PERMINTAAN JASA PHOTOBOOTH RAMAI DI MUSIM NIKAH

Bisnis

Permintaan Jasa Photobooth Ramai di Musim Nikah

Fotografi bukan lagi hobi eksklusif dengan alat-alat mahal. Telepon pintar berteknologi kamera canggih membuat banyak orang mampu membuat foto berkualitas. Di tengah tren swafoto berbasis aplikasi di telepon genggam, bisnis fotografi bergeser ke layanan photo booth, terutama untuk acara-acara khusus seperti resepsi pernikahan. Bisnis photo booth wedding pun tumbuh subur seperti jamur.

Setelah Lebaran Haji atau Idul Adha biasanya banyak orang menggelar resepsi pernikahan. Sebab, khususnya masyarakat muslim, mengganggap selepas bulan Haji adalah waktu yang baik untuk melangsungkan pernikahan. Itulah sebabnya di akhir tahun seperti sekarang kerap disebut musim nikah.

Tentu saja pebisnis yang berkaitan dengan pernikahan, sebut saja seperti jasa photo booth ketiban berkah. Jasa ini ramai digunakan pada acara resepsi pernikahan sebagai tambahan fasilitas bagi para tamu undangan untuk berfoto. Selain berfoto bersama mempelai di pelaminan, para tamu bisa eksis berfoto sendiri di photo booth ini.

Salah satu jasa photo booth yang ditawarkan oleh Smiley Photo Studio. Lewat situs photoboothbandung.net, usaha yang sudah berjalan sejak tahun 2013 juga menawarkan berbagai jasa foto lainnya seperti foto dokumentasi pernikahan. Yuda Wahyu, Project Manager Smiley Photo Studio seperti dikutip dari kontan.co.id (10/8/2018), mengatakan, saat ini sedang kebanjiran pesanan jasa photo booth karena banyak acara pernikahan.

[Baca Juga : Bisnis Venue Pernikahan di Rumah Sekitar Pejaten Barat]

Saat ini konsumennya masih di sekitar Jakarta dan Bandung. Smiley pernah melayani jasa photo booth untuk acara instansi pemerintahan, ulang tahun klub sepakbola Persib, serta acara ulang tahun Al Ghazali, anak Ahmad Dhani.

Ada tiga paket jasa yang disediakan, yaitu paket dua jam, paket tiga jam hingga paket empat jam. Pelanggan akan mendapatkan jasa fotografer, pencahayaan studio, optional background, operator mesin cetak, dua orang kru acara, mesin cetak mini lab ukuran 4R, watermark custom design, properti foto, DVD, dan jasa antar ke lokasi.

Peningkatan permintaan di musim nikah seperti sekarang bisa mencapai 30 persen. Menurut Yuda, dalam satu bulan mereka bisa melayani jasa photo booth sekitar 7-15 tempat. "Laba bersih sekitar 40 persen hingga 50 persen," katanya.

Seperti dilansir dari Bisnis.com, Indra Herwanto yang merintis bisnis fotografi pada 2004 bernama Authentic Photo and Video melayani jasa dokumentasi pernikaha, pre-wedding, produk, dan fesyen. Namun, karena booming tren photo booth untuk suvenir pernikahan, dia membuka unit bisnis baru yang dinamakan Boothitoti pada 2012.

Alasan Indra membuka jasa photo booth berawal dari permintaan seorang klien. Karena tidak memiliki mesin khusus, Indra menggunakan printer standar yang bisa mencetak foto. Ternyata, respon yang dia dapat sangat positif. Masih dari sumber yang sama, Indra mengaku modal yang dia gelontorkan untuk lini bisnis barunya ini berkisar Rp30 juta-Rp40 juta. Nominal tersebut bisa dimanfaatkan untuk membeli mesin cetak, laptop, lampu, kamera, kertas film, dan properti lainnya.

[Baca Juga : Hutan Pinus di Bogor ini Cocok untuk Spot Foto Pre-Wedding]

Berbeda dengan jasa fotografi yang menonjolkan kemampuan fotografi, photobooth justru mengedepankan pelayanan yang cepat. Oleh karena itu, Indra merasa tak bisa lagi menggunakan jenis printer ink jet karena proses cetaknya yang memakan waktu. Dengan teknologi mesin cetak yang makin canggih sudah bisa mencetak foto hanya dalam 10 detik-12 detik. Untuk menjaga kualitas biasanya dibutuhkan dua buah mesin printer di setiap acara.

Sementara SDM yang dibutuhkan biasanya tiga orang pekerja, yaitu satu orang fotografer dan dua orang operator. Jumlah tersebut dibutuhkan agar tamu acara tidak lama menunggu hasil cetakan. Selain kerja cepat, karyawan juga harus kerja tepat. Pengaturan kamera dan lighting harus sesuai sehingga sekali jepret pun hasil foto tetap berkualitas.

Seiring waktu berjalan, bisnis photo booth yang dikelola Indra terus meningkat. Dia mengaku, jika dulu perusahaannya hanya mendapat 3-4 proyek, kini Boothitoti mengerjakan hingga 14 proyek pernikahan setiap bulan. Biasanya yang ditawarkan dua jenis paket photo booth yang dibagi berdasarkan durasi dan kuota jumlah cetakan.

Pemain yang menekuni bisnis ini semakin banyak. Cara utama agar bisa bertahan di bisnis ini adalah dengan memberikan pelayanan prima dan cepat bagi konsumen. Selain itu, strategi lain yang digunakan photo booth wedding adalah dengan bekerja sama dengan wedding organizer.

Read More

Artikel Lainnya

Menakar Urgensi Omnibus Law Bagi Sektor Bisnis dan Investasi

Bisnis

Menakar Urgensi Omnibus Law Bagi Sektor Bisnis dan Investasi

21 February 2020, 21:00

Nilai investasi terus menerus turun dan dirasa kurang "nendang", Omnibus Law diyakini mampu mengundang banyak investor dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi.

Pemkab Bekasi Hilangkan Kawasan Kumuh Lewat Program BERSEKA

Berita Kawasan

Pemkab Bekasi Hilangkan Kawasan Kumuh Lewat Program BERSEKA

21 February 2020, 20:00

Untuk memberikan taraf hidup yang nyaman dan sejahtera, Pemkab Bekasi entaskan warga di kawasan kumuh dengan BERSEKA.

PBB Setu Babakan, Mengakarkan Budaya Betawi di Jakarta

Pendidikan

Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Masyarakat Betawi Melalui Museum di Setu Babakan

21 February 2020, 19:00

Salah satu lokasi yang wajib dikunjungi ketika menyambangi PBB Setu Babakan adalah Museum Betawi. Apa saja yang ada di dalamnya?

Robologee Buka Kelas Robotik Maret 2020, Warga Bekasi Bisa Daftar

Pendidikan

Robologee Buka Kelas Robotik Maret 2020, Warga Bekasi Bisa Daftar

21 February 2020, 17:00

Anda warga Bekasi yang berniat mendorong anak untuk melek teknologi? Belajar robotik bisa jadi alternatif solusi.


Comments


Please Login to leave a comment.