Perhatikan Langkah Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Restoran

Kuliner

Perhatikan Langkah Pencegahan Penularan COVID-19 di Restoran

Indikasi penyebaran Virus Corona SARS-CoV-2 pada ruangan tertutup jauh lebih berisiko dibanding ruangan terbuka. Menurut hasil penelitian gabungan dari beberapa peneliti Jepang seperti Ministry of Health menyatakan, risiko penyebaran virus yang mengakibatkan penyakit COVID-19 jauh lebih tinggi di ruang tertutup. Reaksi penyebaran virus di ruangan tertutup 19 kali lebih cepat dibandingkan dengan ruangan terbuka. Hal ini dipertegas Hong Kong peer review yang mengatakan, dari sekitar 7.000 kasus hanya 1 kasus penularan wabah yang terjadi di ruang terbuka.

Masalah penyebaran virus di ruangan tertutup mencakup berbagai sektor, salah satunya adalah pada sektor kuliner, terkait layanan restoran yang semakin terpuruk. Menilik kilas balik dari beberapa kejadian pada awal tahun 2020 tepatnya bulan Januari, terjadi kasus penularan COVID-19 di salah satu restoran di Guangzhou, China. Melansir dari cdc.gov, skenario kasus penyebaran virus saat itu menimpa beberapa keluarga yang makan bersama di restoran pusat kota Guangzhou, China Selatan.

Tengok Kasus Negara Lain, 5 Tempat Ini Risiko Tinggi Penularan COVID-19

Skenario penggambaran dari kasus ini berawal dari sebuah keluarga yang datang ke restoran untuk dine in atau makan di tempat. Mereka duduk diantara dua kelompok keluarga lainnya yang berada di satu jalur pendingin ruangan (AC). Singkatnya, ketiga keluarga tersebut berada dalam satu jalur sirkulasi udara yang sama. Setelah makan di restoran tersebut, beberapa orang dari keluarga tersebut terdiagnosa positif COVID-19. Dalam hitungan minggu, beberapa orang yang berada di ketiga meja restoran tersebut mengidap penyakit yang sama.

[Baca Juga: Tengok Kasus Negara Lain, 5 Tempat Ini Risiko Tinggi Penularan COVID-19]

Menanggapi kasus ini, Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa satu orang yang mengidap COVID-19 telah menularkan sembilan orang lainnya yang berada sejalur dengan sirkulasi pendingin ruangan, sedangkan pelanggan lainnya yang berada di luar jalur tersebut tidak terinfeksi.

Perhatikan Langkah Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Restoran

Bukan Melalui Alat Makan

CDC mempertegas bahwa, penularan ini terjadi tidak melalui alat makan (platter), meja, tombol lift atau benda-benda yang sering tersentuh, melainkan jalur udara. Meski tidak dinyatakan sebagai virus yang bersifat airborne (melayang), hempasan udara dari pendingin ruangan dapat membawa sejumlah partikel virus (droplet) dari satu meja ke meja lainnya.

Melihat kondisi wabah yang masih belum membaik rasanya membuat restoran harus merubah serving metodh agar bisa tetap memberikan pelayanan yang sesuai dalam kondisi seperti ini. Mencakup hal tersebut, salah satu pemilik restoran ternama di Washington D.C Steve Salis dalam Biz Journals, memberikan beberapa cara untuk meminimalkan terjadi penyebaran virus di restoran.

Perhatikan Langkah Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Restoran

Dimulai dari menjaga kebersihan pelanggan sebelum makan dengan menyediakan finger bowl (air kobokan) dan lap tangan seperti di restoran-restoran Jepang. Menyediakan westafel di setiap ruang makan juga cukup disarankan untuk restoran yang memiliki private room atau kubikel. Selain itu, perlu adanya penataan meja makan yang disesuaikan dengan batas jarak yang cukup.

Atur ulang sirkulasi udara ruangan dan berikan ruangan yang lebih privasi agar setiap pelanggan mendapatkan ruang yang aman untuk melakukan dine in di restoran. Setiap restoran juga harus memastikan kesehatan chef dan pramusaji mereka secara berkala. Tidak hanya itu, perlu adanya penyesuaian menu yang lebih sederhana untuk menghindari proses memasak yang memerlukan sentuhan khusus.

Perhatikan Langkah Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Restoran

Melihat protokol physical distancing, layanan dine in pada restoran masih menjadi hal yang tabu untuk dilakukan. Di lain sisi, pelaku bisnis restoran pun tidak selalu dapat mengandalkan daya jual makanan hanya melalui delivery order karena daya jual makan di tempat yang hilang. Demikian, perlu ada pengembangan inovasi dari layanan restoran untuk merubah pola penyajian makan di restoran untuk mengadaptasi kondisi wabah saat ini hingga waktu yang belum ditentukan.

Read More

Artikel Lainnya

Warga Tambakrejo Dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

Properti dan Solusi

Warga Tambakrejo dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

26 January 2021, 20:09

Kini sesuai janji Wali Kota Semarang, Kampung Nelayan sekarang telah didirikan Pemerintah Kota Semarang yang diperuntukkan bagi warga Tambakrejo.

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini.jpg

Properti dan Solusi

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini

26 January 2021, 19:09

Hadir dengan desain yang lebih premium serta fitur yang lebih oke dibandingkan pendahulunya, realme Watch S Pro dibanderol di bawah Rp2 jutaan.

Krematorium Wahana Mulia Abadi Beroperasi Kebali dengan Alat Ramah Lingkungan

Berita Kawasan

Krematorium di Yogyakarta Gunakan Alat Ramah Lingkungan

26 January 2021, 18:09

Wali kota pun sangat mengapresiasi keberadaan krematorium dan berharap tempat tersebut memang disiapkan sehingga bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kota Yogyakarta.

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal di Jakarta Tak Berdampak

Bisnis

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal Tidak Tingkatkan Bisnis

26 January 2021, 18:05

Penambahan jam operasi pusat perbelanjaan dan restoran sebanyak satu jam di PPKM tahap dua dinilai tidak akan membawa dampak signifikan.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Suki 7 months, 3 weeks lalu
    suki

    yuuukkk MABAR game dupa88 guuys.... seru asik dan bisa bikin bengkak tak terbatas rek tabungan kita juga, banyak bonus bonus yang bisa kita dapatin dan jackpot yang luar biasaaa.... mau kaya ya di dupa88 ajaaa bukan yang lain..