Percepat Penanganan COVID-19, Kota Bandung Segera Resmikan Lab BSL-2

Kesehatan

Percepat Penanganan COVID-19, Kota Bandung Segera Resmikan Lab BSL-2

Kota Bandung pada tanggal 22 April resmi menghentikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengklaim telah berhasil menekan angka penyebaran COVID-19 imbas diberlakukannya PSBB selama dua pekan.

Meski begitu Pemkot Bandung terus melakukan sejumlah langkah terkait pengangan wabah penyakit yang berasal dari virus corona SARS-CoV-2 tersebut. Salah satunya dengan menyiapkan laboratorium Biosafety Level (BSL 2). BSL-2 sendiri adalah laboratorium yang digunakan untuk menguji agen penyakit yang cukup potensial membahayakan petugas laboratorium dan lingkungannya.

[Baca Juga: Evaluasi PSBB, Walkot Bandung Keluarkan Perwal Baru]

Berdasarkan hasil laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, laboratorium ini akan resmi diluncurkan pada 11 Mei 2020. Wali kota Bandung Oded M Danial mengatakan, saat ini pihaknya terus berusaha mempercepat pembangunan laboratorium BSL-2. Rencananya, laboratorium tersebut akan berada di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung.

Dengan adanya laboratorium BSL-2, Oded berharap dapat mempercepat proses pemeriksaan pasien virus corona. Hal itu penting untuk mengurai antrean yang biasanya disebabkan oleh mimimnya fasilitas pengecekan tes COVID-19 di Kota Bandung.

Percepat Penanganan COVID-19, Kota Bandung Segera Resmikan Lab BSL-2

Selain itu, menurutnya, dengan semakin cepatnya proses pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium BSL-2, maka Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung untuk melakukan proses pemetaan kasus COVID-19 bisa semakin mudah. Hal ini juga tentunya akan membuat penanganan semakin cepat dan tepat sasaran.

Untuk diketahui, pengadaan laboratorium BSL-2 ini merupakan kerja sama antara Pemkot Bandung dengan Institut Teknologi Bandung. Nantinya, tes COVID-19 yang dilakukan di laboratorium tersebut akan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR). Sebab, sampai saat ini tes PCR masih dianggap paling akurat untuk mendeteksi seseorang yang terinfeksi COVID-19.

[Baca Juga: Ribuan Pekerja di Bandung Kena PHK Selama Masa Pandemi COVID-19]

Oded pun meminta doa masyarakat Kota Bandung agar proses pembuatan laboratorium ini bisa berjalan lancar tanpa kendala. Sebab, bukan hanya sebagai bantuan untuk penanganan COVID-19 saja, namun akan bermanfaat dalam waktu cukup panjang dalam sistem kesehatan di Kota Bandung.

“Mudah-mudahan berjalan sesuai jadwal. Dan kita punya lab,” ujar dia.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.