Permudah Pembelajaran Kebidanan, Mahasiswa dan Alumnus Unpad Ciptakan In i.jpg

Pendidikan

Permudah Pembelajaran Kebidanan, Mahasiswa dan Alumnus Unpad Ciptakan Ini

Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali berinovasi dengan menghadirkan produk yang dipandang dapat membantu masyarakat, khususnya para calon bidan. Di mana kali ini mereka menghadirkan alat peraga yang dikhususkan untuk “pemeriksaan dalam” atau vaginal toucher dengan nama Cardava. Inovasi ini disebut ditujukan untuk memudahkan proses pembelajaran kebidanan sekaligus menjadi alat peraga yang disinyalir lebih baik dibandingkan dengan yang sudah ada saat ini.

Vaginal toucher dipandang sebagai keterampilan yang harus dikuasai oleh calon bidan. Karena kompetensi ini berpengaruh terhadap kesejahteraan ibu dan bayi selama masa proses persalinan. Karena pada tindakan ini, bidan dapat menilai pembukaan, penipisan pada servix, penurunan bagian paling bawah janin, kondisi ketuban, keadaan panggul dari ibu, sampai mengetahui indikasi kelainan pada jalan lahir dapat diperiksa dengan vaginal toucher.

Permudah Pembelajaran Kebidanan, Mahasiswa dan Alumnus Unpad Ciptakan Ini.jpg

Peran dari Cardava dalam vaginal toucher sendiri merupakan sebagai alat peraga yang membantu melatih keterampilan ini bagi mahasiswa calon bidan. Penggagas dan pengembangan dari Cardava sendiri merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa dan alumnus Unpad yang terdiri dari dua alumnus kebidanan, yaitu Ajeng Rahmawati dan Annisa Nuraini, serta mahasiswa manajemen Ari Pratama dan mahasiswa Manajemen Produksi Media Abdul Rajab.

Penciptaan Cardaba berawal dari gagasan penelitian keempat orang tersebut dengan pembiayaan yang difasilitasi Hibah Inovasi Pre-Startup Mahasiswa Unpad atau HIPSMU. Kemudian pengembangannya pun dilanjutkan dengan bantuan dari tim yang berasal dari beragam universitas di Tanah Air.

[Baca Juga: Inovatif! 3 Mahasiswa Unpad Ini Gagas Sepeda Listrik Tenaga Surya]

Ajeng Rahmawati menjelaskan, produk inovatif karya timnya ini sebenarnya sudah mulai memasuki tahap produksi dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan alat peraga lainnya. Namun walau harganya terjangkau tak berarti kualitasnya kalah, karena menurutnya Cardava memiliki keunggulan yang membuatnya berani bersaing dengan alat peraga serupa.

“Cardava punya lima aspek keunggulan. Yang pertama dari segi tekstur, dia menyerupai yang sesungguhnya (berkat proses percetakan tiga dimensi). Kedua, dari segi penampilan dia lebih menarik dari yang sudah ada. Ketiga, dia mudah dibawa. Keempat, dia lebih lengkap dibandingkan yang dulu. Jadi all in one itu sudah menyeluruh. Kelima, hargnya lebih murah dibandingkan beli di luar negeri,” sebut Ajeng, sebagaimana dikutip darii unpad.ac.id ((16/11/2020).

[Baca Juga: Tim Riset Unpad Siap Uji Klinis Vaksin COVID-19]

Keunggulan mengenai tekstur yang menyerupai aslinya, menurut Ajeng merupakan hal yang penting untuk mahasiswa yang mempelajari vaginal toucher. Karena dirinya dan tim berusaha memastikan Cardava memiliki aspek yang dipastikan semirip mungkin dengan aslisnya tanpa perlu alat peraga tambahan.

Kemudian terkait aspek mudah dibawanya, Cardava disebut tak seperti alat peraga lainnya karena dari luar terlihat menyerupai lemari kecil. Tapi di dalamya, Cardaba dilengkapi replika vulva, vagina, tulang panggul, pursio, presentasi bagian terendah janin, serta rangkaian listrik. Selain menghadirkan produk yang inovatif, salah satu tujuan Ajeng dan timnya membuat Cardava adalah berusaha meningkatkan kompetensi dari para tenaga kesehatan di Indonesia, khususnya di bidang kebidanan.

Read More

Artikel Lainnya

JILF 2020 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

Pendidikan

JILF 2021 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

05 December 2020, 15:02

Berangkat dari keinginan untuk mendengarkan narasi dari suara-suara yang lama diredam, Road to JILF 2021 mengusung tema “Heroes: (Re)making History”.

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.


Comments


Please Login to leave a comment.