Perempuan yang Tak Bisa Dieja Karya Kolaborasi 3 Seniman Indonesia

Berita Kawasan

Perempuan yang Tak Bisa Dieja: Karya Kolaborasi 3 Seniman Indonesia

Apa jadinya jika tiga seniman lintas media melakukan sebuah kolaborasi? Hasilnya adalah sebuah buku berjudul Perempuan yang Tak Bisa Dieja. Buku yang baru saja terbit ini merupakan hasil kolaborasi dari penyair Sapardi Djoko Damono, fotografer Darwis Triadi serta perancang busana kebaya Vera Anggraini.

“Perempuan yang Tak Bisa Dieja merupakan sebuah apresiasi terhadap perempuan,” kata Darwis Triadi. Selain berisikan kata-kata indah yang ditulis oleh Sapardi, buku Perempuan yang Tak Bisa Dieja ini juga memuat beragam foto perempuan dengan balutan kebaya karya Vera Anggraini yang dijepret oleh maestro foto Darwis Triadi.

Sebagai bagian dari peluncuran Perempuan yang Tak Bisa Dieja, ketiga seniman itu pun mengadakan pameran di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran Perempuan yang Tak Bisa Dieja itu bisa dinikmati masyarakat umum sejak 20 Februari sampai dengan 20 Maret 2020 setiap pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB.

[Baca Juga: Pameran Seni Premium Art Moments Jakarta Kembali Digelar]

Digelarnya pameran tersebut juga untuk memperingati 40 tahun Darwis Triadi berkarya di dunia fotografi serta merayakan ulang tahun ke-80 Sapardi Djoko Damono. Akan ada banyak kegiatan yang disuguhkan dalam pameran tersebut diantaranya pameran fotografi dan workshop fotografi.

Selain itu, ada pula pembacaan sajak-sajak Sapardi Djoko Damono dan yang spesial adalah tribute untuk mengenang seniman legendaris Indonesia Djaduk Feriyanto.

Bagi yang tertarik, kalian bisa langsung mengunjungi Museum Nasional, Jakarta Pusat Gratis tanpa dipungut biaya.

Perempuan yang Tak Bisa Dieja Karya Kolaborasi 3 Seniman Indonesia

Profil Seniman Perempuan yang Tak Bisa Dieja

Sapardi Djoko Damono merupakan seorang sastrawan yang banyak menelurkan karya bermutu. Lahir di Surakarta, 20 Maret 1940, SDD sudah menerbitkan kurang lebih 35 karya sastra baik puisi maupun novel. Pengagum sastrawan W.S Rendra ini karya-karyanya juga sudah dibuat musikalisasi puisi sejak 1987. Bentuk musikalisasi puisi pun banyak dikenal masyarakat berkat inisiatif Sapardi mengajak musisi mengaransemen puisinya.

[Baca Juga: Ada Batik Betawi Kuno Tersimpan di Museum Tekstil]

Sementara itu, Darwis Triadi merupakan seorang maestro fotografi. Ia mulai berkecimpung di dunia fotografi pada tahun 1980. Karya pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, pada 15 Oktober 1954 itu juga pernah dimuat di majalah tahunan berskala internasional Hasselblad. Selain itu, majalah internasional Vogue juga pernah memajang karyanya pada artikel spesial tentang Indonesia.

Nama terakhir ada Vera Anggraini. Vera adalah seorang desainer terkemuka Indonesia yang menjadi langganan para pejabat dan artis Indonesia. Perempuan berusia 46 tahun ini memilih fokus merancang kebaya yang kini menjadi ciri khas-nya. Pada 2002, Vera berkarier mandiri dengan mendirikan Vera Kebaya agar lebih fokus pada upaya merancang kebaya Nusantara.


Read More

Artikel Lainnya

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utar a.jpg

Pendidikan

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utara

09 December 2022, 15:51

Pemkot Jakarta Utara memiliki program bernama Karedok yang pada dasarnya menggabungkan kegiatan edukatif seru untuk menguatkan literasi bagi anak-anak sekolah di wilayahnya.

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Sol o.jpg

Berita Kawasan

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Solo

09 December 2022, 13:49

Sejak awal Desember 2022, suasana perayaan Natal sudah bisa dilihat di Kota Solo dengan lampu-lampu yang menghiasi jalan bahkan dibentuk ala pohon Natal.

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaa n.jpg

Bisnis

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaan

09 December 2022, 11:46

Infinix Indonesia pada pekan ini secara resmi meluncurkan Note 12 2023 dan sudah bisa dibeli dalam momen first sale pada hari ini 9 Desember 2022.

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gem pa.jpg

Kesehatan

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gempa

08 December 2022, 15:41

Selama tiga hari, relawan dari Fakultas Keperawatan Unpad berada di lokasi posko korban gempa Cianjur untuk memberikan layanan kesehatan fisik dan mental bagi para korban.


Comments


Please Login to leave a comment.