Alat Pengukur Udara Akan Dipasang Walikota Jakut Di Lapak Arang Batok Dan Alumunium

Berita Kawasan

Pengukur Udara Akan Dipasang di Lapak Arang Batok & Alumunium

Udara merupakan unsur penting dalam kehidupan manusia. Baik dan buruknya kualitas udara sangat mempengaruhi kesehatan pernafasan dan tubuh manusia. Udara yang tercemar polusi tentunya akan berdampak negatif bagi yang menghirupnya. Sekarang ini, banyaknya teknologi maju diketahui udara telah tercemar dengan polusi.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah melakukan aksi untuk pengecekan daerah dan lahan-lahan yang kemungkinan besar dapat menghasilkan polusi. Pemerintah Kota Jakarta Utara akan memasang alat pengukur udara di sekitar lapak pembakaran arang batok dan peleburan alumunium, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara. Hal itu dilakukan guna memastikan sejauh mana kualitas udara di sekitar saat lapak tersebut beroperasi.

Alat Pengukur Udara Akan Dipasang Walikota Jakut Di Lapak Arang Batok Dan Alumunium

Dilansir utara.jakarta.go.id (13/09), Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, pemasangan alat akan menjadi sebuah dasar pengambilan kebijakan sesuai aturan yang berlaku. Memastikan pengontrolan kualitas udara sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan. "Tadi saya sudah perintahkan kepada Sudin Lingkungan Hidup untuk segera melaksanakan pemasangan alat pemantau sehingga ukurannya jelas. Dan ini akan menjadi sebuah dasar kebijakan," kata Sigit, saat ditemui di Jalan Inspeksi Cakung Drain RW 09, Kelurahan Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara.

[Baca Juga: 3 Cara yang Perlu Ditempuh Jakarta untuk Turunkan Polusi Udara]

Tak hanya memikirkan sanksi, dia menginginkan adanya perubahan cara pengolahan pembakaran batok kelapa dan peleburan alumunium dari tradisional ke teknologi. Menurutnya, kedua lapak tersebut memiliki peranan dalam pengolahan limbah sampah menjadi produk yang dibutuhkan masyarakat. "Untuk itu kami akan pantau dan memberikan pelatihan karena ke dua jenis usaha ini merupakan usaha olahan limbah. Jadi pemerintah tidak hanya memikirkan sanksi, tapi juga memikirkan kebijakan berdampak yang lebih panjang dan kompleks. Dengan tentunya tidak menoleransi terhadap penurunan baku mutu lingkungan," jelasnya.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Slamet Riyadi menjabarkan, alat pengukur udara akan segera dipasang di empat titik, yakni SDN Cilincing 07 Pagi, area sawah SDN Cilincing 07 Pagi, area Taman Pemakaman Umum (TPU) Semper, dan akses jalan menuju TPU Semper. "Alat pengukurannya dari Dinas LH. Dengan mengukur parameter Nitrogen Dioksida (NO2). Dari sana akan diketahui sejauh mana baku mutu kualitas udara di lokasi ini," terangnya.

[Baca Juga: Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemprov DKI Tanam Bougenville]

Pemilik lapak arang batok, Murdin Pati memastikan akan menjalani komitmen kesepakatan jam operasional produksi hanya pada malam hari. Hal itu dianggap tidak akan mengganggu kesehatan baik warga yang melintas maupun warga yang berdomisili di sekitar lapak tersebut. "Tadi juga Pak Wali menawarkan kita semua pemilik daftar menjadi Usaha Kecil Menengah (UKM). Kalau memang itu bisa, ya kita sih mau saja," tutupnya.

Hal ini sebagai salah satu cara untuk mengurangi polutan yang berdampak buruk bagi kesehatan warga. Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat merupakan konsentrasi pemerintah. Polusi sekarang ini sudah tidak bisa dihindari, tetapi upaya untuk mengurangi polusi tetap diperhatikan. Tak hanya tugas pemerintah, tetapi ini adalah tugas seluruh warga atau badan usaha sebagai bentuk kepedulian akan lingkungan.

Read More

Artikel Lainnya

Ada Bioskop Gratis Untuk Rakyat di Jakarta Timur

Berita Kawasan

Bioskop Rakyat di Jakarta Timur Ini Gratis untuk Hiburan Warga

25 February 2020, 21:00

Bioskop rakyat ini berkomitmen memutarkan film-film Indonesia berkualitas untuk memberikan hiburan gratis untuk warga sekitar.

BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta Sampai Akhir Februari

Berita Kawasan

BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta Sampai Akhir Februari

25 February 2020, 20:00

Masyarakat diimbau selalu tetap waspada dan hati-hati akan dampak dari cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda beberapa wilayah di Indonesia

Banjir di Bekasi,  Perumnas III Padam Listrik 10 Jam

Berita Kawasan

Banjir di Bekasi, Perumnas III Padam Listrik 10 Jam

25 February 2020, 19:30

Sejak pukul 7.30 WIB Selasa pagi, pepadaman listrik terjadi di beberapa tempat di Perumnas III Bekasi Timur.

Meski Menyegarkan, Ini Dampak Mandi Saat Tubuh Masih Berkeringat

Kesehatan

Meski Menyegarkan, Ini Dampak Mandi Saat Tubuh Masih Berkeringat

25 February 2020, 19:00

Mandi pada dasarnya menyehatkan. Namun ketika mandi dalam keadaan berkeringat ternyata malah menimbulkan dampak yang buruk bagi tubuh.


Comments


Please Login to leave a comment.