Perlunya Bertoleransi Dengan Pengguna Jalan

Berita Kawasan

Perlunya Bertoleransi dengan Pengguna Jalan Demi Keselamatan Anda

Sebagai pengendara mobil yang baik, Anda harus mulai belajar untuk berbagi ruang dan tempat di jalan dengan pengguna jalan raya lainnya. Anda juga perlu memahami bagaimana sepatutnya menghadapi masalah dan gangguan yang mungkin ada terjadi dari pengguna jalan lainnya, dengan cara yang aman serta tetap mematuhi peraturan lalu lintas.

[Baca Juga: Denda Pajak Kendaraan Menumpuk? Samsat Ciledug Siap Akomodir]

Setidaknya ada empat pengguna jalan lainnya yang harus Anda pahami, agar dapat saling bertoleransi dan berbagi ketika sedang berkendara. Berikut adalah empat pengguna jalan raya tersebut.

1) Pejalan Kaki

Golongan pejalan kaki adalah salah satu pengguna jalan yang berisiko tinggi menjadi korban kecelakaan. Sehingga ketika memasuki area yang banyak pejalan kaki, Anda sebaiknya mengurangi kecepatan kendaraan. Bahkan jika perlu, Anda dapat berhenti sejenak dan memberi kesempatan mereka lewat terlebih dahulu. Terutama bagi pejalan kaki yang lanjut usia dan tentunya golongan difabel. Jangan sampai lupa memperhatikan kedua sisi jalan saat melalui zona penyeberangan.

2) Sepeda Motor

Anda mungkin seringkali menjumpai pengendara sepeda motor yang lalai mematuhi peraturan lalu lintas, mulai dari melawan arah, tidak menggunakan helm, hingga memacu kendaraan hingga kecepatan tinggi di lalu lintas padat. Guna meminimalisir risiko kecelakaan, waspada selama di perjalanan dan gunakan lampu sein jika ingin berganti jalur atau ingin berubah arah. Bagi Anda yang menggunakan sepeda motor, pastikan Anda telah menggunakan atribut keselamatan berkendara dan patuhi semua peraturan lalu lintas.

Perlunya Bertoleransi Dengan Pengguna Jalan

3) Kendaraan Besar

Tak kurang dari 60 persen kecelakaan yang terjadi di jalan ialah melibatkan mobil dan kendaraan besar seperti bus atau truk. Secara prinsip, semakin besar kendaraan maka semakin lama pula waktu pengereman dan waktu untuk berhenti. Oleh karenanya, jangan mencoba untuk memotong atau mendahului kendaraan besar secara tiba-tiba. Selain itu, pastikan jarak aman kendaraan Anda saat berada di belakang kendaraan besar, terutama ketika di jalanan menanjak.

4) Sepeda

Meski sepeda tidak melaju dengan kecepatan layaknya kendaraan bermotor, tapi sepeda memiliki hak yang sama untuk menggunakan jalan. Sayangnya, pengguna sepeda tak jarang mengalami kesulitan untuk dapat mendapatkan ruang gerak di jalan raya, bahkan malah berpotensi menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Saat berkendara, Anda perlu memperhatikan pengguna sepeda dan kurangi kecepatan kendaraan, agar hempasan angin yang menerpa pengguna sepeda tidak membuatnya menjadi kehilangan keseimbangan.

[Baca Juga: Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Saat di Dalam Kendaraan Umum]

Mematuhi peraturan lalu lintas dan memperhatikan segala aspek keselamatan berkendara tentu menjadi kewajiban bagi Anda dalam menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya. Selain itu, berbagi ruang di jalan dengan pengguna jalan lainnya juga membantu menekan risiko kecelakaan.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.