Permainan Olahraga Tradisional Lari Balok populer di 17an

Berita Kawasan

Permainan Olahraga Tradisional Lari Balok Populer di 17an

Di era sekarang, memang tak bisa dipungkiri jarang sekali anak-anak memainkan permainan tradisional seperti bermain egrang, galasin, dan lain-lain. Dengan terus berkembangnya teknologi, permainan tradisional sudah semakin tertinggal. Namun, dalam rangka melestarikan permainan tradisional yang juga termasuk olahraga tradisional, berbagai kejuaraan atau lomba baik dari tingkat Provinsi maupun Nasional masih tetap diselenggarakan, termasuk dalam perayaan 17an.

Salah satu permainan olahraga tradisional yang cukup menarik adalah lari balok. Lari balok juga biasanya sering dilombakan pada perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia atau 17an. Olahraga tradisional ini memiliki karakter permainan yang menyenangkan sekaligus mendidik. Karena pemain menggunakan seluruh tubuhnya untuk bergerak dan setiap gerakannya membutuhkan kelincahan, kekuatan, dan ketepatan berpikir dalam membuat strategi sebagaimana dilansir pengetahuanku13.net (24/5/2018).

Permainan Olahraga Tradisional Lari Balok populer di 17an

Alat permainan ini hanya menggunakan balok yang terbuat dari bahan kayu dengan ukuran panjang 23 cm, lebar 9 cm, dan ketebalan sekitar 4 cm, serta berat balok sekitar 50-100 gram. Olahraga tradisional lari balok dimainkan dengan cara lari di atas lintasan dua balok dari empat balok yang tersedia untuk masing-masing pelari.

[Baca Juga: Melatih Keseimbangan Tubuh Melalui Permainan Tradisional Egrang]

Adu kecepatan menempuh suatu jarak tertentu di atas empat buah balok kecil yang menyerupai batu bata menjadi tantangan tersendiri dari olahraga tradisional ini. Setiap habis melangkah, pemain harus memindahkan balok yang di belakangnya ke depan sebagai tempat berpijak dan seterusnya hingga mencapai batas akhir atau garis finish sebagaimana dilansir ilmukeolahragaan.blogspot.com (31/7/2019).

Untuk memindahkan balok dibutuhkan kelincahan agar pemain bisa dengan cepat memindahkan balok kayu yang dipijak pada kaki kanan dan kiri ke arah garis finish. Pemain yang berhasil mencapai garis akhir yang telah ditentukan lebih dulu akan dinyatakan sebagai pemenang. Olahraga tradisional ini bisa dimainkan perorangan atau beregu. Biasanya, lari balok membutuhkan sebuah lapangan atau ruang terbuka lainnya yang berukuran panjang 15 meter, lebar 7,5 meter yang dibagi menjadi lima garis lintasang dengan masing-masing lintasan berukuran 1,5 meter.

[Baca Juga: Balap Bakiak atau Terompah, Permainan Tradisional Langganan di 17an]

Lari balok ini bisa dimainkan baik untuk laki-laki maupun perempuan, atau mulai anak-anak hingga dewasa. Jadi, lari balok ini bisa juga loh dijadikan sebagai perlombaan di Hari Kemerdekaan di tanggal 17 Agustus mendatang. Cukup sediakan alat permainan berupa balok dari kayu seperti yang telah disebutkan di atas.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.