PENGOBATAN HERNIA NUKLEUS PULPOSUS DI RUMAH SAKIT PONDOK INDAH BINUS

Kesehatan

Pengobatan Hernia Nukleus Pulposus di RS Pondok Indah Bintaro

Rasa nyeri di pinggang kerap kali tidak diindahkan oleh penderitanya karena dianggap sepele atau efek dari kelelahan. Hati-hati, bisa saja nyeri itu disebabkan oleh Hernia Nukleus Pulposus dan ini dapat menganggu aktivitas Anda sehari-hari. Saat ini, cukup banyak rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan menangani keluhan ini dan salah satunya di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro.

Namun sebelum membahas lebih jauh, mungkin di benak Anda bertanya-tanya, sebenarnya apa itu Hernia Nukleus Pulposus? Berdasarkan penjelasan dari Pusat Data & Informasi PERSI, penyakit ini juga dikenal sebagai syaraf terjepit. Penyakit ini terjadi akibat gangguan yang disebabkan oleh menonjolnya (herniasi), bisa karena melelehnya lapisan atau bantalan permukaan ruas tulang belakang dari ruang antar sendi tulang belakang (diskus intevertebalis).

Pemicu Hernia Nukleus Pulposus

Untuk lebih jelas mengenai Pemicu Hernia Nukleus Pulposus berikut ulasannya. Tulang belakang (vertebra) sebenarnya memiliki susunan ruas-ruas tulang yang dihubungkan oleh sendi. Susunan ini memiliki awal di tulang leher (servikalis) hingga ke tulang ekor (oskoksigis). Di antara ruas-ruas tersebut terdapat bantalan yang memiliki nama sendi tulang belakang atau diskus intevertebalis. Di dalam sendi tulang belakang ini ada bahan berbentuk seperti jelly yang membuat tulang kita bergerak secara lentur yang disebut nukleus pulposus.

Ketika keluar atau meleleh dari bantalannya yang bisa disebabkan oleh bertambahnya usia atau terjadinya cedera, nukleus pulposus dapat berbentuk seperti minyak padat yang masuk ke dalam rongga ruas tulang belakang. Saat itu bagian dalam dari bantalan tersebut dapat menonjol keluar sehingga menekan saraf dan inilah yang menyebabkan Hernia Nukleus Pulposus atau saraf terjepit.

Ciri-Ciri Anda Menderita Hernia Nukleus Pulposus

Bagaimana Anda tahu bahwa menderita gangguan ini? Gejala awal yang akan Anda rasakan adalah munculnya rasa sakit seperti menusuk di bagian bokong, pinggul hingga satu bagian pada kaki. Ada juga rasa kesemutan yang acap kali terjadi di area betis, bahkan telapak kaki yang merupakan indikasi Anda menderita Hernia Nukleus Pulposus.

Selain di area tubuh bagian bawah, Hernia Nukleus Pulposus juga bisa terjadi di area dekat kepala yaitu di tulang leher. Indikasi utamanya adalah saat Anda menggerakkan leher akan terasa nyeri hingga area di atas tulang belikat atau bahkan sakit yang menjalar dari lengan hingga jari-jari Anda. Kesemutan yang terasa di sekitar area tersebut juga menjadi salah satu indikasinya.

Penderita Hernia Nukleus Pulposus kerap kali merasakan sakit yang luar biasa saat usai berdiri atau duduk, ketika Anda bersin atau batuk hingga tertawa, berjalan beberapa meter sambil membungkuk. Walaupun pemicu utamanya diakibatkan oleh usia atau cedera, namun terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda mengidap Hernia Nukelus Pulposus, yaitu kebiasaan merokok, sering mengangkat berat, obesitas dan keturunan dari orangtua yang menderita penyakit ini.

Pengobatan Hernia Nukleus Pulposus

Sebelum Anda mencoba pengobatannya, ada baiknya untuk memeriksa ke dokter terlebih dahulu. Demi memastikan apakah gangguan yang Anda rasakan ini memang disebabkan oleh Hernia Nukleus Pulposus.

Langkah pengobatan saat Anda masih menderita gangguan dalam skala ringan adalah dengan cara mengubah pola gaya hidup, berobat rutin ke dokter dan mengikuti fisioterapi. Saat fisioterapi, Anda akan dilatih untuk beraktivitas yang baik sehingga tidak memicu rasa sakit. Anda juga akan diminta menghindari mengangkat beban berat dulu selama kurang lebih dua bulan yang dilanjut dengan olahraga.

Namun bila Anda termasuk penderita Hernia Nukleus Pulposus yang akut maka tindakan medis pun perlu dilakukan. Salah satu tindakannya dinamakan Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD). Metode yang diterapkan di layanan Orthopedic Center, Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro ini diklaim bersifat nonbedah sehingga dapat mengurangi rasa sakit yang dialami pasien.

Metode PLDD Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro ini menggunakan teknologi laser yang disalurkan melalui jarum dan ditusukkan ke kulit dekat area yang terasa sakit kemudian energi yang dihasilkan akan membantu membebaskan saraf yang terjepit.


Read More

Artikel Lainnya

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Ell y.jpg

Kuliner

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Elly

07 December 2022, 16:31

Fore Coffee baru-baru ini mengumumkan menu pendamping baru yang tepat untuk jadi teman minum kopi dan menu ini merupakan hasil kreasi kolaborasi dengan Oma Elly.

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kot a.jpg

Bisnis

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kota

07 December 2022, 14:29

Pada akhir pekan lalu, Kawan lama Group kembali menggelar aksi donor darah secara serentak di puluhan gerai ACE serta Informa yang tersebar di 27 kota.

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital.jpg

Bisnis

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital

07 December 2022, 12:26

Perusahaan Amartha mengumumkan berhasil menggandeng hingga lebih dari 50.000 UMKM di Sumatera Barat untuk proses adopsi digitalisasi via Amartha+.

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rist a.jpg

Bisnis

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rista

06 December 2022, 16:16

Hadapi perwakilan Chatime dari enam negara lainnya, tea-rista Chatime Indonesia berhasil menyabet juara kedua di kompetisi brewed tea tingkat dunia di Taiwan.


Comments


Please Login to leave a comment.