Penyebab Rambut Rontok Saat Karantina di Rumah Saja

Kecantikan dan Fashion

Penyebab Rambut Rontok Saat Karantina di Rumah Saja

Pemerintah daerah DKI Jakarta telah memperpanjang masa Pembebasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal tersebut berarti, Anda harus menjalani aktivitas di rumah semakin panjang. Hampir memasuki dua bulan di rumah saja, tentunya pasti ada beberapa hal yang berubah seperti kebiasaan atau bahkan kondisi tubuh.

Mungkin saat beraktivitas di rumah saja, Anda juga mengalami kerontokan rambut yang tak biasanya. Bahkan terlihat lebih parah dari hari ke hari. Sebenarnya apa yang membuat masalah rambut rontok makin parah saat masa karantina? Adakah sebab khusus?

[Baca Juga: Waspada, Rambut Rontok Tanda Tubuh Kekurangan Kolagen]

Dilansir dari boldsky.com (30/4/2020) ketika Anda di rumah saja melakukan karantina mandiri, ada beberapa kebiasaan yang mungkin tidak Anda lakukan seperti biasanya. Seperti melakukan rutinitas perawatan rambut. Untuk menghindari keadaan yang makin parah, berikut beberapa penyebab rambut rontok Anda semakin parah saat di rumah aja.

1) Meninggalkan Rutinitas Perawatan Rambut

Saat di rumah saja, mungkin saja banyak aktivitas yang Anda lakukan sehingga tak melakukan rutinitas perawatan rambut, padahal seharusnya, rambut Anda menerima nutrisi yang dibutuhkan untuk tetap sehat dan indah. Rambut yang biasanya menerima perawatan rutin namun sekarang Anda lewatkan, tentu akan mengalami perubahan.

2) Terlambat atau Lebih Jarang Mencuci Rambut

Membiarkan minyak alami rambut agar tak kering memang dapat membuat rambut sehat alami. Namun membiarkannya terlalu lama juga tak baik untuk rambut. Membiarkan rambut lepek dapat membuat rambut mudah rontok. Alangkah lebih biak jika Anda mencuci rambut selambat-lambatnya tiga hari sekali.

Penyebab Rambut Rontok Saat Karantina di Rumah Saja

3) Membiarkan Rambut Terus-Terusan Dikuncir

Mungkin saat di rumah Anda malas membiarkan rambut tergerai karena membatasi ruang gerak. Namun menguncirnya setiap saat dan tidak menyisirnya dapat membuat kerontokan pada rambut. Memang menyisir rambut terlalu sering juga tak baik, sisir rambut Anda setidaknya sehari atau dua hari sekali. Biarkan rambut Anda beberapa saat agar tak mudah rusak dan patah karena terlalu sering ditarik-tarik.

[Baca Juga: Rambut Rontok Setelah Menyisir? Coba 5 Pilihan Sampo Ini]

4) Makan Makanan Tidak Sehat

Mengkonsumsi makanan tidak sehat bukan hanya buruk untuk kesehatan tubuh, namun juga kesehatan rambut. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein tidak hanya membuat tubuh Anda menjadi bugar, namun juga menguatkan akar rambut Anda dan mencegah banyak kesusahan rambut, termasuk rambut rontok. Menjaga pola makan Anda adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan rambut.

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan kerontokan pada rambut saat masa di rumah saja yang perlu Anda perhatikan.

Read More

Artikel Lainnya

Hari Ulang Tahun Kota Bogor Dirayakan Via Konferensi Video .jpg

Berita Kawasan

Hari Ulang Tahun Kota Bogor Dirayakan Via Konferensi Video

06 June 2020, 13:00

Di ulang tahun ke 538, Hari Jadi Bogor dirayakan dengan sederhana tak seperti biasanya karena terselenggara di tengah pandemi.

berjalan tertib, begini prosedur rapid test di sukolilo2.jpg

Berita Kawasan

Berjalan Tertib, Begini Prosedur Rapid Test di Sukolilo

06 June 2020, 12:00

Sepekan sudah uji cepat dan uji swab dilakukan di penjuru Surabaya. Pelaksanaan relatif berlangsung tertib, seperti yang terjadi di kawasan Terminal Keputih Sukolilo.

Kota Bekasi Perpanjang PSBB Kembali Hingga 2 Juli .jpg

Berita Kawasan

Kota Bekasi Perpanjang PSBB Kembali Hingga 2 Juli

06 June 2020, 11:00

Sembari menjalankan masa new normal, Kota Bekasi kembali memperpanjang masa PSBB selama 28 hari

Begini Caranya Atasi Wajah Berminyak Secara Alami Lidah Buaya

Berita Kawasan

Baru! Kota Malang Ciptakan Kampung Aloe vera di Masa Pandemi COVID-19

06 June 2020, 10:46

Kampung Aloe vera diinisiasi Pertamina Fuel Terminal Malang melalui Program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)


Comments


Please Login to leave a comment.