Perawatan Kecantikan dari Chiara Lionel Salim, Pejuang Psoriasis

Kecantikan dan Fashion

Perawatan Kecantikan dari Chiara Lionel Salim, Pejuang Psoriasis

Pejuang Psoriasis dan part time makeup artist Chiara Lionel Salim mulai aktif berbagi dan advokasi penyakit autoimun ini sejak duduk di bangku SMA pada 2015. Saat kuliah aktivitas tersebut terus berlanjut dengan berbagi informasi via media sosial pribadi dan edukasi langsung keluarga, teman, dan lingkungan sekitar.

Dia menyadari kurangnya informasi dan kesadaran masyarakat mengenai Psoriasis dan kemudian membentuk Psoriasis ID, sebuah platform online yang menyajikan pengetahuan dwibahasa tentang Psoriasis dan menyediakan tempat aman bagi para pejuang lain.

Perawatan Kecantikan dari Chiara Lionel Salim, Pejuang Psoriasis

Chiara merupakan pejuang Psoriasis dan Psoriasis-Artritis sejak tahun 2008 serta Penyintas Transverse Myelitis (2012). "Saya didiagnosis menderita Psoriasis Plak di bagian utama tubuh saya. Saya juga menderita Psoriasis kuku dan kulit kepala. Hanya dalam beberapa tahun terakhir, saya mulai mengalami gejala Psoriatic Arthritis," dia menjelaskan dalam acara Kelas Media virtual bertema Psoriasis, Lebih dari Sekadar Penyakit Kulit yang berlangsung pekan lalu.

Dia mengetahui penyakitnya saat berumur 9 tahun. "Itu dimulai hanya dengan cedera kecil di kaki saya yang hilang tetapi terus kembali. Dokter anak saya mengira itu infeksi, dia merujuk saya ke dokter kulit. Selama itu, saya terus mencoba berbagai jenis krim untuk mengobatinya sampai bercak membesar dan menyebar dengan cepat. Kemudian, orang tua saya memikirkan Psoriasis, karena paman saya mengidapnya," dia bercerita.

[Baca Juga: PSONESIA, Aplikasi untuk Pastikan Penanganan Tepat Penyakit Psoriasis]

Selain itu, Chiara juga memiliki hobi menggunakan wajah sebagai kanvas. Akibat kecintaannya pada skincare dan makeup, dia pun memulai karier sebagai part time makeup artist atau MUA. Lalu, bagaimana perawatan kecantikan seorang Pejuang Psoriasis? Berikut beberapa tips skincare dan makeup dari Chiara:

  • Setiap pagi dan sore mengoleskan pelembap dan salep
  • Memilih produk skincare dan makeup yang fagrance free serta alchohol free
  • Selalu membersihkan makeup dengan benar setelah mengnenakannya
  • Menghindari skin care dengan active ingridient seperti retinol yang malah bisa menyebabkan iritasi

[Baca Juga: Haruskah Melupakan Rutinitas Perawatan Kulit Saat dalam Isolasi?]

Dari sisi kesehatan, Chiara pun memiliki tips untuk Anda:

  • Menghindari olahraga dan aktivitas yang akan membuat saya sangat lelah
  • Menghindari stres dengan meditasi
  • Menjaga pola makan dengan menghindari bahan yang bisa memicu munculnya Psoriasis seperti gorengan
  • Rutin mengonsumsi obat. Karena sudah lama mengonsumsi obat oral, sekarang sudah kebal. Chiara kemudian beralih ke obat suntik

Perjuangannya selama 11 tahun dengan Psoriasis membuatnya terlatih melakukan perawatan kulit. Pengalaman belasan tahun itulah kemudian yang mengakibatkan Chiara piawai memilih skincare dan makeup yang tepat untuknya. Tepat di sini adalah yang tidak membuat Psoriasis semakin parah dan mampu mencapai fase remisi, ketika gangguan-gangguan kulit yang dialaminya nyaris tidak muncul.

Read More

Artikel Lainnya

JILF 2020 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

Pendidikan

JILF 2021 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

05 December 2020, 15:02

Berangkat dari keinginan untuk mendengarkan narasi dari suara-suara yang lama diredam, Road to JILF 2021 mengusung tema “Heroes: (Re)making History”.

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.


Comments


Please Login to leave a comment.