Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Memulai Kerokan

Kesehatan

Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Memulai Kerokan

Kerokan masih menjadi alternatif bagi masyarakat di Indonesia untuk menyembuhkan berbagai penyakit, salah satunya masuk angin. Biasanya, metode kerokan ini dilakukan di pengobatan tradisional seperti tempat pijat atau bahkan bisa dilakukan dilakukan dengan meminta bantuan orang lain. Bahannya yang mudah didapat yakni balsam atau minyak urut dan juga koin, menjadi alasan orang memilih metode kerokan untuk menyembuhkan penyakitnya.

Kerokan sendiri di kalangan kedokteran masih menjadi perdebatan. Ada yang melarangnya karena dianggap tidak aman, ada pula yang menganjurkannya dengan syarat tidak boleh menjadi kebiasaan. Jika menjadi kebiasaan, ditakutkan banyak pembuluh darah yang pecah akibat kerokan. Untuk diketahui, sebenarnya warna merah yang timbul akibat dikerok itu merupakan tanda pembuluh darah halus (kapiler) di bawah permukaan kulit yang pecah. Jika terjadi seperti itu, efeknya bahkan mengakibatkan penyakit stroke.

[Baca Juga: Mengenal Masuk Angin yang Sering Dialami Masyarakat]

Menurut dokter Mulyadi Tedjapranata yang juga membuka praktek di klinik Medizone Jakarta, hal yang membuat orang merasa nyaman setelah kerokan lebih dikarenakan tubuh melepas hormon endofin dalam taraf normal. Bahkan secara ilmiah katanya, kerokan terbukti mampu mengobati gejala masuk angin atau sindroma angin yang memiliki gejala nyeri otot atau mialga.

“Prinsip kerokan adalah meningkatkan temperatur dan energi pada tubuh yang dikerok. Peningkatan energi ini dilakukan melalui perangsangan kulit tubuh bagian luar,” paparnya.

Meski begitu, kerokan tidak bisa dilakukan sembarangan. Harus dengan cara yang benar agar tidak malah membuat kondisi Anda semakin buruk. Inilah beberap hal yang harus diperhatikan ketika Anda ingin kerokan.

Lakukan Kerokan Dari Atas ke Bawah

Ketika mulai mengerok, usahakan menggunakan alat yang ujungnya tumpul, baik itu koin atau pun alat pijat. Pada dasarnya bagian tubuh yang biasa dikerok ketika mengalami masuk angin adalah leher, punggung, bahu, dada, dan pinggang. Yang perlu diperhatikan ketika mengerok adalah harus mengikuti alur tulang rusuk. Kemudian cara mengeroknya harus satu arah dari atas ke bawah. Agar lebih efektif, kerokan juga harus dilakukan berdasarkan titik akupunktur dengan meridian yang sesuai dengan kondisi Anda.

Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Memulai Kerokan

Konsumsi Makanan Pendukung

Untuk mempercepat proses penyembuhan setelah dikerok, cobalah untuk mengonsumsi beberapa makanan seperti jeruk, tomat, minuman hangat jahe, atau sup kaldu ayam. Hal itu untuk mendukung sistem imun supaya Anda lebih kuat.

Jangan Melakukan Kerokan di Leher Bagian Depan

Pada umumnya, kerokan boleh dilakukan di bagian tubuh apa saja kecuali leher bagian depan. Hal itu dikarenakan, leher bagian depan merupakan tempat bagi tulang - tulang rawan untuk membantu sistem pernapasan. Selain itu, pada leher juga terdapat saluran pembuluh darah besar yang langsung terhubung ke pembuluh darah di otak. Jadi sebaiknya hindari kerokan di bagian tersebut.

[Baca Juga: Masuk Angin Tergolong Penyakit Sungguhan atau Mitos?]

Jangan Mandi Setelah Kerokan

Setelah kerokan sebaiknya segeralah beristirahat dan jangan langsung mandi. Sebab, kondisi tubuh ketika dikerok berubah menjadi panas. Jika langsung mandi, maka tubuh akan kaget karena perubahan suhu yang drastis dalam jangka waktu yang sangat singkat. Ditakutkan, hal itu bisa membuat Anda terkena angin duduk atau nyeri dada akibat otot jantung kurang mendapatkan pasokan oksigen dari aliran darah. Berilah jarak waktu antara setelah kerokan dengan waktu mandi. Hal itu juga agar pembuluh darah yang terbuka saat kerokan tidak langsung tertutup kembali dengan cepat karena terkena guyuran air dingin.

Jika setelah kerokan kondisi Anda berangsur membaik, maka Anda telah melakukan cara kerokan dengan benar. Namun jika ternyata malah semakin memperburuk kondisi Anda, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter terdekat.


Read More

Artikel Lainnya

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semakkan Konser di JIS.jpg

Hobi dan Hiburan

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semarakkan Konser di JIS

09 February 2023, 11:44

Pada akhir pekan kemarin konser Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya Dewa 19 sukses menghibur puluhan ribu baladewa dan baladewi yang berkumpul di JIS.

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024.jpg

Berita Kawasan

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024

08 February 2023, 15:59

Dalam Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024, lima kelurahan mengajukan 580 usulan dengan total pagu mencapai lebih dari ratusan miliar rupiah.

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UG M.jpg

Kesehatan

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UGM

08 February 2023, 13:57

Dengan data yang belum lama ini dirilis IDAI terkait semakin meningkatnya kasus diabetes terhadap anak, pakar kesehatan UGM memberikan sarannya agar buah hati Anda terhindar dari penyakit ini.

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW.jpg

Hobi dan Hiburan

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW

07 February 2023, 14:00

Gaikindo Jakarta Auto Week 2023 nantinya tak hanya berisikan pameran otomotif tapi juga siap didampingi acara konser seru bertajuk Jakarta Concert Week 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.