Percaya Kabar Hoax, Warga Kelurahan Angke Sempat Enggan Tes Swab .jpg

Kesehatan

Percaya Kabar Hoax, Warga Kelurahan Angke Sempat Enggan Tes Swab

Isu palsu atau hoaks tampaknya memang dapat menyulitkan pekerjaan tim medis yang saat ini terus berusaha membantu usaha pemerintah memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Hal ini bisa dilihat dari apa yang terjadi baru-baru ini di Kelurahan Angke. Dengan tim medis dari Puskesmas Kecamatan Tambora, Jakarta Barat yang sempat ditolak untuk melakukan tes swab terhadap sejumlah warga di sana akibat masyarakat percaya dengan isu penyebaran COVID-19 melalui sarang tangan karet tim medis.

Penolakan itu terjadi ketika tim medis Puskesmas Kecamatan Tambora melakukan screening COVID-19 pada 18 Juni 2020. Di mana kegiatan ini merupakan bagian dari program puskesmas tersebut yang menargetkan 1.500 spesimen sampel yang diambil dari tes swab di kawasan Kecamatan Tambora. Tes untuk deteksi COVID-19 ini pun diawali dengan kegiatan yang diadakan di Pasar Jembatan Dua.

Percaya Kabar Hoax, Warga Kelurahan Angke Sempat Enggan Tes Swab.jpg

Kemudian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan tim medis yang bergerak ke Pasar Kampung Bebek untuk melakukan tes swab terhadap para warga RW 04 dan 05 di Kelurahan Angke. Di sinilah mereka menemukan rintangan dengan para warga yang menolak karena percaya dengan isu hoaks yang menyebut sarung tangan tim medis tidak pernah diganti sehingga berpotensi menyebarkan virus Corona penyebab COVID-19.

“Mereka takut (sarung tangan) gak pernah diganti. Tapi, kami bersama tim puskesmas Kelurahan Angke telah memberikan pemahaman sekaligus sosialisasi tentang prosedur penanganan COVID-19 kepada pengurus RW dan RT. Sarung tangan hanya digunakan sekali, usai periksa spesimen, tim medis pakai sarung tangan baru lagi,” sebut Lurah Angke Teddy Martadilla, sebagaimana dikutip dari barat.jakarta.go.id (18/6/2020).

[Baca Juga: Pemkot Semarang Lebih Pilih Tes Swab untuk Tes Massal]

Kemudian setelah dijelaskan secara seksama oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kelurahan Angke, para warga pun akhirnya memahami bahwa isu itu hanya kabar hoaks semata. Dengan 103 orang dari RW 04 dan RW 05 secara sukarela mengikut tes swab tersebut.

Disinyalir isu mengenai hoaks ini serupa dengan yang disebarkan pada awal Juni 2020 di lingkungan Kota Semarang. Di mana muncul pesan berantai yang disebarkan via aplikasi chat. Pada pesan berantai tersebut dituliskan mengenai bagaimana tim medis yang melakukan rapid test COVID-19 tidak pernah mengganti sarung tangannya. Sehingga kegiatan screening dapat memicu penularan COVID-19. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 pun sudah membantah isu ini melalui laman resminya dan menyebut, ini merupakan hoaks.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.