Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Ting gi.jpg

Bisnis

Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Tinggi

Melalui program Jakpreneur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan platform untuk memfasilitasi serta kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kewirausahaan untuk ranah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pemprov DKI Jakarta pun terus berusaha mengembangakan program ini agar semakin mampu mewadahi para UMKM di Ibu Kota termasuk dari sisi kualitasnya. Hal ini terlihat dalam perjanjian kerjasama yang baru-baru ini digelar dengan empat perguruan tinggi di Jakarta terkait agenda pelaksanaan pengembangan kewirausahaan terpadu.

Empat perguruan tinggi yang digandeng Pemprov DKI Jakarta adalah Perbanas Institute, Universitas Persada Indonesia YAI, Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan Universitas Prof. Dr. Hamka atau UHAMKA. Di mana Pemprov DKI Jakarta yang diwakili Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) bertemu dengan para rektor empat perguruan tinggi tersebut pada 23 Februari 2021 di Ruang Serbagunan Dinas PPKUKM di Jakarta Utara.

Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Tinggi.jpg

Berdasarkan penjelasan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Andri Yansyah, terdapat empat tujuan dari program kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta dan empat perguruan tinggi tersebut. Di mana hal ini sejalan dengan misi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama periode kepemimpinannya di tahun 2017-2022.

“Kegiatan ini bertujuan agar dapat: (1) Menumbuhkembangkan potensi kewirausahaan dengan mendorong dan memfasilitasi penciptaan wirausaha di Provinsi DKI Jakarta (2) Meningkatkan kualitas dan pendayagunaan sumber daya manusia sebagai wirausaha melalui pemanfaatan teknologi dan sumber daya lokal agar memiliki keunggulan kompetitif bagi penguatan ekonomi Provinsi DKI Jakarta; (3) Mengurangi penggangguran dan kemiskinan melalui peningkatan kesempatan berwirausaha; dan (4) Meningkatkan jumlah wirausaha yang mandiri, berkualitas, tangguh, dan handal melalui pengembangan skala usaha produktif, baik yang dikelola perorangan maupun kelompok,” papar Andri sebagaimana dikutip dari rilis yang diunggah di laman ppid.jakarta.go.id (23/2/2021).

[Baca Juga: Warga Kecamatan Gambir Ikut Program Kewirausahaan]

Dari sisi jumlah wirausaha yang telah bergabung dalam program Jakpreneur, Andri menyebut sudah ada 226.280 yang tergabung hingga tahun 2020 dengan 33.482 di antaranya yang telah memiliki perizinan. Melalui perjanjian kerjasama dengan empat perguruan tinggi tersebut dalam Jakpreneur, Pemprov DKI Jakarta juga menyimpan harapannya terkait pertumbuhan ekonomi di masa pandemi hingga menekan angka pengangguran di Ibu Kota. Karena berdasarkan data dari BPS Provinsi DKI Jakarta hingga Agustus 2020, angka pengangguran di wilayahnya sudah menyentuh angka 572.780 orang.

“Selain sebagai wadah bagi peserta Jakpreneur, kami juga berharap melalui kegiatan ini dapat mengurangi pengangguran dan pengentasan kemiskinan, serta membantu menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM,” imbuh Plt Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta itu.

Read More

Artikel Lainnya

Selama Ramadan, Kafe dan Restoran di Bandung diperbolehkan Buka Sampai Pukul 23.00 3.jpg

Bisnis

Selama Ramadan, Kafe dan Restoran di Bandung Boleh Buka Sampai Pukul 23.00

11 April 2021, 11:44

Pemerintah Kota Bandung memperbolehkan usaha kuliner buka sampai pukul 23.00 WIB. Hal ini disampaikan oleh Oded M. Danial, Ketua Komite Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

Gempa 3.jpg

Berita Kawasan

“Bangun Ayo Bangun Cah” Senandung Ibu-Ibu Dusun Kajar Ketika Gempa Malang Terjadi

11 April 2021, 11:09

Tradisi pun dimunculkan sebagai cara menanggulangi akibat emosional calon bayi setelah gempa terjadi.

Gempa 1.jpg

Berita Kawasan

Gempa 6,7 Skala Richter di Malang Sambung Rentetan Musibah di Indonesia

11 April 2021, 10:02

Gempa Malang menjadi rentetan bencana di Indonesia yang perlu diwaspadai kelanjutannya.

Ilustrasi Gempa Bumi

Pendidikan

Negeri Seribu Gempa, Ini Mitigasi Bencana Gempa Bumi yang Perlu Diketahui Masyarakat

11 April 2021, 09:07

Gempa bumi di Indonesia adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan dan menjadi konsekuensi bagi masyarakat yang tinggal di Indonesia. Alih-alih mengindari dan lari dari bencana, pada akhirnya kita harus hidup berdampingan dengan bencana alam.


Comments


Please Login to leave a comment.