Kabupaten Tangerang. Aksi penanaman mangrove tersebut juga merupakan ajakan untuk seluruh komunitas-komunitas lain untuk melakukan hal positif yang dapat membantu menjawab problematika yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Tujuan utama dari kegiatan ini selain membangun ekosistem mangrove adalah untuk mengubah image masyarakat tentang komunitas mobil yang biasanya selalu diisi dengan kegiatan otomotif atau pun mungkin dibilang hura-hura yang bisa berdampak negatif menjadi ke arah yang lebih positif. Di mana nantinya akan bermanfaat untuk menunjang ekosistem laut menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.” Tutur Monty Isdawati, Ketua Pelaksana sekaligus anggota komunitas D’Vecta.

DVECTA 1.jpeg

Bertajuk ‘Tanam Mangrove Merdeka’, aksi tersebut menandakan bukti pendorongan program penghijauan dan pemulihan lingkungan yang ada di Kabupaten Tangerang menjadi perhatian bersama dari segenap lapisan masyarakat. Selain itu, aksi tersebut secara siginifikan dinilai membantu pengembangan Kawasan Urban Aqua Culture untuk terus tumbuh dan menjalankan tugasnya sebagai salah satu titik sentral kawasan konservasi pesisir pantai yang ada di Kabupaten Tangerang.


Read More

Urban Aqua Culture

Pesisir pantai di Kabupaten Tangerang

None
None

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.