Bendera

Bisnis

Penurunan Penjualan Bendera Menjelang Kemerdekaan Indonesia

Bulan Agustus dikenal juga sebagai bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Di bulan ini, pemandangan bendera merah putih atau pun umbul-umbul menjadi pemandangan yang sering terlihat sehari-hari, karena banyaknya para penjual bendera yang menjual bendera merah putih, baik di toko atau pun di pinggir jalan. Pemandangan ini juga terlihat di Kota Malang, yang di beberapa sudut kota, sudah terlihat para penjual bendera.

Berdasar pantauan Pingpoint di beberapa sudut Kota Malang (4/8/2021), terlihat sudah cukup banyak para pedagang yang menjual bendera atau pun umbul-umbul. Pingpoint juga sempat menghampiri salah satu pedagang seorang ibu yang bernama Sayadi, yang menjual bendera di wilayah Mayjen WIyono, Kota Malang. Berdasarkan penuturan Sayadi, dirinya memang berjualan di pinggir jalan dan di depan rumah masyarakat, namun dirinya sudah mendapat izin dari pemilik rumah untuk berdagang. Untuk waktu berjualannya, Sayadi berdagang mulai pukul 7 pagi hingga pukul 6 sore.

Bendera

Terkait penjualan bendera tahun ini, menurut Sayadi, “Saya sudah jualan mulai tanggal 1 kemarin, tapi penjualan bendera atau pun umbul-umbul semakin hari semakin sepi. Tapi biasanya nanti mulai ramai lagi pembelinya waktu tanggal belasan, saat mendekati tanggal 17 Agustus.”

Bendera

Meskipun diperkirakan akan ramai saat mendekati tanggal 17 nanti, sejauh ini hasil penjualan Ibu Sayadi juga belum bisa dikatakan besar, apalagi jika dibandingkan dengan tahun lalu. “Dibandingkan agustusan tahun lalu, agustusan tahun ini pemasukannya semakin kecil. Meskipun sama-sama pandemi, tapi tahun lalu masih bisa dapat 2 juta rupiah dalam sehari, kalau tahun ini bisa dapat 500 ribu saja itu sudah bagus banget, alhamdulillah pokoknya kalau dapat segitu”, ujar Sayadi kepada PingPoint.co.id (4/8/2021).

Dengan pendapatan yang menurun tersebut, menurut Sayadi, harga bendera yang dia jual berkisar Rp 5.000 hingga Rp130.000. Kisaran harga tersebut, dibedakan oleh ukuran dan kualitas benderanya. Selain itu, dengan dirinya yang tetap berjualan bendera tahun ini, juga disebabkan oleh banyaknya rekannya yang biasanya juga menjual bendera, memilih beralih usaha. “Waktu pandemi ini, teman-teman yang jualan bendera semakin sedikit, mereka banyak yang tidak jualan lagi. Biasanya gara-gara mereka tidak ada modal untuk usaha ini atau bisa juga gara-gara mereka memilih usaha lainnya”, tutup Sayadi.


Read More

Artikel Lainnya

Penanjakan

Berita Kawasan

Sensasi 8 Derajat dan Sunrise yang (Nyaris) Tidak Terlihat di Penanjakan

21 September 2021, 21:09

Sejak dini hari, tempat ini sudah mulai dikunjungi masyarakat, beberapa bersama pasangan, keluarga, atau pun rekan-rekannya.

Desa Wisata Edelweis

Berita Kawasan

Desa Wisata Edelweis, Tempat Baru dengan Hamparan Bunga Abadi

21 September 2021, 20:08

Baru sekitar satu bulan disediakan café bagi pengunjung di tempat ini. Sebelumnya, tempat ini hanya berupa perkebunan saja.

Permudah Konsultasi Dokter Spesialis via Telemedicine, AlteaCare Resmi Dilunc urkan.jpg

Kesehatan

Konsultasi Dokter Spesialis via Telemedicine, AlteaCare Resmi Diluncurkan

21 September 2021, 19:07

Dengan menggandeng RS Mitra Keluarga, AlteaCare permudah pasien, khususnya dengan penyakit kronis, berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa perlu keluar dari rumah.

Laque Outfit 3.jpg

Kecantikan dan Fashion

Model Baju Kekinian Ala Drama Korea? Cek di Laque Outfit

21 September 2021, 18:08

Sedang mencari aneka outfit ala Drama Korea? Cobalah untuk melihat-lihat di Laque Outfit, sebuah toko Butik di Bandung.


Comments


Please Login to leave a comment.