Perilaku Narsistik Diklaim Mampu Kurangi Depresi

Kesehatan

Perilaku Narsistik Ternyata Mampu Kurangi Depresi

Narsistik merupakan kondisi mental di mana menyebabkan orang memiliki kebutuhan dan keinginan ekstrem akan perhatian dan dikagumi yang berlebihan. Kondisi ini membuat seseorang kekurangan empati terhadap orang lain. Sehingga orang yang memiliki kondisi ini kerap kali tidak memerhatikan orang sekitar dan hanya fokus pada dirinya sendiri.

Akan tetapi menurut penelitian yang baru saja dilakukan di Queen's University Belfas, menyatakan kondisi narsistik bermanfaat untuk kesehatan mental seseorang karena kondisi ini memiliki keuntungan untuk melindungi diri dari masalah kesehatan mental seperti depresi dan stres yang lebih berat.

Perilaku Narsistik Diklaim Mampu Kurangi Depresi

Penelitian yang diterbitkan pada jurnal ilmiah Personality and Individual Differences dan European Psychiatry ini menggunakan 700 responden dalam tiga studi yang terpisah. Para responden diminta untuk mengisi kuesioner yang terdiri dari pertanyaan yang mengukur narsistik subklinis, ketangguhan mental, gejala depresi dan stres yang dirasakan.

[Baca Juga: Apakah Anda Terkena Gangguan Kepribadian Narsistik?]

Melansir dari boldsky.com (4/11/2019) dari penelitian ini, peneliti membagi dua bentuk narsistik, yaitu muluk dan rentan. Dari hasil tersebut, orang-orang yang masuk dalam kategori narsistik rentan cenderung lebih defensif dan memandang orang lain sebagai musuh dan kompetitor. Sedangkan orang yang masuk dalam kategori narsistik muluk memiliki keinginan berlebihan dengan status dan kekuasaan.

Selain itu, penelitian tersebut menunjukan salah satu sifat dari narsistik muluk adalah besarnya kesejahteraan mental dan kepercayaan diri yang cukup tinggi sehingga orang yang masuk dalam kategori ini memiliki risiko yang sangat rendah terhadap depresi atau stres.

[Baca Juga: Kenali Sosok Orang Yang Memiliki Kepribadian Ganda]

Menurut peneliti, narsistik memang sebuah kondisi mental, yang tidak bisa dinilai baik atau buruknya. Melainkan, narsistik merupakan ekspresi dari sifat manusia yang mungkin bermanfaat atau berbahaya bagi orang lain, hal ini bisa dilihat sesuai konteks yang ada.

Walaupun hasilnya baik, Anda tak bisa serta merta menganggungkan kondisi narsistik. Pasalnya, kondisi yang dimiliki setiap orang berbeda-beda. Gangguan kepribadian narsisistik dapat menimbulkan keterbatasan dan masalah sosial dan komunikasi. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada pekerjaan, sekolah, dan hubungan.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.